Legenda Tombak Halilintar

Kemarahan Riki!

Beberapa menit sebelum pertemuan legenda Lotus dengan putrinya

Riki berada di ruangan ICU, Ibunya berbaring tidak berdaya. Riki tak bisa menahan dirinya, dia sangat sedih. Semua yang sudah dilakukan dan diperjuangkannya, semuanya adalah untuk ibunya. Kini, dia terbaring tidak berdaya sama sekali.

”Ibu! Ibu harus bangun, Ibu!” Riki menggoncangkan tubuh Ibunya perlahan.

”Detak jantungnya sudah melemah, anda harus merelakannya. Kami sudah berusaha sekuat mungkin. Ibu anda tidak akan selamat,” kata seorang Dokter yang  memakai kacamata. Dokter itu sudah memiliki pandangan bahwa pasiennya itu benar-benar tak bisa diselamatkan.

Riki tak bisa mempercayai hal itu. Ibunya tidak mungkin lemah dan tak bisa diselamatkan. Riki ingat betul, semua hal yang sudah terjadi antara dirinya dan Ibunya. Semua sudah dikorbankan sang ibu, untuk membuat Riki bertahan dalam setiap kondisi. Ibu adalah semangat dalam hidupnya. Karena ibulah, Riki terus berjuang untuk memperbaiki semua kesalahannya.

Tut! Tut! Tut!

Suara di mesin ruangan tersebut, semakin pelan. Suara mesin yang terus mempertahankan kehidupan Irma, Ibunya.

Riki meneteskan airmatanya, dia memegang tangan Ibunya, ”Jika Ibu tiada, aku harus hidup untuk apa? Aku tidak mau kehilangan Ibu. Bangunlah Ibu!”

Mata bu Irma terbuka sangat pelan, tangannya bergerak perlahan memegang tangan Riki. Mata Ibunya tajam menatap Riki dengan pandangan tajam.

”Ikutlah bersamaku ..., kita akan ke surga bersama. Ikutlah bersamaku, temani Ibu. Kita akan bahagia di sana ...,” suara Ibunya terbata-bata.

”Aku akan selalu menemani Ibu, kemanapun Ibu berada. Aku akan menjaga Ibu,” Riki memegang tangan kanan Ibunya dan menciumnya, ”Riki tidak akan meninggalkan Ibu, jika Ibu mati maka aku akan menemani Ibu.”

Ibu Irma memegang rambut Riki dan mengelusnya, ”Anak yang baik, jadi ..., ayo kita pergi bersama ke surga ..., Anakku.”

Tangan Ibu Irma bercahaya, energi dari tangan itu mulai melingkupi kepala Riki. Jiwa Riki perlahan mulai tersedot ke dalam energi itu. Ada energi yang menarik tubuh Riki, seolah mencoba membawa Riki pergi dari dunia ini.

”Temani Ibu, jangan pergi dan mari kita ke surga, Anakku!” suara bu Irma semakin lama semakin tajam.

Wooooshh!

Energi semakin kuat, mencoba menelan Riki dalam ketiadaan. Riki merasakan semuanya mulai pudar, bayangannya mulai hilang. Apakah benar mereka akan ke surga dan bahagia di sana?

Clap!

Riki menangkap tangan Ibunya, dia melihat tajam dan menolak energi itu dengan kuat. Jiwanya kembali sebelum membuyar habis. Percik jiwanya yang semula mulai pudar, semuanya kembali menyatu dalam tubuh sempurna milik Riki.

”Jangan pernah menipuku, kamu bukan Ibuku!” teriak Riki. Kini, kesadaran Riki kembali dan dia mengeluarkan energi dari tubuhnya.

Brush!

Kabut mulai tercipta, gambaran dokter dan Ibunya yang sakit berubah menjadi dua iblis yang berusaha menyedot Riki dalam ketiadaan. Penutup energi terbuka karena Riki menggunakan energinya untuk memecah semua hal di sekitarnya. Terbukalah, bahwa makhluk kuat sudah memanipulasi pikiran Riki.

”Kenapa ... kenapa kamu tidak tertipu!”

Salah satu Iblis bersayap merah itu bangun dari tidurnya, melayang di udara bersama rekannya. Iblis merah bersayap itu sebelumnya menyamar menjadi Ibunya Riki.

Riki menyalurkan energi ke tangannya. Pukulan penghancur disiapkan. Riki tak terima mereka menggunakan Ibunya untuk melemahkan dirinya.

”Ibuku..., dia bukan wanita yang lemah seperti yang kalian gambarkan!” teriak Riki.

Wooossh!

”Pukulan Penghancur!”

Riki melesat dan menghantam dua iblis tersebut. Riki harus mengalahkan dua makhluk manipulasi itu. Dia harus bergegas, dia memiliki tugas yang harus diselesaikan.

Booom!

AAAAAAAAAHHHHHH!

[Mode memunculkan Player dari ketiadaan, Anda keluar dari Manipulasi Pikiran Mezo. Anda, satu-satunya Player yang bisa selamat dari Manipulasi Pikiran Mezo]

[Title baru didapatkan, Mental Player Terkuat]

[Mendapatkan anugerah kekuatan Dewa, mental yang kuat hanyalah dimiliki mereka yang mampu membuat jiwa mereka sebagai kekuatan terkuat. Mental adalah jalan perjuangan seorang Legenda]

Brush!

Splash!

Energi bercahaya berputar seperti lingkaran energi, terus berputar. Lima Naga pasukan Kemmin yang tersisa kaget. Sesuatu yang bercahaya muncul di tengah mereka. Mereka mengira bahwa manusia itu pasti sudah menghilang dalam ketiadaan, karena pengaruh kekuatan Mezo. Apakah dia bisa keluar dari ilusi manipulasi pikiran Mezo!

Brush! Booom!

Energi meledak, Riki melayang di udara. Matanya bersinar. Dia melihat lima Naga dengan Form terkuat di sekitarnya. Nemia masih aman berada dalam lingkaran energi dari kekuatan Jarum Halilintar yang melindunginya. Riki tepat menggunakan kekuatan pelindung tersebut, hal itu membuat dia bisa fokus menghadapi pertempuran.

[”Riki, kamu menghilang dalam beberapa menit. Jadi, aku menunggu sambil melindungi gadis kecil Elf ini!”] kata Tombak Halilintar.

”Kamu sudah melakukan yang terbaik, Tombak Halilintar! Sekarang saatnya untuk penghakiman. Aku akan mengakhiri mereka semua sekaligus!”

Riki menarik Tombak Halilintar ke arahnya. Tombak Halilintar  melesat dan mengarah ke tangan Riki. Riki sudah siap dengan kekuatannya untuk menyerang lima naga prajurit Kemmin yang sudah bersiap-siaga.

Clap!

[Fusion, Armor Black Dragon diaktifkan]

Splash!

Energi super nano menutupi tubuh Riki kembali. Armor dengan kemampuan khusus dari kekuatan warisan naga Crimson.

”Bagaimana ..., bagaimana kamu bisa lepas dari manipulasi pikiranku! Itu adalah kekuatan yang mampu melihat kelemahan terkuat target. Kamu tidak mungkin tidak punya kelemahan!” teriak Mezo tak percaya. Kekuatannya itu sudah dikhususkan akan menentukan kelemahan musuh yang ditargetkan. Hal itu tentunya membuat Riki menemukan sesuatu yang paling ditakutinya atau sesuatu yang paling tidak disukainya.

”Jangan pernah! Jangan pernah menggunakan ilusi tentang Ibuku. Karena aku hidup untuk membuatnya tersenyum. Dan kalian ..., kalian telah membuat Ibuku sebagai sosok untuk melemahkanku. Aku tidak akan memaafkan siapapun yang menggunakan Ibuku untuk kepentingan kalian!”

”Serang sekaligus dengan  kekuatan terkuat. Hancurkan manusia itu bersama-sama!” teriak Nirna. Empat Naga lainnya paham, mereka mempersiapkan kekuatan terkuat mereka dan bersiap menghancurkan manusia itu. Mereka semua sudah melihat kemampuan Riki, mereka harus menggabungkan semua kekuatan yang mereka miliki.

[”Riki, aku akan memberikan kekuatanku. Gunakan skill yang menurutmu bisa membunuh mereka semua.”]

Serangan lima Naga terkuat itu datang ke arah Riki. Mata Riki menyala, dia mengarahkan Tombak Halilintar dan mempersiapkan kekuatannya.

[Skill Pusaran Badai diaktifkan, kekuatan maksimal]

Angin bergemuruh membentuk putaran energi. Serangan lima Naga terkuat Kemmin mengarah pada Riki sekaligus. Serangan gabungan itu mencoba menembus energi di antara pusaran badai energi Riki.

Dan ...

”Aku tak akan memaafkan kalian semua, jangan pernah menggunakan Ibuku dalam cara licik kalian!” Riki benar-benar marah, kekuatan empat Jarum Halilintar menyala. Riki menggunakan kontrol energinya dan empat Jarum Halilintar keluar dari Tombak Halilintar. Empat Jarum Halilintar berputar dan mengelilingi tubuh Riki.

[Empat Jarum Halilintar dalam kontrol Player, Fusion]

”Booster Attack!’

Boooom!

Cahaya berpendar dan Lima Naga dengan kemampuan terkuat mereka kaget. Cahaya itu meledak, dan menghancurkan mereka semua, tanpa tersisa dalam sekejap.

[Nirna dikalahkan]

[Jegar dikalahkan]

[Mezo dikalahkan]

[Suton dikalahkan]

[Kandan dikalahkan]

[Experience meningkat, stat ditingkatkan]

[Anda naik level]

[”Kita berhasil, Riki. Kamu sudah  melampaui kekuatan para Ksatria Naga”]

Tombak Halilintar bahkan kaget dengan kemampuan Riki sekarang. Dia tidak menyangka bahwa Riki yang dulu sangat lemah, kini berubah menjadi sosok yang sangat kuat. Tombak Halilintar juga mengikuti kekuatan pemiliknya, dia juga semakin kuat dalam segi kekuatan senjata.

”Saatnya pergi ke tempat pertarungan para Legenda, Tombak Halilintar. Kita harus membawa Gadis kecil Elf itu!  Makanlah item kuat dari senjata para Naga itu!”

Tombak Halilintar sangat senang, senjata dari tujuh Naga itu pastilah sangat kuat.

[”Dengan senang hati, Riki! Ha.. ha.. ha..!”]

Wooosh

Riki mengontrol Jarum Halilintar kelima. Nemia diselamatkan dan Riki melesat ke arah pertempuran Dasatama dan Lotus yang mencapai puncaknya.

[Skill God Speed diaktifkan!]

Wooossh!

Riki harus cepat dan menghentikan pertempuan dahsyat antara Dasatama dan Lotus. Dia tidak punya banyak waktu.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!