Squad Star Girls Story

Eunwoo Jemput Jennie

"Lo kalau mau nonton di perpustakaan sekolah aja, di sana ada wifi dan sepi." Jennie memberikan saran untuk Lisa melanjutkan nontonnya di perpustakaan tempat biasa mereka mendownload film haha kalian pasti begitu kan? hanya orang-orang tertentu saja yang tahu niat jelek mereka yang bukannya baca buku malah sibuk mendownload film yang di telegram setelah selesai mereka baru keluar dari sana. 

 

"Baiklah gue mandi sekarang tapi minjem charger dulu biar baterai nya penuh," ujar Lisa yang sudah turun dari kasurnya.

 

Jennie mengambilkan charger miliknya yang berada di meja rias lalu memberikannya kepada Lisa. "Nih, buruan mandi!" 

"Iya bawel sekali sih Lo," cetus Lisa yang mendengar omelan Jennie dipagi hari ini.

Ketika Lisa masuk ke dalam kamar mandi Jennie bergegas memilih pakaiannya untuk hari ini, dia bingung namun dia punya baju favorit yang selalu dia pakai di hari tertentu. 

 

Kemudian terdengar suara dering panggilan ponsel milik Jennie yang berbunyi membuat dia mencari di mana ponselnya berada, Jennie berjalan menghampiri kasur lalu menarik selimut takut ada dibawah selimutnya namun nihil, kemudian dia mendengar asal suara itu yang ternyata ada di samping bantalnya. 

 

"Perasaan gue taruh tuh ponsel di nakas deh kok ada di sini?" gumam Jennie kedua alisnya mengkerut penuh tanda tanya.

 

Tertera panggilan tidak terjawab di sana membuat Jennie duduk dipinggir tempat tidurnya lalu membuka aplikasi hijau yang selalu aktif digunakan.

"Alhamdulillah, Bobby gak ikut jadi gue aman gak nyuruh Baekhyun buat ke sekolah nemenin Lisa lagi," gumam Jennie pelan dia begitu senang karena Eun woo tidak akan datang bersama sahabat-sahabatnya.

 

Begitu dia sedang mengetik memberikan balasan panggilan kembali masuk dari Eun woo, dengan cepat Jennie mengangkatnya.

"Jen, lo udah berangkat?" tanya Eun woo suaranya begitu khas sekali sampai Jennie bisa hafal.

"Belum baru mau makan dulu nih, kenapa?" 

 

"Gak apa-apa gue juga belum sarapan nih," ujar Eun woo entah itu kode atau bagaimana Jennie tidak memahaminya.

"Ya udah ke rumah gue aja dulu kita sarapan bareng setelah itu ke sekolah," kata Jennie yang merasa simpati kepada Eun woo. 

"Oke gue ke sana." 

Tutt … tutt panggilan terputus secara sepihak, Eun woo benar-benar aneh Jennie mau bertanya kenapa cowok itu menelponnya tadi? Tapi sudah terputus panggilannya. 

 

Akhirnya Jennie kembali melanjutkan dandanannya dan menyisir rambutnya yang sudah panjang dia berniat jika Bundanya pulang akan pergi ke salon untuk memotong rambutnya lalu mewarnainya seperti Lisa yang bawah rambutnya berwarna biru, terlihat begitu cantik dimata Jennie membuatnya ingin mewarnainya juga. 

 

Lisa sudah keluar dari kamar mandi, dia sudah memakai tanktop dengan warna pink muda, dan celana pendek selutut penampilan Lisa memang selalu terbuka karena dia tidak suka baju lengan panjang berbeda dengan Jennie yang agak tertutup dari yang lainnya. Tapi jika dibandingkan dengan Jisso dia juga lebih tertutup daripada Jennie.

 

"Gimana jadi berangkat kan?" tanya Lisa dia mendengar suara Jennie yang sedang menelpon Eun woo.

"Jadi kok, Lo rapih-rapih aja yah nanti turun ke bawah kita makan," ujar Jennie sebelum pergi meninggalkan Lisa sendirian di dalam kamar mandi. 

"Yang enak masaknya Jen," teriak Lisa yang masih bisa terdengar di telinga Jennie.

 

Di antara keempat Squad star girls Jennie adalah yang paling jago masak, karena orang tuanya memiliki banyak bisnis kuliner di beberapa wilayah di Indonesia jadi dia suka ikut untuk melihat resepnya dan cara buatnya. 

Jennie tidak merespon pasalnya Jihyo sudah memasak untuknya dan Lisa hari ini entah masakan apa itu Jennie akan melihatnya sendiri di bawah sampai menunggu kedatangan Eun woo. 

 

Tok … tok … tok

Terdengar suara ketukan pintu di rumah Jennie, membuat si pemilik rumah harus menghampiri dan melihat siapa yang datang.

"Assalamualaikum," teriak Eun woo dari luar sana. 

 

Bagi Jennie suara Eun woo begitu khas sekali berbeda dengan cowok lainnya, baik karena mungkin nada suaranya yang santai atau bagaimana yang pasti itu lah membuat salah satu alasan rindunya Jennie jika tidak mendengar suaranya cowok itu.

"Waalaikumsalam, ayo masuk!" ujar Jennie mempersilahkan. 

 

"Bokap sama Nyokap Lo belum pulang yah?" tanya Eun woo dia juga sering sekali ditinggal kedua orangtuanya karena urusan bisnis mereka. 

Jennie menjawab dengan anggukan kepala saja, Eun woo menatap wajah Jennie yang terlihat sedang ada sesuatu yang dia rasakan, mungkin rasa rindu dengan kedua orangtuanya saat ini. 

 

"Jangan sedih, kalau Lo kesepian chat gue aja oke!" Eun woo mengusap-usap kepala Jennie dengan lembut. 

Tubuh Jennie diam membeku mendapatkan sentuhan dari Eun woo yang bagaikan sengatan listrik, jantungnya berdegup kencang, Jennie memberanikan diri untuk menatap wajah Eun woo yang sedang menatapnya juga ya tatapan mereka saling bertemu. 

 

Eun woo memang selalu bersikap beda kepada Jennie, dia merasa nyaman dan ingin selalu melindungi Jennie, entah apa itu artinya yang pasti dia lebih posesif mendengar Jennie dalam bahaya dibanding dengan Jisso yang sedang jalan dengan laki-laki lain. 

 

"Kheemmm." Lisa secara tidak sengaja melihat pemandangan romantis dari bawah membuat hatinya panas dan iri.

Jennie dan Eun woo lantas menoleh ke arah atas mencari sumber suara dan melihat ternyata Lisa yang berdehem tadi. 

 

Dengan cepat Eun woo menarik kembali tangannya dari kepala Jennie sedangkan cewek itu sibuk merapikan rambutnya yang berantakan. 

"Loh kok ada Lo Lisa? Sejak kapan lo di situ?" ujar Eun woo menatap Lisa dengan bingung.

 

Lisa berjalan menuruni anak tangga, "Kenapa kalau ada gue? Gak boleh emang? Ganggu yah yang mau romantis-romantisan," pekik Lisa dengan tangan yang menyilang di depan dada.

 

"Ya gue kaget aja ada Lo, soalnya kemarin gue lihat cuma Jihyo doang yang nginep di sini," sahut Eun woo santai. Ucapan Lisa memang selalu sewot padahal dia hanya bertanya saja tapi jawabannya seperti kereta api. 

 

Lisa sudah turun ke bawah dan menghampiri Eun woo dan Jennie, "Oh ternyata kemarin Lo habis kesini juga? Wih begitu yah kelakuan kalian berdua di belakang," ketus Lisa dengan raut wajah terkejut mendengar Eun woo pernah datang ke sini dan melihat Jihyo. 

 

"Udah-udah, dia semalam menginap di sini temenin gue dan sekarang dia juga mau ikut gue ke sekolah," pekik Jennie memisahkan perdebatan diantara kedua teman kelasnya itu. 

Eun woo langsung diam begitu mendengar Jennie berbicara namun kenapa Lisa selalu ikut kemanapun Jennie pergi? 

 

"Loh kok ngajak dia Jen?" protes Eun woo dia tidak bisa membawa dua cewek sekaligus ke sekolah.

Lisa terkejut mendengar Eun woo protes tanda cowok itu tidak suka dengan kehadirannya, "Hey ada masalah apa sih Lo sama gue? Kok kayaknya gak suka banget gue ikut kalian ke sekolah," ketusnya.

 

"Udah, udah, stop!!" teriak Jennie sambil merentangkan kedua tangannya memisahkan diantara keduanya agar tidak terjadi perdebatan kembali. “Jangan debat!" 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!