Legenda Tombak Halilintar

Mari Bersenang-Senang!

Para Player yang sudah mendapatkan tugas dari negara untuk pertandingan global di Rusia. Mereka sudah berangkat dan mempersiapkan segalanya. Nona Dita ikut dalam rombongan, dia sudah tidak sabar untuk melihat sebatas mana kemampuan dari para Player, yang sudah dipersiapkan untuk melewati kualifikasi pertama.

Ini sangat mendebarkan baginya!

Pertandingan awal sudah ditetapkan, pelaksanaan di negara Rusia sebagai negara tuan rumah untuk pertandingan kali ini.  Upacara pembukaan kompetisi global dibuka secara meriah. Dalam hal ini, 150 negara ikut serta dalam pertandingan kualifikasi pertama. Untuk melewati kualifikasi pertama, pertandingan antar battle tim player akan dilaksanakan.

Sebanyak 75 negara akan tersingkir dalam kualifikasi pertama, mereka akan berebut kembali untuk bisa memasuki seleksi selanjutnya. Dan, memasuki segmen selanjutnya tersisa 100 negara. Di babak kedua, 100 negara yang bertahan akan memasuki babak selanjutnya.

Maka, dalam pertandingan kali ini, para Player dari tiap negara tampak grogi. Mereka khawatir jika berhadapan dengan tim player dari negara yang kuat. Bisa lulus kualifikasi pertama tentu saja sangat membanggakan negara. Maka dari itu, para pemimpin negara atau yang mewakili. Mereka pasti datang untuk melihat pertandinga ini secara langsung. Sky Legend sudah menjadi bagian dari kejayaan suatu negara.

Riki sudah diterima dengan baik oleh timnya, kecuali Bayu yang masih meragukan kemampuan Riki. Namun, dia mencoba untuk percaya karena tiga player lainnya percaya pada player Riki. Level Riki adalah 155. Padahal sekarang, empat player lainnya sudah berada di atas level 190. Bayu hanya pasrah dan berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk negara. Sekarang, tujuannya hanya sederhana, lolos di seleksi pertama dan melewati penyisihan pertama. Hanya itu harapan Bayu.

Setelah upacara pembukaan berakhir, para Player masing-masing negara diminta berkumpul di tengah stadiun. Hal itu karena hari ini pertandingan dimulai dan selama tiga hari ke depan, pertandingan untuk lolos dalam seleksi pertama akan dilakukan. Pembagian pertandingan di seleksi pertama begitu mudah. Pertandingan battle tim.

Hal ini adalah pertandingan yang menentukan. Tim player dari masing-masing negara akan bertemu dan siapa yang kalah, harus bersiap tersingkir. Pertandingan sebanyak 75 pertandingan karena jumlah negara yang ikut dalam turnamen ini adalah 150. Sisa negara lainnya sudah menyerah, karena mereka yakin tidak akan bisa menang. Beberapa negara memilih mundur karena sudah tahu akan dipermalukan jika tetap akan ikut.

75 negara yang kalah, masih akan memperebutkan 25 tiket kembali karena mereka yang lolos seleksi pertama berjumlah 100 tim, atau 100 perwakilan negara.

Pemimpin negar Rusia pun langsung memberikan data di layar besar. Pemimpin negara-negara atau yang mewakili mengelilingi stadiun. Para Player berada di tengah lingkaran dan mereka berkelompok dengan tim mereka.

Data pengacakan dari layar besar sudah dimulai. Dan, setiap negera mendapatkan lawan pertandingan dari negara lainnya secara acak. Tak peduli apakah negara itu kuat dalam player battle atau tidak. Pengacakan ini murni dengan random.

Tut! Tut! Tut!

Dan, data pun terbuka. Setiap negara mendapatkan data dengan tim player negara mana mereka akan bertanding tiga hari ini. Semua Player top berkumpul dengan  masing-masing timnya. Ini adalah kumpulan top player dunia. Mereka semua adalah artis dari masing-masing negaranya.

”Tidak!” Bayu terlihat kaget, meski pelan dia menutupi tangannya. Dia melihat data di tulisan pada jam di lengannya yang menunjukkan hasil pengacakan. Siapa lawan yang akan mereka lawan. Negara pertama yang mereka lawan adalah, tim player dari Argentina. Dan ini, adalah pertandingan neraka bagi Bayu.

Tim player Argentina memang di dua tahun lalu hanya lolos di kualifikasi pertama. Namun, mereka pernah masuk dalam kualifikasi kedua dan pernah masuk dua puluh tim player yang bertanding dalam putaran final. Mereka adalah tim kuat, jadi ini adalah pembantaian bagi Bayu. Kenapa mereka harus menghadapi tim kuat di awal pertandingan.

Semua sudah berakhir!

”Jangan risau, Bayu,” kata Dinda menepuk pundak Bayu yang lebih tinggi darinya, ”Kita ini hanya datang untuk berusaha yang terbaik. Siapapun musuh kita, kita akan melawannya karena kita datang ke sini sebagai utusan dari negara.”

Bayu hanya berpikir bahwa mereka masih belum siap dengan seluruh kemampuan tim. Argentina dengan tim kuatnya, tapi Bayu akhirnya harus siap. Dia harus berjuang dengan segenap kemampuannya.

”Kita akan bertanding hari ini,” suara Dita yang selalu bersama mereka bersama dengan pelatih pak Domar.

Lima Player mendengarkan instruksi dari pak Domar. Pak Domar melihat ke arah Riki, dan dia terlihat sangat tenang. Domar hanya percaya pada rekan-rekan Riki, bahwa Player Riki bisa diandalkan sebagai warrior.

”Aku tidak akan memberikan nasehat apapun lagi, aku sudah memberikan pengetahuanku pada kalian selama ini. Kalian pasti bisa bekerjasama dengan baik. Lakukan apapun yang terbaik dan jangan lupa, kalian adalah tim. Bawa kebanggaan bagi negara kita!” kata pak Domar.

Pak Domar melihat lima player yang duduk di depannya, ”Riki, aku tidak tahu tentang kemampuanmu. Namun, bertarunglah dengan berani sebagaimana seorang warrior!”

Riki tersenyum dan mengangguk, ”Terima kasih pak Domar, aku akan melakukan yang terbaik.”

Satu-persatu para Player itu diberikan dukungan khusus. Ini menyangkat marwah dan harga diri suatu bangsa. Mereka mewakili seluruh rakyat Indonesia. Meskipun harus kalah, tapi mereka harus melakukan yang terbaik. Harapan masyarakat dipikul di pundak mereka. Banyak orang-orang yang menonton pertandingan secara langsung di Rusia. Namun, lebih banyak tentunya yang melihat siaran langsung dari channel maupun siaran resmi di masing-masing negara.

Saatnya tiba!

Pertandingan hari ini adalah pertandingan 100 tim player sekaligus. Jadi pertandingan dibagi dalam pertandingan masing-masing. Mereka bersiap, ada yang memakai baju khusus dalam tim mereka. Di Indonesia, tim player memakai baju dan jaket merah putih. Mereka membawa kebanggaan bagi negara mereka. Mereka pun bersiap, dan mereka termasuk dalam 50 pertandingan hari ini. Squad yang sudah ditetapkan untuk tim Indonesia adalah squad Garuda. Dan, hal itu tergambar dalam baju bagian belakang mereka.

Masing-masing ruangan sudah disediakan. Ada sepuluh ruangan, maka dalam sekali season akan ada 20 tim yang mewakili negara masing – masing untuk bertanding.

Indonesia masuk dalam pertandingan kedua, tapi hal itu tidak lama. Giliran mereka pun tiba, mereka bersama dengan panitia battle player diminta memasuki salah satu ruangan. Di sana, ada sepuluh kapsul yang sudah dipersiapkan. Player dari Indonesia pun bertemu lebih dulu dengan player dari Argentina.

Mereka saling bersalaman, dan tentu saja, tim player dari Argentina meremehkan player dari Indonesia. Hal itu terlihat dari tatapan-tatapan mata mereka. Mereka merasakan, bahwa mereka akan menang dengan mudah. Hal itu karena, Indonesia terkenal dengan pemain payah dan bahkan belum pernah sekalipun lolos dalam kualifikasi pertama.

Ini pasti akan sangat mudah!

Juan sang pemimpin, dia adalah warrior. Dia menyalami Riki yang tertulis dalam jaketnya, dia adalah seorang warrior.

”Jangan pernah menangis ketika aku menyerangmu dalam sekali serangan, Bocah!” Juan menatap Riki, ada senyum meremehkan saat bersalaman dengan Riki.

[”Riki, dia player dengan level 220. Itu sesuai dengan kesombongannya, dia adalah player terkuat dari timnya,”] kata Tombak Halilintar.

Riki pun tersenyum, ”Tentu saja, tuan Juan. Jangan khawatir, mereka yang bermain Sky Legend adalah untuk bersenang-senang.”

Mereka pun berpisah, Juan merasa bahwa Riki cukup berlagak dengan kata-katanya. Tunggu saja, dia akan menghajarnya nanti bertubi-tubi dalam pertandingan. Player level 155 bahkan berani datang ke turnamen global seperti ini.

Mereka para player sudah memasuki kapsul masing-masing, sebelum memakai helm game. Bayu melihat ke rekan-rekannya. Riki berada di sebelahnya.

”Kenapa, Bayu?” tanya Riki.

Bayu melihat ke arah Riki, dan tiga lainnya sudah memakai helm game mereka untuk bersiap login.

”Riki, mari berjuang bersama!” kata Bayu mencoba untuk percaya pada lelaki yang baru saja dikenalnya tersebut.

Riki tersenyum, ”Tentu saja, Bayu. Ayo berjuang bersama!”

Keduanya saling tersenyum dan memakai helm mereka. Login dilakukan.

[Selamat datang di Sky Legend]

[Lock lokasi, Arena Mozaik. Arena khusus pertandingan]

Splash! Splash! Splash!

Sepuluh player itu memasuki arena dan mereka terpisah ke masing-masing player. Mereka sudah memakai baju zirah seperti biasa mereka melakukan petualangan di Sky Legend. Riki, dia memakai baju biasa dan beberapa pernik di bajunya. Dia memakai tombak yang di ujungnya ada enam jarum menempel mengelilingi ujung tombak. Dia menyembunyikan enam item Jarum Halilintar. Tombaknya terlihat biasa saja. Empat orang di sekitarnya, mereka memakai armor lengkap, terutama item armor kuat yang dimiliki Bayu.

Hal ini berbeda jauh dengan lima tim player dari Argentina. Baju armor mereka terlihat sangat megah dan kuat. Mereka memiliki jaminan dalam item armor dan senjata mereka, jadi mereka sangat percaya diri dalam pertandingan kali ini.

Demian maju lebih dulu, dia memakai kapak dan tameng perisai yang sangat kuat. Dia adalah tank atau pelindung bagi timnya.

”Menyerahlah selagi kalian sempat. Atau, kalian akan merasakan kematian yang menyakitkan!” kata Demian.

Di belakang Demian, Thian yang memiliki armor lengkap. Dia memakai senjata bola energi di kaki kanannya. Dia adalah tipikal penyerang jarak jauh, dan dia mengadopsi keterampilan bola karena Argentina terkenal dengan permainan sepak bola. Itu pasti senjata yang bisa menyerang dan kembali lagi ke pemiliknya.

”Ayo bermain bola dan ini akan menyenangkan!” kata Thian.

Melany melayang naik ke atas, dia membuka kedua tangannya. Dia adalah tipikal role player penyihir, ”Api Abyss akan membakar kalian!”

Dan, Leandro sang Assassin mereka. Dia menarik dua belati dari balik pinggangnya, belati tipe rank Mytic. Mereka semua benar-benar Player top global.

Bayu sedikit gemetar di kakinya, tapi dia berusaha menutupi hal itu. Dia harus kuat dan memberikan contoh yang baik buat rekan-rekannya. Teman-teman di belakangnya pasti juga gemetar, dan dia adalah pelindung dari timnya.

”Kalian sungguh berisik sekali!”

Semua kaget, itu adalah suara dari Riki. Mereka semua melihat Riki yang menggerakkan kepalanya ke kanan dan ke kiri.

”Kita di sini untuk bersenang-senang, jadi kenapa harus tegang begitu. Maju saja, jangan banyak bicara!”

Wooossh!

[”Ha.. ha.. ha..!’] tawa Tombak Halilintar menandai kemarahan dari para tim player Argentina karena ucapan Riki. Mereka pun menyerang dimulai dengan Demian yang mengayunkan kapaknya ke lantai arena.

Brush! Boom!

Pertandingan pertama untuk tim Riki, dimulai!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!