Legenda Tombak Halilintar

Pertarungan Penuh Semangat

Riki sudah mendapatkan title sebagai komando penyelamatan kota Genzone. Reputasinya sebagai ksatria pun dipertaruhkan. Riki harus mengambil sikap dengan benar, dia teringat pesan Ibunya. Membantu orang lain dalam kesulitan adalah tugas setiap manusia.

Riki memastikan hal itu, perjuangannya kali ini tidak hanya demi uang semata. Menyelamatkan orang lain, dan tentu saja untuk membuktikan kekuatannya. Legenda akan mencapai puncak, itu adalah cita-cita Riki sejak awal bermain Sky Legend.

Riki berdiri melayang di udara, dia kini berada di tengah pertempuran. Dia harus memberikan komando, dia tidak mau Kota Genzone hancur. Dia harus bisa menyelesaikan misi kali ini dengan baik.

”Guardian Langit, kamu fokus untuk menghadapi Zigar! Aku akan melawan dua pemimpin lainnya!”

”Apa!” Guardian Langit bahkan tak percaya dengan apa yang dikatakan Ksatria Riki. Bagaimana dia bisa begitu yakin, untuk menghadapi dua pemimpin Genos itu sekaligus. Apa dia tidak mengukur kemampuan dirinya, melawan musuh yang akan dihadapi?

Namun, lagi-lagi Guardian Langit mencoba untuk percaya. Dia adalah sosok yang dipercaya oleh Ayahnya secara langsung. Bahkan, Ayahnya memberikan Lencana Halilintar padanya.

”Baiklah, Ksatria Riki. Berhati-hatilah karena keduanya musuh yang kuat!”

Riki pun tersenyum, ”Tentu saja, Guardian Langit. Kamu fokus saja pada pertarunganmu!”

”Wahai semua Ksatria, dengarkan Aku. Aku akan memberikan perintah untuk sementara di Kota Genzone ini. Aku mohon kerja sama kalian semua!” teriak Riki dari atas. Para Ksatria melihat ke arah Riki sekarang, meskipun mereka juga sedang bertarung. Mereka menunggu instruksi seperti apa yang akan diberikan oleh ksatria Riki.

Tiga Monster lebah raksasa terbang dan mencoba menerjang Riki, saat dia tengah mengatakan perintahnya. Riki jengkel dan membuka tangannya perlahan, tiga jarum dari ujung tombaknya melesat dan menghancurkan Tiga Monster lebah raksasa itu dengan sekali serangan.

Brush! Booom!

Para Ksatria mengerti sekarang, kekuatan Ksatria Riki bukanlah sekedar omongan belaka. Dengan diberikannya mandat dari Guardian Langit, maka Ksatria Riki pasti memiliki kemampuan. Dia bahkan mengalahkan monster lebah itu dengan mudah dan menghancurkan mereka di udara. Apakah akan ada perubahan dalam pertarungan ini? Mereka semakin penasaran dengan kemampuan Ksatria yang belum pernah muncul tersebut.

Para Player juga baru menyadari, kekuatan Riki cukup kuat. Dia bahkan bisa menembus dengan Jarum yang merupakan item bagian dari tombaknya. Narini dan Dinda yang sempat ditolong Riki pun, melihat Riki yang memegang komando saat ini. Mereka semua menunggu instruksi dari Riki.

”Mundur untuk sementara! Aku akan memberikan komando untuk menyerang, jadi persiapkan kekuatan kalian!” teriak Riki.

Apa-apaan dengan perintah mundur! Riki memberikan perintah pada semua Ksatria untuk mundur sejenak. Apakah dia punya rencana? Namun, Guardian Langit masih bertarung dengan Zigar. Keduanya masih bertarung seimbang, kekuatan benturan energi mereka dirasakan oleh semua orang.

”Semua Ksatria, selain aku dan Guardian Langit. Semuanya mundur sampai aba-aba aku berikan. Baru kalian semua menyerang! Ini adalah perintah Komando!”

[Perintah diberikan, semua Ksatria mundur beberapa puluh meter dan siapkan kekuatan untuk menyerang pasukan Genos!]

Perintah telah diberikan. Semua Ksatria memilih mundur dan melompat ke belakang, sambil menghindari serangan monster yang masih bertarung dengan mereka.

”Apa yang kamu rencanakan sebenarnya, Ksatria Riki?” tanya Guardian Langit yang mundur ke belakang setelah benturan dengan Zigar. Kini, Guardian Langit ada di sebelah Riki. Pasukan monster seluruhnya ada di depan mereka. Kini, bagaikan dua melawan ribuan. Ini pertarungan mustahil untuk menghadang serangan pasukan Genos.

Di depan mereka, Gayatri yang mempersiapkan energi di kedua tangannya yang terbuka. Kedua tangan Gayatri menyamping. Energi muncul di kedua telapak tangannya. Energi kuat yang menciptakan pisau energi dengan jumlah tak terbatas di sekitarnya. Ribuan jarum energi yang siap menghunjam para Ksatria. Dia memang penyihir yang mampu mengeluarkan senjata energi dan semuanya dikontrol dengan baik olehnya.

”Wahai Player Riki, menyerahlah dan aku akan mengampunimu!” kata Gayatri sambil melayang di udara. Rambutnya tergerak dan terombang-ambing oleh angin yang berhembus. Dia sangat cantik, sayangnya dia memilih menjadi seorang penjahat di dalam game.

Riki ikut melayang, sejajar dengan Gayatri.

”Namaku adalah Riki, dan aku Player dari Indonesia. Ingatlah itu, aku bukan seorang pecundang yang lari dari medan perang. Aku adalah seorang Legenda yang akan mengguncang seluruh Sky Legend. Bahkan jika diperlukan, aku yang akan menghabisi seluruh pasukan Genos!” Riki menangkap tombaknya yang semula melayang. Kini, Riki bersiap untuk melakukan rencananya.

Solam tak bisa mempercayai, ada seorang manusia yang memiliki mimpi bisa mengalahkan pasukan Genos! Mungkin, manusia itu belum pernah keluar dari rumahnya dan tidak tahu bagaimana kekuatan Genos.

”Ha.. ha.. ha..! Ksatria Lemah sepertimu mau menghancurkan Genos! Bermimpilah untuk seribu tahun lagi, Bocah Sampah!” teriak Solam yang tertawa. Di sebelahnya, Gayatri kaget bahwa Player itu adalah dari Indonesia. Apakah dia, player lama atau player baru? Kenapa namanya tidak pernah ada dalam daftar Top Ranker Indonesia. Bahkan, Gayatri belum pernah mendengar namanya sama sekali.

”Kamu bisa tertawa, Solam yang angkuh! Namun, setiap monster yang mengatakan aku sampah, sudah aku bunuh semuanya!” Riki membalas sindiran Solam. Solam adalah makhluk yang memiliki tanduk di keningnya dan juga tingginya 2,5 meter tersebut. Dia kaget karena dia diskakmat ucapannya oleh manusia rendahan.

Solam marah dia dia menggunakan kekuatan kipasnya, dia bersiap untuk menyerang. Gayatri juga bersiap untuk mencoba melihat kekuatan Riki. Dia bersiap dengan energinya. Dia ingin melihat, apakah keberanian Riki sesuai dengan kemampuannya!

”Hancurkan mereka, Gayatri!” teriak Solam pada Gayatri.

”Jangan pernah berani memerintahku, kamu itu tidak pantas memerintahku!” teriak Gayatri marah. Rank dirinya dengan Solam sangat jauh dalam kekuatan Genos. 

”Maafkan ..., Maafkan aku, aku terlalu emosi!” kata Solam yang baru menyadari posisinya. Dia mengatakan hal itu karena merasa terhina oleh ucapan manusia tersebut.

Gayatri mempersiapkan kekuatannya, energi yang bergetar di masing-masing senjata energi. Semuanya kini bergerak dan menuju ke arah Riki dan Guargian Langit.

Pasukan Ksatria jauh di belakang. Mereka mematuhi perintah Riki dan kini mereka di belakang bersiap menerima aba-aba menyerang dari ksatria Riki.

”Tahan ini kalau bisa, Player Riki!” teriak Gayatri.

Brusshh! Bruussh!

Ribuan senjata energi secara bergantian, menyerbu ke arah Riki dan Guardian Langit. Energi yang mengerikan, hingga suasana menjadi gelap dan tak ada celah untuk menghindar. Serangan yang mengerikan dari Gayatri membuat para Ksatria ketakutan. Kekuatan yang mengerikan, para monster juga bersiap untuk memberikan serangan susulan.

Woooosshh!

”Ksatria Riki! Serangan yang mengerikan datang! Cepat beri perintah!” teriak Guardian Langit yang berada di belakangnya. Serangan sekuat itu, tidak mungkin ditahan dengan kemampuan mereka berdua, kecuali ada bantuan dari para ksatria support.

Riki menoleh ke arah belakang, pipi kirinya terlihat dari Guardian Langit. Riki masih terlihat tenang sambil melihat pasukan ksatria di belakang.

”Sudah aku bilang, tunggu sampai aku memberikan aba-aba! Bukankah komando sudah diberikan padaku!” Riki kembali menghadap ke depan. Dia memegang tombaknya, lima Jarum Halilintar terus berputar dengan cepat mengelilingi ujung tombak. Perputaran jarum halilintar terlihat seimbang dan mengalirkan energi listrik hingga ke tombak Riki.

Apa-apaan Ksatria Riki itu! Dia begitu santai sedangkan di depannya serangan mengerikan datang. Apakah dia memang mau mati? Atau dia punya kekuatan tersembunyi! Guardian Langit masih tak percaya, dia mempersiapkan energi defensif. Dia bersiap jika serangan kuat dari senjata energi itu akan menerjang seluruhnya ke arah mereka.

”Tombak Halilintar! Saatnya menggunakan kekuatan Jarum Halilintar Kelima! Apakah kamu siap, Tombak Halilintar!”

[”Dasar Manusia! Sejak kapan kamu bertanya aku siap atau tidak. Aku, Tombak Halilintar selalu siap tanpa perlu kamu tanya!”]

”Dasar berisik!” Riki menarik tangannya ke belakang, mempersiapkan tombaknya dan mengarahkan ujung tombak ke depan. Energi diperkuat.

[Akses Jarum Halilintar Kelima, Jarum halilintar. Kode Akses dibutuhkan]

Riki tersenyum, ”BERISIK!”

[Akses kekuatan Jarum kelima, Tombak Penghancur Langit. Mengaktifkan kekuatan]

[Kekuatan dari Legenda Marsen ditransfer ke pikiran anda, kekuatan didapatkan]

Serangan dari ribuan senjata energi milik Gayatri datang. Serangan yang mengerikan dan menyerang tanpa menyisakan celah.

”Apakah kamu ingin menahan seranganku dengan tombakmu itu! Sungguh naif, Player dari Indonesia! Tunjukkan kekuatanmu!” teriak Gayatri dengan bangga. Dia akan mendapatkan kristal Darkness yang banyak, jika bisa meratakan seluruh Kota Genzone. Ini adalah misi yang akan menghasilkan uang yang banyak untuknya. Dia membutuhkan uang itu, tak peduli dengan menjadi penjahat sekalipun di dalam Game.

Gayatri harus mendapatkan uang, itu adalah kepastian untuknya. Kesehatan adiknya, adalah segalanya bagi Gayatri.

Wooosh!

”Wahai Player Jahat! Jangan pernah, kamu meremehkan seorang Legenda!”

Mata Riki bercahaya, kekuatan dipersiapkan. Dia menusukkan Tombak Halilintar dengan sangat keras dan akan mempertemukan kekuatannya pada seluruh serangan Gayatri. Energi spear raksasa yang besar muncul, dan menghadang semua serangan energi dari Gayatri.

”Booster Attack!”

Brusshh!

[Booster Attack diaktifkan, kekuatan ultimate dari serangan yang menjadi kekuatan terkuat Legenda Marsen. Serangan yang mampu menghancurkan sebuah gunung dan menggetarkan langit]

Mata Gayatri tak percaya melihat serangan energi tombak yang dilepaskan Player Riki. Bagaimana sosok Player dengan level rendah, bisa mengeluarkan energi sekuat itu? Itu tidak mungkin!

Energi tombak raksasa yang dilemparkan Riki, membuat tekanan yang membesar dan membuat seluruh tempat dialiri energi halilintar yang terus membesar. Energi itu bukan serangan seorang Top Player, melainkan serangan seorang Legenda sihir yang kuat.

Wooosshh!

Semua Ksatria di belakang Riki tak percaya dengan serangan energi dari tusukan tombak Ksatria Riki. Semua serangan senjata energi yang dikeluarkan Gayatri semuanya hancur tak bersisa. Bahkan, serangan energi tombak yang sangat kuat itu terus maju, dan menciptakan gelombang serangan energi yang terus menghantam apapun yang ditemuinya. Serangan energi tombak terus maju, dan menghancurkan pasukan Genos yang sedang bersiap menyerang para manusia.

Brush! Bruusshh! Brusshhh! Booom!

Semua mata tak percaya melihat hal itu, siapa Sosok player itu. Kekuatannya sungguh mengerikan, lebih dari separuh pasukan monster sudah hancur dan tak bersisa. Sedikit dari mereka yang menggunakan defensif dan mampu bertahan.

Ini gila!

”Apa kalian semua akan diam saja! Itu adalah aba-aba dariku! Cepat hancurkan semua pasukan Genos! Para Ksatria!” teriak Riki dan para Ksatria baru menyadari. Matahari sedang bersinar di depan, harapan kemenangan ada di depan mereka.

”Serbu! Hancurkan semua monster jahat!”

Wooossh!

Dan, mata Guardian Langit masih terbelalak tak percaya.

”Ayah! Penglihatanmu tentang masa depan, tidak salah! Aku yang salah karena meragukanmu!”

Harapan datang, seorang Legenda hadir, dan Sky Legend akan membara sekali lagi!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!