Si Kecil Mimpi Menjadi Hafidz

Bab 6: Cahaya di Atas Panggung

Berita tentang adanya lomba membaca Al-Quran tingkat sekolah membuat hati Ahmad berdebar-debar. Ini adalah kesempatan baginya untuk menunjukkan hasil dari semua latihan keras yang telah ia lakukan. Dengan semangat yang membara, Ahmad langsung memberitahu Ustadz Rahman tentang keinginannya untuk mengikuti lomba tersebut.

"Subhanallah, Ahmad. Itu sangat bagus. Ustadz akan membantumu mempersiapkan diri," ujar Ustadz Rahman dengan bangga.

Sejak saat itu, latihan Ahmad menjadi semakin intensif. Setiap hari, ia meluangkan waktu tambahan untuk menghafal ayat-ayat Al-Quran dan melatih tajwidnya. Ustadz Rahman dengan sabar membimbingnya, memberikan koreksi, dan memberikan semangat.

Hari lomba pun tiba. Ahmad mengenakan pakaian terbaiknya dan berangkat ke sekolah bersama ayahnya. Suasana di ruang lomba sangat meriah. Banyak peserta lain yang juga mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Ahmad berusaha untuk tetap tenang dan fokus.

Saat giliran Ahmad tampil, seluruh mata tertuju padanya. Dengan suara yang merdu dan tajwid yang benar, Ahmad membacakan ayat-ayat Al-Quran yang telah ia hafal. Ia membayangkan dirinya sedang membaca di hadapan Rasulullah SAW. Rasa gugup yang awalnya ia rasakan perlahan sirna.

Setelah selesai membaca, Ahmad merasa lega. Ia telah memberikan yang terbaik. Sekarang, ia hanya bisa berdoa agar Allah SWT meridhoi usahanya.

Beberapa hari kemudian, pengumuman pemenang lomba pun tiba. Dengan deg-degan, Ahmad menunggu namanya disebut. Dan benar saja, namanya disebut sebagai juara pertama.

Ahmad sangat senang dan bangga. Ia langsung berlari memeluk Ustadz Rahman. Ustadz Rahman pun ikut merasa bahagia atas keberhasilan Ahmad.

"Selamat, Ahmad! Kamu telah membuat Ustadz bangga," ucap Ustadz Rahman sambil mengusap kepala Ahmad.

Kemenangan Ahmad dalam lomba membaca Al-Quran menjadi buah manis dari kerja keras dan kesabarannya. Kabar kemenangannya menyebar dengan cepat di sekolah dan lingkungan sekitar. Banyak orang yang merasa kagum dan terinspirasi oleh Ahmad.

Setelah lomba, Ahmad semakin giat belajar mengaji. Ia tidak ingin berhenti sampai di sini. Ia bercita-cita menjadi seorang hafiz Al-Quran. Dengan dukungan dari keluarga, guru, dan teman-temannya, Ahmad yakin bahwa ia pasti bisa mewujudkan cita-citanya.

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!