Sang Pelindung Bumi
Ice Drake
Sistem ini menandakan warna merah dalam pemberitahuan, artinya ini adalah portal yang berbahaya untuk dibuka. Portal ganda terbuka, Dinan merasakan energi kuat yang memasuki portal di mana mereka ada di dalamnya.
[Kekacauan terjadi! Semesta terbelah dan robek, ruang dimensi terbuka. Dimensi Ganda menyebabkan Monster kuat dari portal dimensi lain masuk. Pintu ganda tercipta, monster kuat dengan mata yang menyala! Mereka siap melahap apapun!]
Langit yang berwarna-warni tiba-tiba berkedip-kedip. Seperti saat mati lampu di dalam sebuah kamar. Kerlap-kerlip langit dan semua pemandangan dari planet-planet yang terlihat sangat dekat. Entah berada di tata surya mana atau semua hanya ilusi dimensi.
Kini, semua mulai terdiam dan bingung setelah Roland mengambil tombol merah yang merupakan salah satu kunci dimensi.
”Semuanya, bergerak ke arah pintu keluar. Ada yang tidak beres, aku merasakan kalau energi dimensional telah naik sangat tinggi!” Hal itu dirasakan dengan baik dan sense dari seorang Hunter rank A, Sovie merasakannya.
”Cepat pergi!” Sovie berteriak lagi dan memberi kode dengan tangannya agar semua Hunter segera pergi dari sana. Mereka bergerak, Dinan terlihat di belakang sambil tetap menggendong tasnya.
Semua Hunter, sembilan orang tim raid utama tujuh orang dan dua Hunter tambahan. Mereka mempercepat langkah mereka menuju pintu keluar portal dimensi.
”Apakah brother Dinan merasa berat mengangkat tasnya? Aku akan membantu!” kata Hunter Raymond. Dia merasa brother Dinan sedikit berat dan di belakang.
”Tenang saja, Raymond. Kita akan selamat, jadi tidak perlu terburu-buru.”
Perkataan Dinan itu membuat Raymond tidak bisa mengatakan apapun. Dia tidak berani untuk membantah brother Dinan, selama di dalam menara, pelatihan dan semua hal yang dikatakannya selalu benar. Bahkan sebelum Hunter Roland mengambil bola merah di kening monster itu. Dinan sudah mengingatkan, namun Roland tidak mau mendengarnya.
Jadi, mereka tertinggal jauh. Namun, Dinan tetap biasa meskipun sepertinya langit akan runtuh. Raymond pun tak bisa berbuat apa-apa dia menurut pada brother Dinan.
[Pintu portal yang terbuka, Monster Ice Drake muncul di sana. Monster dengan sayap armor baja, dia mempu mengeluarkan energi api yang sangat kuat]
Jadi, Dinan sudah tahu bahwa di portal keluar sana, ada monster yang muncul dan monster itu sangat kuat.
Para Hunter yang dipimpin oleh Sovie, mereka mempercepat langkah mereka menuju ke pintu keluar portal. Sovie merasakan energi dimensional yang naik drastis.
”Kemana Hunter Raymond dan Hunter Dinan? Mereka tertinggal di belakang karena kita terlalu cepat berlari!” teriak Sovie sambil berhenti sejenak. Mereka tertinggal, mungkin karena Hunter Dinan terlalu berat membawa tasnya dan Raymond pasti menunggunya.
”Sudahlah pemimpin Raid, kita harus bergegas menyelamatkan diri. Kita harus cepat, pengorbanan Hunter di dalam portal itu sudah biasa terjadi. Jika kita tidak cepat, aku takut kalau akan ada monster kuat muncul atau portal akan tertutup dengan cepat!” itu adalah suara Jackson.
Roland dan Nogar membenarkan hal itu. Mereka harus cepat! Kyra dan Nadia tak bisa membantah. Mereka harus cepat. Jika hunter Dinan dan hunter Raymond bisa lebih cepat, maka mereka akan bisa selamat dan keluar dari portal ini.
Mereka harus bisa berlari lebih cepat untuk menyelamatkan diri mereka sendiri. Itu adalah perjuangan seorang Hunter yang harus gesit dan cepat mengambil keputusan di dalam portal.
Tanda pintu portal keluar, semakin dekat. Mereka berusaha untuk mendekat, hanya tinggal beberapa kilo meter lagi. Namun, saat mereka mendekat, tiga orang Hunter Penambang bersembunyi di balik batu besar. Mereka sangat ketakutan dan bahkan hanya merunduk dan tubuh mereka gemetaran.
Para Hunter raid yang menjadi inti raid pun mendekati mereka.
”Apa yang terjadi?” tanya Roland pada ketiga Hunter Penambang tersebut.
”Ada monster besar yang menunggu pintu keluar, tuan Hunter!” kata salah satu Hunter penambang dan mereka sangat ketakutan. Mereka bertiga tidak berani mendekat dan berlari ke sini.
”Dasar pengecut! Pantas saja, karena kalian memang Hunter dengan kekuatan rendah. Itulah sebabnya kalian semua hanya selamanya akan menjadi Hunter Penambang!”
Roland melewati mereka, Hunter yang lain mengikuti Roland. Sovie mengajak ketiga Hunter Penambang itu untuk segera bangkit dan mereka akan melewati monster itu dan keluar dari portal ini.
Para Hunter Penambang sangat senang dan mereka mengucapkan terima kasih berkali-kali pada Hunter Sovie. Mereka pun berdiri dan mengikuti para hunter raid utama di belakang. Sovie masih melihat ke belakang. Dua Hunter yaitu Dinan dan Raymond belum terlihat.
Mereka terus melaju, dan seratus meter dari pintu keluar. Monster besar tengah menutupi tubuhnya dengan sayapnya. Dia seperti tidur dan hanya terlihat kakinya yang berbulu. Dia sangat besar dan menutupi kepalanya dengan sayap yang maju ke depan bagaikan menyelimuti dirinya.
Para Hunter bergerak perlahan, mereka melihat bahwa monster itu sangat besar. Namun, dia hanya bersembunya dan kepalanya ditutupi dengan sayap-sayapnya. Apa yang harus mereka lakukan sekarang? Pintu portal menuju jalan keluar ada di belakang monster yang tengah duduk diam tersebut.
”Kita harus memancingnya menjauhi pintu portal, baru setelah itu kita semua pergi, Hunter Sovie,” usul dari Gana. Jika salah satu dari mereka menggunakan agro, biasanya tank. Maka, Monster itu akan terpancing dan menjauh dan sisa Hunter lainnya segera bergerak termasuk para Hunter Penambang.
Hunter Sovie nampak berpikir sejenak. Apa yang akan dilakukan pada saat seperti ini? Bahkan, kekuatan monster itu masih belum bisa dideteksi dan dia hanya diam saja seperti sedang tertidur dengan menutupi kepalanya.
”Maaf, Hunter Sovie, bagaimana kalau kita melawannya. Kita tim raid yang lengkap dan memiliki empat Hunter Rank A. Kita pasti bisa mengalahkannya, apalagi sekarang kita berada di rank dimensional portal Rank B. Jadi, kita memang pantas masuk portal ini dan mengalahkan semua monster di dalamnya,” usulan Nogar diterima oleh Jackson dan juga Roland.
Nadia ikut setuju, empat orang setuju. Mereka merasa pasti bisa mengalahkan monster tersebut. Sovie pun akhirnya luruh, pertama jika mereka menggunakan Agro maka bisa jadi salah satu yang menjadi Agro tidak selamat dan membiarkan yang lain keluar. Lalu, siapa yang mau menjadi Agro untuk mengalihkan monster? Tentu saja tidak ada yang mau.
Jadi, mereka semua bersiap membentu setengah lingkaran yang maju ke depan, ke arah monster tersebut. Mereka semua mengendap. Di tengah, Sovie, Roland, Nogar dan Jackson serta Gana. Di pinggir ujung dan ujung, ada Hunter Kyra dan Hunter Nadia. Mereka perlahan maju.
Monster itu masih belum bergerak. Roland menunggu aba-aba dari Sovie. Dan saat Sovie mengangguk. Roland maju dan melompat sambil mengayunkan pedangnya langsung ke arah tubuh monster itu.
Brusshh! Booomm!
Serangan Roland memang tidak terlalu kuat, namun itu bisa menghentikan pergerakan dari monster itu jika mengamuk. Ada efek slow dari divine power yang ada dalam senjata milik Roland.
Crak!
Ada sobekan kecil dalam sayap yang menutupi wajah monster itu. Dia kaget dan bangun, dia memuka kedua sayapnya yang menutupi wajah dan tubuhnya. Perlahan dan besar, bergetar dan menimbulkan energi yang kuat. Hunter Roland tersibak oleh monster itu saat membuka sayap. Dia marah dan kesal, dia melihat sosok paling dekat yaitu Roland.
WAAAAAAA
Monster Ice Drake, dia membuka mulutnya. Mulutnya terbuka dan gigi-giginya sangat tajam. Para Hunter sempat kaget dan ngeri, namun mereka segera sadar dan segera membalas.
”Serang dan lumpuhkan!” teriak Sovie,namun Nogar dan Jackson langsung maju dan Ice Drake tahu keduan orang itu maju ke depan untuk menyerangnya. Ice Drake membuka kedua tangannya dan sayapnya terbuka lurus ke belakang. Serangan datang dari Nogar dan Jackson.
Namun, saat itu juga semburan api dari kanan ke kiri meledak dimana-mana dari mulut Ice Drake. Semburan api yang besar dan tanpa henti, menghadang Nogar dan Jackson. Keduanya terpental dan merasakan api dari semburan Ice Drake sangat kuat. Armor mereka bahkan retak karena serangan api yang kuat.
Gana mulai menyerang dari arah belakang dengan sangat cepat. Sayangnya, ekor Ice Drake lebih cepat dan refleksnya bagus. Sabetan ekor mengenai tubuh Gana, Gana terpental dan menabrak tebing tinggi di kiri Ice Drake.
Bug!
Gana jatuh, dia menggenggam tangannya kembali, dan dia berusaha memulihkan dirinya dengan cepat.
Roland masih belum terima, dia mengumpulkan energi kembali dan bersiap membuat serangan kejutan pada Ice Drake. Saat Roland melompat ke arah Ice Drake, monster itu memiliki kecepatan tinggi dan Roland ditangkap dengan tangan kanan.
Klap!
Tidak mungkin! Bagaimana bisa kecepatan dan kekuatan Roland bahkan ditangkap dengan tangan kanan Ice Drake dengan cepat.
Rekan yang lain membantu, serangan jarak jauh mengenai tangan Ice Drake agar dia melepaskan Roland. Dia meremes dengan sangat kuat tubuh Roland. Roland menahan dengan energi defensifya. Sayangnya, Roland tidak sanggup lagi menahan.
Crak! Blush!
Tubuh Roland pecah dan semua mata kaget melihat kengerian itu.
[Monster kuat, Ice Drake menjaga pintu portal. Dia ingin keluar dari portal ini dan menunggu portal menutup. Dia membutuhkan melebarnya pintu portal agar monster Ice Drake bisa keluar!]