Cincin Bulan Persahabatan

Mau Melamar Adikku?

Pak Salim mengajakku makan di ruang tengah. Makanan telah disiapkan, begitu banyak menu yang disediakan. Aku makan berdua dengan pak Salim, Istrinya dan Zahra tidak ikut makan bersama.

”Bagaimana? Engkau mau maju untuk melamar adikku Zahra?”

Aku terbatuk-batuk karena tersedak. Aku mengambil air putih lalu menenggaknya, tiga tegukan, ”Saya mawas diri Pak, siapalah aku. Aku hanya orang desa. Tanyakan saja pada adik pak Salim itu, baru setelah itu Bapak tanyakan kepada saya.”

”Baiklah, nanti Insyaallah kutanyakan padanya. Kemarin Zahra curhat pada istriku, dia sedang mencari suami yang bisa membimbingnya, dan dia tidak minta kriteria yang aneh-aneh. Dia hanya mengingingkan lelaki yang sholeh, sekarang dia sedang menyelesaikan skripsinya,” kami meneruskan makanan kami. Ada soto lamongan, ada sayur kuah wortel dan ada sayur jamur. Dalam hatiku, ada satu bagian yang menginginkan agar pak Salim benar-benar mengatakan pada Zahra, karena gadis itu sangat cantik, Insyaallah shalihah. Di satu sisi, aku harus menjaga izzahku.

Setelah makan pak Salim mengantarkanku hingga ke Pesantren.

”Salamku untuk Ustadz Umair ya?”

”Insyaallah,” mobil itu kembali melaju, menghilang di senjanya sore hari.

Langkahku melangkah, pikiranku masih melayang. Mawar! Zahra yang kembar dengan Wardah, yang menikah tempo lalu adalah Wardah. Seseorang memanggilku dari luar gerbang Pesantren. Pak Purwiro.

Aku berbalik arah. Dan menyalami beliau.

”Sudah lama Bapak tidak kelihatan di Masjid?”

”Maafkan aku Nak, aku baru saja pulang dari Bali. Biasa ada klien,” senyumnya kini sejuk, jauh ketika membandingkan beliau dulu dengan sekarang. Aku jadi tidak enak, sewaktu pernikahan anaknya si Laila, yang dulu pernah kutemui saat aku menyerahkan koran-koran yang menumpuk. Aku tidak dapat hadir, karena bertepatan ketika aku harus pulang ke kampung dan menjaga Fajar saat operasi.

”Memang manusia hanya bisa berencana dan berusaha, tapi Allah jualah yang menentukan hasilnya,” pak Purwiro menghembuskan napasnya panjang.

”Memangnya ada apa Pak?”

”Aku berencana menikahkan puteriku denganmu Nak, tapi ternyata ada seorang lelaki yang datang dan melamar anakku, yang baru mulai berkomitmen memakai jilbab sekitar seminggu. Laila puteriku langsung menerima lamaran itu, karena dia yakin Hamdi bisa menuntunnya kepada kebenaran. Hamdi adalah salah satu lulusan Pesantren ini.”

”Semuanya sudah tertulis Pak, tidak usah khawatir. Bapak juga punya keinginan menikahkanku dengan Laila, Laila memang pantas mendapatkan orang yang baik. Lha, saya, bukankah tidak seimbang dengan Bapak,” aku tersenyum.

”Kau ini Nak Ali, selalu merendah terus,” kami berpisah.

Malam itu, setelah kajian shirah nabawi dan sirah sahabat. Aku mampir ke masjid, biasanya ada Ustadz Umair. Aku ingin menceritakan kisahku siang ini, saat bertemu dan berbincang-bincang dengan pak Salim.

”Kemarilah Ali, aku ingin cerita sebuah rahasia padamu,” ketika mulutku ingin bercerita, ternyata Ustadz Umair mendahuluiku. Mungkin penting, dan urusanku tidaklah terlalu penting, ”Aku ingin menceritakan kisahku padamu, tapi kau harus menyembunyikannya. Aku percaya padamu. Setelah itu, kamu boleh menilai aku apa saja. Kisah ini belum pernah kuceritakan pada siapapun, kecuali Allah yang Maha Tahu. Berjanjilah kau tak akan menceritakannya pada siapapun.”

”Insyaallah Tadz.”

Malam itu, bintang begitu indah di langit yang gelap, cahayanya kerlap-kerlip mengikuti alunan dzikir semesta. Di ujung sana, matahari tentu saja mengintip hendak menyembul menggantikan peran malam. Semua adalah ketetapanNya, semua adalah kehendakNya. Tak ada yang luput dariNya, meskipun jatuhnya daun di ujung benua yang tak pernah kita lewati sekalipun, atau jatuhnya setitik debu yang diterbangkan angin yang tak luput dari kehendakNya.

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!