Sang Pelindung Bumi
Pinalti Portal
Ada getaran yang muncul dari portal, itu pertanda bahwa akan ada yang keluar dari portal. Sophie dan juga para Hunter di sekitarnya pun mundur. Mereka waspada dan berjaga-jaga. Mereka berharap jika Rhoma dan tim raidnya yang akan keluar dan kembali dengan selamat.
Namun, jika yang keluar dari portal adalah Monster. Maka, mereka semua harus bersiap untuk bertarung.
Splash!
Ada retakan dalam portal dan bayangan manusia mulai keluar. Semua waspada dan melihat dengan jelas. Hunter Marvelo keluar dan juga disusul oleh Hunter lainnya, Bella, Nico, Hans dan tim raid utama. Mereka semua keluar dan terlihat sangat lelah. Mereka sudah melalui pengalaman mengerikan selama di dalam portal.
Mereka disambut oleh beberapa Hunter yang sudah datang, mereka siap membantu jika para Hunter itu mengalami luka atau masalah. Rhoma paling belakang di antara para Hunter raid utama, di susul Hunter Penambang dan akhirnya Hunter pengangkut yang terakhir keluar.
Sophie melihat daftar siapa saja Hunter yang masuk, dan ternyata ada satu yang hilang dari tim raid utama. Semua Hunter harus diperiksa sebelum mereka pergi dan mereka semua memeriksakan kesehatan dirinya. Sophie meminta pada pemimpin tim raid untuk memberikan keterangan laporan resmi.
Hal itu karena mereka sudah menggunakan tombol Alarm Portal dan membuat kepanikan pada Guild. Jadi, mereka harus memberikan laporan resmi tentang apa yang sebenarnya terjadi di dalam portal.
Para Hunter yang menjadi bagian dari Guild, mereka sudah dibayar dengan besar oleh Guild untuk menyelesaikan misi-misi portal dimensi yang sudah didaftarkan hal kepemilikannya oleh Guild.
Guild bertanggungjawab penuh pada semua hal yang berhubungan dengan portal yang sudah masuk dalam daftar Guild. Mereka mendapatkan keuangan dari penyelesaian dan juga dari item yang didapatkan dari Portal. Kristal yang didapatkan akan di dalam portal akan sepenuhnya dikelola oleh Guild. Selain itu, penyelesaian portal akan dibayar oleh pemerintah.
Jadi, Guild bertanggungjawab penuh pada portal. Jika satu portal saja yang mereka sudah ambil haknya bermasalah, maka nama baik Guild juga akan menurun. Hal itu berimbas pada kepercayaan untuk mengambil hak portal dimensi.
Semua Guild berlomba agar bisa menyelesaikan portal dengan baik, persaingan para Guild sungguh berat. Mereka dituntut untuk menyelesaikan portal dengan baik dan juga merekrut Hunter kuat di pihak mereka.
Hunter Rhoma diminta untuk memberikan laporan terlebih dahulu, dia berhadapan dengan Hunter Sophie. Rhoma tahu bahwa Sophie adalah wakil ketua. Dia secara langsung datang untuk mengkonfirmasi apa yang sebenarnya terjadi di dalam portal sehingga Alarm Portal berbunyi.
Sophie melihat semua Hunter yang keluar, matanya tak asing melihat salah satu Hunter yang membawa tas besar. Sophie mencoba mengingat sesuatu tentang lelaki itu, benar saja. Sophie masih ingat tentang wajah pemuda yang membawa tas besar dan keluar bersama tim raid yang dipimpin oleh Hunter Rhoma.
Beberapa hari yang lalu, Sophie juga sudah melupakannya. Dia ingat bahwa lelaki itu mencoba mendekatinya dengan bertanya apakah dirinya adalah puteri dari Agra. Sampai saat ini, Sophie sesungguhnya masih memikirkan, apakah lelaki itu benar-benar diperintah oleh Ayahnya. Atau, dia hanya sekedar mencari muka agar memudahkannya saat mendapatkan lisensi Hunter dengan mudah.
Ah! Tentu saja. Buktinya, lelaki itu berakhir dengan menjadi seorang Hunter Pengangkut. Dia yakin bahwa dirinya lemah dan melewati ujian di menara dengan mendapatkan lantai rendah. Dia kemudian mencari cara agar dekat dengan dirinya yang merupakan Hunter tingkat nasional dengan Hunter Rank S. Dia pasti sudah mencari data tentang dirinya dan juga nama Ayahnya.
Oleh karena itu, pemuda itu kemudian mencoba mendekatinya dan berharap bahwa dia akan membantunya.
Itu tidak penting! Benar, untuk apa memikirkan pemuda itu, dia juga hanya seorang Hunter Pengangkut. Begitu pikir Sophie. Dia pun melanjutkan pembicaraannya dengan Hunter Rhoma. Mereka masuk ke salah satu ruang di sekitar portal.
”Jadi ..., apa yang terjadi di dalam portal?” pertanyaan to the point. Hunter Sophie pasti sudah menyempatkan sebagian dari waktunya karena Alarm Portal. Itu adalah sesuatu yang genting. Rhoma harus bisa menjelaskan apa yang terjadi di dalam dan bagaimana portal bisa diselesaikan.
Hunter Rhoma merupakan Hunter Rank A, dia juga dihormati di Guild. Namun, meskipun begitu dia adalah bagian dari Guild dan Sophie berhak untuk mengkonfirmasi apa yang terjadi. Sophie adalah wakil dari pemimpin Guild saat ini.
Hunter Rhoma cukup bingung untuk menjelaskan apa yang terjadi, di satu sisi dia sudah berjanji untuk tidak mengatakan apapun soal Dinan. Dia harus bisa menjaga janjinya, dia juga orang yang tidak mau mengkhianati janjinya.
”Ceritakan semuanya, Hunter Rhoma,” Sophie kembali bertanya dan meminta laporan dari Rhoma dengan laporan yang jelas. Dia tentu saja tidak berpikir jauh soal Hunter pengangkut yaitu Dinan. dia sekarang sedang mengkonfirmasi soal apa yang terjadi di dalam portal sehingga pengukurannya berubah, kemudian portal alarm dibunyikan, juga tentang portal yang tiba-tiba selesai.
Informasi ini penting untuk dipelajari oleh tim penyelidik dari Guild untuk catatan soal portal di kemudian hari. Tugas Sohpie kali ini adalah soal itu, jadi dia tidak boleh teralihkan oleh apapun. Meskipun, di hatinya dia masih sedikit penasaran soal pemuda pengangkut itu. Apakah dia benar-benar membawa pesan penting dari ayahnya atau tidak.
”Jadi, Wakil Pemimpin Guild. Ada sesuatu yang terjadi di dalam portal. Itu semua terjadi dan saya tidak mengetahui dengan jelas kejadiannya.”
Sophie Noemie semakin penasaran untuk mendengarkan laporan dari Hunter Rhoma. Saat itu, para Hunter berada di dalam goa karena ketakutan. Sedangkan, sembilan Orc Nomad muncul dan mereka berjumlah sembilan. Mendengar cerita itu, Sophie kaget karena monster Orc Nomad itu cukup kuat.
Bukan hanya itu, ada bos monster di antara mereka yang muncul. Dia adalah White Orc yang memimpin sembilan Orc Nomad dan juga memimpin ratusan Orc Spartan.
Hunter Sophie terus mendengarkan laporan dari Hunter Rhoma. Pada awalnya, para Hunter yang dipimpin Rhoma berhasil mengalahkan serbuan dari para Orc Spartan. Namun, para Orc Nomad muncul dan para Hunter harus menyelamatkan diri. Hunter Geno bahkan menjadi korban dengan mengorbankan dirinya agar Hunter yang lain bisa selamat dan memasuki goa.
”Lalu ..., bagaimana kalian semua bisa mengalahkan sembilan Orc Nomad dan White Orc?” Hunter Sophie terus mengejar informasi dari Rhoma.
”Pinalti Portal terjadi, Wakil Pemimpin,” itu adalah penjelasan yang bisa dijelaskan oleh Rhoma. Kali ini, Hunter Sophie benar-benar bingung dan keningnya berkerut. Pinalti Portal?
Laporan dan catatan yang pernah dipelajari oleh hunter Sophie, pinalti portal artinya adalah reset terhadap suatu penilaian rank dimensional. Hal itu seperti reset yang ada di menara ujian saat seseorang membangkitkan kekuatannya. Mereka akan mengalami reset jika mereka terbunuh dalam menara.
Reset di dalam portal dimensi disebut juga dengan pinalti. Penjelasan dari Rhoma menjelaskan kalau portal yang semula naik rank dimensionalnya, lalu kemudian turun kembali. Artinya, monster di dalam portal kekuatannya juga kembali turun.
Namun, hal itu masih diperdebatkan apakah memang bisa benar-benar terjadi. Namun, beberapa Hunter sudah melaporkan tentang penurunan atau kenaikan rank dimensional. Hal itu bisa saja terjadi.
Rhoma kemudian menjelaskan dia dan Hunter Pengangkut sebagai sukarela. Mereka mencari tas yang berisi makanan yang tertinggal. Mereka menemukan tas tersebut namun semua makanannya sudah tidak ada di sana. Maka, mereka memutuskan untuk mengaktifkan Alarm Portal.
Rhoma menjelaskan kalau di dalam hunter tambahan, ada seorang hunter yang berprofesi sebagai Hunter Pengangkut. Dia memiliki sense yang kuat untuk dapat memeriksa keadaan dengan baik dan mendapatkan titik koordinat para Orc dengan tepat. Dengan bantuan dari Hunter Pengangkut itu, maka hunter Rhoma dapat mencapai Alarm Portal tanpa ketahuan oleh para monster Orc.
Saat terjadi pinalti portal. Semua monster Orc tiba-tiba mati dan menghilang. Mereka semua hilang tak berbekas dan portal dimensi terbuka karena portal dimensi sudah diselesaikan.
Itu adalah penjelasan akhir dari Hunter Rhoma.
Aneh! Hunter Sophie masih memikirkan hal itu dengan sangat cermat. Monster yang mati di dalam portal? Mereka mati dengan sendirinya? Hunter Sophie juga memanggil Hunter yang dibawanya. Mereka diminta memeriksa portal saat para Hunter keluar dari portal. Sebelum tertutup, para Hunter yang diminta Sophie menyelidiki akhirnya keluar.
Mereka kini menjelaskan bahwa, tidak ada monster Orc yang tersisa. Mereka hanya menemukan beberapa Orc Spartan dan Orc biasa. Mereka semua jumlahnya ratusan dan sudah mati dan sudah diselesaikan.
Itu sama seperti penjelasan dan laporan dari Rhoma. Mereka berhadapan dengan Orc Spartan sebelumnya.
Semua masih aneh menurut pemikiran hunter Sophie. Dia harus membawa informasi ini ke pusat Guild untuk dapat dikonfirmasi. Pinalti dan monster yang menghilang, itu sungguh tidak masuk akal. White Orc yang terkenal sangat kuat bahkan juga ikut menghilang. Itu adalah laporan dari Rhoma. Soal pengukuran yang berubah dan kembali lagi ke pengukuran awal.
Tapi, Sophie tidak bisa meragukan penjelasand ari hunter Rhoma. Dia adalah salah satu Hunter yang sangat loyalis terhadap Guild. Laporan Guild soal Hunter Rhoma sangat baik.
Jika Sophie memeriksa, meskipun Rhoma dan timnya berjuang bersama melawan White Orc. Maka, mereka semua akan mati karena kemampuan rank Hunter mereka semua. Mereka tim raid yang dipimpin Rhoma, tidak akan bisa melawan White Orc, apalagi masih ada sembilan Orc Nomad di sisi White Orc.
Meskipun hal seperti ini sulit diterima dalam laporan Hunter saat menyelesaikan portal. Namun, jika hunter Rhoma yang melaporkannya sendiri. Sulit bagi Guild untuk tidak percaya.
Hunter Rhoma dirasa cukup menyelesaikan laporannya, beberapa Hunter lainnya yang merupakan Hunter di dalam tim raid yang dipimpin hunter Rhoma juga menjelaskan hal yang sama persis. Laporan Hunter Metry, Nico, Hans, Marvelo. Semuanya mengisyaratkan cerita yang sama.
”Hunter Rhoma,” Sophie memanggil hunter Rhoma saat hunter Rhoma hendak keluar dari ruangan dan menyelesaikan laporannya.
Hunter Rhoma pun terpaksa berbalik lagi, ”Apakah masih ada yang ingin anda tanyakan, Wakil Pemimpin?” tanya Rhoma penasaran. Dia sendiri merasa apakah ada penjelasannya yang meragukan hunter Sophie.
Rhoma sudah berusaha membuat laporannya menjadi benar-benar nyata. Dia masih ingin menyembunyikan tentang kekuatan dari hunter Dinan. itu merupakan janjinya, apalagi Dinan sudah menyelamatkan dirinya dan juga seluruh timnya. Ini merupakan balas budi yang setimpal untuk menepati janjinya pada hunter Dinan.
”Kamu mengatkan kalau kamu bersama dengan hunter Pengangkut yang memiliki sense tinggi. Apakah itu benar?” tanya hunter Sophie.
”Be ... Benar, wakil pemimpin,” Rhoma mulai ragu, apakah dia ketahuan?
”Siapa nama Hunter itu?” tanya hunter Sophie.
”Namanya Dinan, hunter Dinan.”
”Hunter ..., Dinan!”