Sang Pelindung Bumi

Target: Heyna Monster Summoner

Sesosok bayangan keluar dan memegang tongkat, di atasnya ada semacam berlian yang merah berkilauan. Seperti sebuah item sihir yang bercahaya merah.

”Itu pasti Bos Monsternya, aku merasakan energinya yang kuat,” kata Bros sambil mempersiapkan dirinya. Dia menggunakan kapaknya untuk bersiap. Tugas bagi seorang Tank adalah melindungi rekan-rekannya karena pertahanannya yang kuat, serta mengalihkan perhatian musuh.

Bros menganggap serangga yang baru keluar itu sebagai bos monster. Semua orang melihat mahkota di atas kepalanya, bentunya yang agak feminim dengan perut kecil. Armor emas yang menutupi tubuhnya. Dia seperti seekor ratu lebah.

”Semuanya bersiap, kita akan mengakhiri portal ini!” teiak Henry, mereka mulai bergerak maju.

Hunter Tank dan juga Warrior, mereka maju dari samping kanan dan kiri. Mereka maju lebih cepat dan membentuk cekungan. Jadi, mereka akan menggunakan formasi memerangkap monster dengan formasi depan bagi Hunter dengan defensif yang kuat.

”Aku akan tarik Agro, kalian semua serangan bersamaan!” teriak Bros. Dia ingin segera menyelesaikan portal ini dengan cepat. Dia berlari dan menerjang dengan kapaknya, dia ingin membuat serangan atau setidaknya menimbulkan efek slow pada bos monster itu sehingga rekan-rekannya dapat menyerangnya.

Wuusshh!

”Makhluk Rendah! Kalian telah memasuki wilayahku dan berani membunuh pasukanku!” teriak Heyna, Ratu Kegelapan itu. Dia menghentakkan tongkatnya ke lantai goa dengan kuat.

Booomm!

Energi seperti energi penghalang membulat dan membesar. Energi itu sangat kuat dan langsung menghantam Bros saat dia akan mendekati Heyna. Energi yang disiapkan Bros bahkan hancur dan dia tepental karena energi besar tersebut.

Tubuh Bros terdorong ke belakang dan membentur ke atas di dinding goa.

Brak!

AAAHHH! Bros terjatuh, ke bawah. Energi tekanan itu sangat kuat, Bros terluka.

”Hati-hati, Dia sangat kuat! Hunter jarak jauh, serang dengan kekuatan penuh kalian!” teriakan  Henry segera dipahami semua Hunter. Serangan energi dari Hunter penyihir dan juga support yang membuat energi mereka bertambah kuat dengan memberikan buff.

Serangan energi jarak jauh, namun Heyna mengeluarkan kekuatan dari berlian di ujung tongkatnya. Energi penghalang defensif mampu menahan serangan energi dari para Hunter dan meledak di semua tempat dimana penghalang energi itu mengelilingi Heyna.

Hunter Assasin, dia bahkan menggunakan kecepatan dengan dua pedangnya dan berusaha memecahkan penghalang energi itu dengan ribuan serangan. Namun, penghalang itu sangat kuat dan tak bisa ditembus.

Heyna mendesis dan dia menggunakan energnya dan menyebarkan kabut kegelapan dari ujung tongkatnya.

”Bangkitlah! Roh kegelapan!”

Splash! Keadaaan goa tiba-tiba menjadi gelap untuk sekejap. Namun, kondisi kembali lagi seperti semua. Seolah kegelapan yang muncul tiba-tiba dan menutup semua pandangan. Saat kegelapan menghilang.

Ada kabut seperti asap hitam yang muncul dari lantai goa. Asap hitam tipis seperti asap yang keluar dari cerobong api. Asap hitam itu keluar dari setiap tempat.

Apa yang terjadi?

[Kekuatan Bos Monster, Heyna. Dia mampu membangkitkan jiwa makhluk yang menerima kebangkitan dengan kemauan mereka. Dia membangkitkan makhluk dari pasukannya]

Energi dimensional naik dengan sangat tinggi, para Hunter mampu merasakan hal itu. Mereka merasakan bahwa ada sesuatu yang bergerak dalam jumlah energi yang sangat banyak.

Dokhan merasakan ada yang bergerak di sekitar kakinya, sebuah tangan yang tajam dari prajurit serangga yang sudah mereka kalahkan semuanya. Mereka bangkit dan bergerak, tangan mulai bergerak dan kelapa yang terputus bahkan mulai bergerak dan mencari tubuhnya.

”Hati-hati! Mundur dan hindari dari jangkauan mayat serangga!” teriakan Henry, dia juga mampu merasakan pergerakan dari para mayat serangga yang sudah mereka hancurkan. Mereka semua mundur dengan cepat ke belakang hingga tidak ada mayat yang mereka injak.

Crak! Crak! Crak!

Sempurna, semua serangga yang berjumlah ribuan itu bangkit kembali. Mata mereka menyala merah dan ada energi yang menyelimuti tubuh mereka. Energi seperti api yang mengelilingi setiap lekuk tubuh para monster serangga tersebut.

”Pasukan Kegelapanku! Hancurkan para makhluk rendahan itu semuanya!” Heyna, dia mengarahkan ujung tongkatnya ke depan dan teriakan dari para serangga itu membahana, memantul dan memenuhi goa itu dan mereka menerjang dengan cepat ke arah para Hunter.

Kieeekk! Kieeekkk! Kieeekk!

Benar-benar sial! Para Hunter memahami bahwa musuh kali ini adalah seorang summoner yang mampu menghidupkan mayat dengan jumlah yang banyak. Itu semua pasti merupakan pembangkitan dengan sumber energi yang besar.

Seorang Hunter dengan kemampuan Mage Summoner, mereka juga bisa membingkitkan kekuatan dari makhluk atau pun dengan imajinasi mereka. Hanya saja, membangkitkan makhluk energi merupakan penyaluran dari seberapa kuat energi yang dimiliki summoner tersebut.

Jika Bos Monster di depan mereka bisa membangkitkan mayat dalam jumlah ribuan seperti ini. Maka, kekuatan energinya pasti sangat melimpah karena mengontrol energi sebanyak itu akan sangat sulit.

Ribuan serangga menyerang bagaikan ribuan lebah saat sarangnya diganggu. Mereka melesat dan tak lagi punya ketakutan. Mereka menyerbu dan hanya ingin menghancurkan musuh mereka semata. Serangan dari atas, dari samping, menerjang dari depan. Mereka semua menyerbu bersamaan.

Syuunngg!

”Hadapi mereka dengan berani para Hunter!” Henry mengangkat pedangnya, pedang dengan item sihir sebagai penambahan untuk meningkatkan damagenya. Dia maju menerjang, dia langsung menghadang dua serangga sekaligus dan menyelesaikan keduanya.

Brushh!

Serangan datang lagi, Henry beputar dan menebas tiga lagi, muncur kebelakang dan menusuk serangga yang menyerang dari atas.

Slash!

Henry menendang Serangga yang terkena pedangnya. Serangga itu terpental, dan Henry kembali mengayunkan pedangnya. Pedangnya bergenturan dengan tangan serangga. Kekuatan energi dialirkan oleh Henry dan serangannya menembus serangga itu.

Hunter lainnya tak mau ketinggalan, mereka berjuang bersama dengan kekuatan Hunter mereka. Skill yang sudah mereka pelajari, dan juga Hunter dengan kekuatan spesifikasi skill yang sudah terlatih. Sebagai Hunter dengan rank tinggi, mereka tak mau ketinggalan untuk menghancurkan para monster serangga tersebut.

Klang! Brush!

Pertempuran sengit itu terjadi lagi. Ledakan dan dentuman terjadi di semua tempat, senjata yang berbenturan dengan tangan serangga yang kuat itu menimbulkan percikan energi yang sangat dahsyat.

Dokhan semakin bersemangat membelah para monster serangga itu, dia adalah seorang Hunter Rank A. Jadi, apakah rank Hunternya hanya sekedar pajangan? Maka, dia pun menyerang dengan kekuatan penuhnya ke arah para monster Serangga tersebut.

Semua Hunter bersemangat dan menggunakan segenap kekuatannya untuk menghancurkan setiap serangga yang datang. Mereka semua adalah Hunter rank A dan B, mereka menghancurkan para serangga itu. Tembakan divine magic dari tembakan Raymond bahkan menghancurkan kepala para serangga itu. Dia memperbanyak tembakannya, itu semua karena energi divine magic yang dikontrolnya.

Pertarungan terus berlanjut. Para monster serangga tak punya rasa takut dan terus menyerang, mereka melayang dan menerjang dari segala sisi. Para Hunter Mage dengan kekuatan tinggi baik energi angin dan api, mereka menghancurkan sayap-sayap monster tersebut.

Fire Booster!

Para Monster serangga berjatuhan dan meledak di udara dan membentur dinding goa. Serangan api yang kuat bagai semburan air dari pemadam kebakaran. Semburan api itu terus menyerang serangga-serangga yang beterbangan dan menjatuhkan mereka semua. Monster serangga yang terbang kini berjatuhan dan terbakar. Para Hunter kuat di bawah, mereka menyambut dan membelah setiap serangga yang jatuh.

Kini, pasukan serangga dalam makhluk yang dibangkitkan itu tinggal sedikit jumlahnya. Para Hunter masih bertarung dan menghabisi mereka hingga habis. Namun, para Hunter mulai lelah karena mereka menghadapi dua kali para monster serangga dalam jumlah banyak tersebut.

Faro sebagai Hunter Assasin, dia melesat dengan kekuatan tinggi. Dia ingin mengakhiri pasukan serangga itu.

Slash! Slash! Slash!

Sepuluh Serangga yang tersisa, mereka semua terkena sabetan dua pedang Faro dan mereka semua berjatuhan dan hancur oleh serangan kuat dari hunter Faro. Hitungan waktu yang cepat bahkan hanya seolah beberapa detik, serangan dengan damage yang sangat kuat. Faro berdiri dan masih memegang dua pedangnya, hanya Heyna, bos monster yang tersisa.

Faro juga mulai kelelahan, begitu juga dengan para Hunter lainnya.

Faro ingin mengakhiri secepatnya, dia takut Heyna akan melakukan pembangkitan pasukannya lagi. Dia pun menerjang dengan kecepatan penuh ke arah Ratu Monster tersebut. Dia meliuk dan membuat gerakan zig zag agar lebih cepat. Dia megnarahkan dua pedangnya dengan serangan kuat, saatnya untuk mengakhiri!

Beberapa detik sebelum dua pedang Faro menggapai Bos Monster, Heyna. Senyuman Heyna lebih dulu terlihat. Faro sedikit kaget, dia merasa aneh dengan senyuman bos monster tersebut. Namun, dia tak peduli. Dia mengarahkan pedangnya, dan ...

Brusshh!

AAAHHHH!

Sebuah capit besar muncul dengan cepat dari dalam lantai goa. Faro tak menyadari bahwa dia sudah ditargetkan. Serangga besar bergerak dari lantai bawah, capit brsar mengenai tubuh Faro dan kedua pedang Faro terjatuh.

Monster besar muncul dari tanah, kepiting raksasa yang memiliki kaki banyak dan tubuhnya seperti manusia yang besar. Matanya keluar dari sebuah batang di kulit kepalanya. Mata bulatnya berkedip-kedip.

”Soka! Hancurkan tubuhnya berkeping-keping!”

Soka yang merupakan monster bawahan Heyna. Dia menerima pesan itu dan menguatkan tangannya. Capitnya yang mengenai tubuh Faro menekan dengan kuat. Faro merasa kesakitan.

Para Hunter menyerang ke arah monster kepiting besar itu, namun serangan mereka terhalang oleh energi defensif yang mirip dengan penghalang energi.

Mereka harus menolong Faro, jika tidak, tubuh Hunter Faro akan hancur!

Aahhhhhh!

Dor! Brusshh! Bruk!

Apa yang terjadi?

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!