Aku Datang, Aeera!

Ujian dari Rasya dan Rania 26

Kenan menangkap Aeera, kecepatan terbangnya mengarah ke Aeera yang terjatuh. Tim yang lain bisa mengurusi mereka sendiri, mereka semua adalah seorang petarung dan penyihir. Mereka turun ke bawah. Kenan menurunkan Aeera. Sera dan Regas ikut turun, tujuh orang berkumpul kembali. Asap masih mengepul di langit karena ledakan serangan tiba-tiba.

Di depan mereka, muncul dua manusia dengan pakaian armor hitam. Mereka juga penyihir!

”Mereka adalah ...,” suara Sera yang kaget melihat dua orang yang berdiri tersebut.

”Siapa mereka, Sera?” tanya Regas.

”Rania dan Rasya!”

Apa!

Kenan tidak paham dengan kekagetan semua orang. Dia pun bertanya pada Yuhas.Yuhas menjelaskan jika Rania dan Rasya adalah dua penyihir yang sudah lama menghilang. Mereka adalah penyihir kuat yang pernah melawan Raja Iblis, tapi mereka kemudian hilang. Keduanya adalah penyihir saudara kandung yang sangat kuat. Semua manusia sepuluh tahun lalu, mengakui kekuatan mereka.

”Jadi ..., apa tujuan kalian ke Raktus!” suara Rania memegang pedang bercahaya. Dia mengarahkan pedang ke tujuh orang di depannya.

”Kami ingin mendapatkan Pedang Halilintar!” suara Aeera, dia maju dua langkah dengan penuh keberanian.

”Gadis kecil!” suara Rasya, dia terkekeh tersenyum, ”Jangan pernah bermimpi di siang hari, jangan pernah menginginkan halilintar tanpa mendung! Itu semua adalah mustahil! Pedang Halilintar itu tidak ada. Itu hanyalah mitos!”

”Benar kata Rasya,” suara Rania ikut menimpali, ”Sebaiknya kalian pulang, hidupnya dengan tenang dan teruslah bersembunyi. Kalian akan hidup lebih lama dengan bersembunyi!”

”Apakah kalian berdua adalah manusia?” tanya Aeera lagi, enam orang di belakangnya masih diam. Pada akhirnya, Aeera adalah pemimpin dari ekspedisi ini.

”Kenapa kamu bertanya begitu gadis kecil?” tanya Rasya, ”Kami adalah manusia. Maka dari itu, kami mengingatkan kalian untuk pulang saja. Hiduplah seperti biasanya, kalian tidak akan menemukan Pedang Halilintar. Itu hanyalah mitos, kita memang ditakdirkan menjadi budak bagi Iblis dan Monster.”

Kata-kata Rasya membuat tujuh orang diam, mereka sudah menyadari. Ratusan atau bahkan ribuan tahun, manusia dan elf tidak ada yang bisa hidup dengan tenang. Selalu bersembunyi dan bersembunyi. Jika mereka keluar, maka mereka akan dijadikan budak. Itulah kehidupan mereka, mereka bahkan menyerah untuk melawan karena Monster dan Iblis sangat kuat.

”Diam kalian berdua!” teriakan itu mengagetkan semua orang di sana. Itu adalah suara Kenan.

Aeera melihat tuan Kalandra, dia pun tersenyum. Dia hampir saja kehabisan kata-kata, tapi melihat semangat tuan Kalandra. Dia tersenyum penuh semangat.

Benar! Sejak bertemu dengan dia, makhluk panggilan terkuatnya. Segalanya ..., akan bisa dihadapi. Tak peduli apapun, jika kali ini gagal. Maka, lebih baik untuk mati daripada hidup dalam bayang-bayang penindasan dari Iblis dan Monster.

”Benar kata tuan Kalandra! Kalian berdua sangat berisik. Kami datang untuk menemukan Pedang Halilintar, dan bukan mencari. Kami, pasti akan mendapatkannya!”

Kenan tak menduga, dia awalnya hanya mencoba menggertak dua wanita penyihir itu. Namun, Aeera kini memiliki semangat yang sama dengannya. Dunia ini, harus diselamatkan.

”Kalian benar-benar sudah bosan untuk hidup. Kami berdua memberikan nasehat yang baik, dan kalian memang ingin mencari mati!”

”Kami datang, untuk membebaskan manusia dan ras Elf yang tertindas. Kami datang, karena harapan semua manusia!” suara Kenan penuh percaya diri.

Yuhas pun mengangguk, ”Benar, kami sudah bosan untuk menjadi budak dan pelarian. Kami masih punya semangat dan harapan.”

Kalya tersenyum, dia menepuk pundak Genio, ”Kami bangsa Elf, awalnya tak memiliki harapan. Namun, sejak bertemu dengan putri Aeera dan makhluk panggilannya. Kami bergerak untuk meyakinkan, bahwa kami akan melawan hingga darah terakhir kami.”

Benar! Mereka semua bersemangat. Tujuh orang tersenyum dan mereka maju ke depan.

”Baiklah, jika itu keputusan kalian. Lewatilah ujian kami, jika kalian bisa melewati kami. Maka, kalian bisa meneruskan perjalanan kalian!”

Rasya mengangat tongkatnya, energi sihir mengitari tongkatnya.

”Sudah saatnya bangun, Heimdalf!”

Crak! Crak! Crak!

Aeera dan timnya kaget, bumi bergetar dahsyat. Dan, dari belakang Rasya, keluar raksasa besar dan ledakan di bumi menggoncangkan tanah di sekitarnya.

Brush! Brush!

Sebuah golem raksasa, itu adalah makhluk panggilan dari Rasya. Rasya memang memiliki makhluk panggilan yang sangat kuat. Itu adalah golem tanah bernama Heimdalf. Golem itu memegang tongkat yang panjang, dan tongkatnya juga terbuat dari batu.

”Tunjukkan kemampuan kalian!”

Brush! Brush! Wooosshh!

Heimdalf maju, berlari dan melompat tinggi ke arah Kenan dan teman-temannya.

”Biarkan aku yang melawannya!” teriak Kenan, dia melompat dan terbang tinggi. Menghadang tongkat kuat Heimdalf dengan kedua tangannya.

Bang! Brush!

Tongkat Heimdalft tertahan, ada kekuatan energi defensif pelingung yang kuat. Itu adalah kekuatan dari sihir Kenan. Rasya terus mengontrol Heimdalft untuk menghancurkan pelindung yang dibuat Kenan di udara.

Rania mengangat pedangnya, saatnya untuk ikut beraksi.

”Majulah, Yongmi!”

Langit tiba-tiba gelap. Dari langit, cahaya muncul dan makhluk seperti wanita bersayap melayang di udara. Itu adalah makhluk panggilan Rania, Angel Crush yang diberi nama Yongmi.

”Aeera, mundur. Kami akan melawannya!” suara Sera. Regas yang berada di belakagnya ikut maju untuk melawan Yongmi bersama Sera.

Rania mengaktifkan kontrol pedangnya, Yongmi membuka matanya dan menyala. Dia memegang sebuah trisula panjang. Dan, energi dari ujung trisula membentuk energi spear yang banyak. Bersiap menyerang para menusia itu.

”Hancurkan!” suara Yongmi yang membentuk beberapa suara menjadi satu. Serangan energi datang. Sera dengan cepat menggunakan kekuatan sihirnya. Menahan serangan dari energi besar Yongmi yang melayang di udara. Yongmi sangat besar, serangannya juga begitu banyak.

Brush! Klang! Klang!

Energi penahan dibuat oleh Sera, Regas menembus penghalang. Dia menggunakan senjata sarung tangan armor yang mampu menambah energi divine powernya. Dia melesat dan menghantam semua serangan Yongmi. Dia menggunakan tinjunya untuk menyerang Yongmi.

”Pukulan Penghancur!”

Woooossshhh!

Rania mengontrol Yongmi, Yongmi raksasa memutar trisulanya dan menghadang serangan pukulan dari Regas.

Booom!

Regas merasakan serangan kuat dari Yongmi. Benar apa yang dikatakan orang-orang, Rania dan Rasya adalah legenda pada zamannya. Sepuluh tahun lalu, kehebatan mereka terkenal di seluruh benua. Kini, Regas merasakan sendiri kekuatan energi dari makhluk panggilannya.

Brush!

Regas terpental, energi menahan tubuhnya agar tidak membentur tanah. Itu adalah kekuatan Aeera. Dia masih bisa menggunakan sihirnya, sementara tuan Kalandra mampu bertarung sendiri dengan kekuatan sihirnya.

”Mari kita lawan bersama,” Kalya ikut maju dengan Genio.

Kalya menggunakan dua pedangnya, kekuatan ultimate serangannya digunakan. Kecepatan tinggi, dia mengunakan serangan kilat dan kuat kepada makhluk panggilan Rania. Yongmi tak bisa mengikuti gerakan Kalya. Magic assassin yang kuat. Serangan itu membombardir tubuh Yongmi bersayap.

Yongmi terlihat marah dan memutar tubuhnya.

Woooshh!

Kalya mundur. Giliran Genio, pedangnya diselimuti energi kuat, menjulang hingga ke langit. Dia menghempaskan energi besar itu. Regas datang dari arah belakang Yongmi. Pukulan kuat dipusatkan pada kepalan tangan kanannya. Serangan dua orang itu dari arah depan dan belakang.

Klang! Brush!

Energi mengelilingi Yongmi, membuat serangan Genio dan Regas tertahan. Kalya dan Sera ikut maju, Yuhas yang sejak tadi masih diam pun menggunakan kekuatan sihirnya. Lima arah serangan mengurung Yongmi.

Ledakan energi terjadi, Yongmi menggunakan kekuatan terkuatnya. Kontrol dari Rania digunakan maksimal. Lima orang terpental. Yongmi masih berdiri, tapi Rania sudah  menguras banyak magic divinenya.

Terakhir, serangan energi berupa tembakan energi dari Aeera yang melihat Yongmi kehilangan fokus kekuatan. Tembakan energi itu menembus tubuh Yongmi.

Tubuh Angel Crush hancur oleh serangan Aeera di akhir serangan lima orang sebelumnya. Benar! Aeera mengambil jalan yang tepat untuk menyerang Yongmi.

Rania kaget, makhluk panggilannya dihancurkan. Kekuatan gabungan mereka setidaknya bisa mengimbangi Raja Iblis yang dulu pernah menghancurkan Yongmi dengan mudah.

Di sisi lain, Rania juga kaget. Manusia aneh dengan rambut panjang itu memukul makhluk panggilan Rasya dengan kekuatan energi kuat dari tangannya. Heimdalf hancur dengan pukulan manusia itu di kepalanya. Heimdalf hancur.

Kini, Rania dan Rasya harus mengakui. Tujuh orang tim tersebut cukup kuat.

Rasya mendekat ke arah Rania dan mengangukkan kepalanya.

”Kami mengakui kekuatan kalian, hanya saja, itu masih belum cukup untuk mengalahkan Raja Iblis dan Raja Monster. Kami pernah melawan raja monster, dan kami paham kekuatan mereka yang mengerikan,” kata Rania.

Aeera maju mendekati dua orang itu, ”Kami tahu musuh kami sangat kuat. Namun, kami akan tetap berjuang. Karena, aku memiliki teman-teman yang selalu mendukungku. Meskipun kami harus mati, kami akan tetap berjuang. Kami akan mendapatkan Pedang Halilintar!”

Semangat yang sangat gigih.

”Selama ini, kami tidak pernah melihat tanda-tanda ada Pedang Halilintar di sekitar gunung Raktus. Kami bahkan menyerah dan menganggap itu sebagai mitos untuk memberikan harapan semu pada manusia.”

”Aku yakin pedang itu ada,” suara kecil Aeera.

”Apa yang membuatmu yakin?” tanya Rasya.

”Tuhan telah mengutus makhluk terkuat untuk menjadi makhluk panggilanku. Dia telah mengalahkan banyak monster dan dia akan menjadi jalan untuk menemukan Pedang Halilintar.”

”Makhluk panggilanmu, apakah itu lelaki aneh itu?” tanya Rania menunjuk ke arah Kenan dengan tangannya.

”Iya, dia adalah tuan Kalandra. Makhluk panggilan terkuat yang akan mengalahkan raja iblis dan raja monster.”

Kedua wanita itu kaget, mereka tak menduga. Bahwa, ada makhluk panggilan dengan bentuk manusia seperti mereka. Hal ini baru terjadi pertama kali ini.

Brush! Brush! Brush!

Dari kejauhan, hutan seperti meledak dan pepohonan beterbangan. Gemuruh suara datang dari arah hutan.

”Mereka datang! Bagaimana mereka bisa datang ke sini?” Rasya kaget, selama ini pegunungan Raktus tidak pernah didatangi oleh monster atau Iblis. Hal ini karena, tanah di pegunungan Raktus dikutuk. Di sini, hanya ada mitos tentang senjata legenda yang tak pernah ada petunjuk tempatnya.

Kalya merasakan kehadiran begitu banyak energi yang datang dengan sense kekuatan alamnya.

”Mereka datang dalam jumlah banyak, itu adalah pasukan dari Iblis tingkat tinggi.”

”Biarkan saja, aku akan menghadapi mereka semua!”

Kenan maju penuh percaya diri, melewati semua orang dan melihat arah datangnya pasukan yang begitu banyak dari arah hutan.

Datanglah ...!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!