Legenda Tombak Halilintar

Aku Menyerah!

Para Orc yang tubuhnya tinggi besar menerjang ke arah Riki dan rekan timnya. Mereka tidak takut apapun, tujuan para Orc hanyalah menghabisi manusia atau Player yang datang. Mereka memegang senjata yang berbeda dan melompat ke arah para Player.

”Hati-hati semua!” teriak Thomas.

Tim Player sadar akan kekuatan dari para Orc itu. Namun, mereka masih bisa mengatasinya dengan level mereka. Namun, mereka harus memperhitungkan King Orc yang pasti jauh lebih kuat.

Woosh! Klang!

Pertarungan tak bisa dihindarkan, Riki sejak tadi bertarung tapi di bagian belakang. Dia diminta Mina untuk di belakang bersamanya. Thomas meminta RIki di belakang, hal itu karena melihat levelnya yang paling kecil yaitu level 51 sedangkan mereka semua sudah di atas level 60. Riki diminta tidak menjadi beban bagi Tim tersebut.

Riki menuruti kata-kata Thomas. Dia pun berada di dekat Mina dan melindunginya. Salah satu Orc Spartan menembus bagian belakang, dan melompat ke arah Mina yang memegang tongkatnya.

”Menjauh dariku!” teriak Mina, para Player yang lain masih sibuk bertarung di depan.

Riki mengayunkan tombaknya dengan cepat, sembil salto ke belakang karena dia menendang dua Orc Spartan. Memanfaatkan tubuh dua Orc besar itu, dan menusuk Orc Spartan yang akan menyerang Mina.

Slash! Crop!

Riki dapat membunuh Orc Spartan tersebut, Mina selamat. Mina meminta Riki untuk agak mundur lagi, pasukan Orc Spartan masih puluhan dan memakai senjata yang berbeda-beda. Thomas dan Hanna masih melawan King Orc yang menunggangi tunggangannya.

Barsha masih menggunakan kecepatannya, dan melawan Orc Spartan. Kini, mereka tersisa enam. Lima Orc Spartan dan satu raja mereka King Orc. Thomas dan Hanna mampu didesak mundur.

”King Orc sangat kuat!” kata Thomas, dia mendapatkan luka. Mina segera menyembuhkan luka Thomas, Hanna sendiri menyerang dari belakang Thomas.

King Orc maju kembali, kali ini dia menggunakan ultimate kekuatannya. Auman kuat dari tunggangannya membuat para Player terganggu. Suara infrasonik yang kuat, King Orc memutar tubuhnya dan tunggangannya menjadi seperti angin topan. Serangan dari King Orc mampu membuat tekanan dan efek energi yang menyebar, dan membuat Player terluka karena terhampas energi kuat tersebut.

”Kita akan sulit mengalahkannya!” kata Hanna. Hanna mencoba menyerang baik dengan item di tangannya, yang mampu mengeluarkan senjata pelempar dan memiliki damage kuat. Namun, serangannya itu terpental karena pusaran kuat dari King Orc yang berputar dan membentuk perisai kuat.

Riki maju melewati para Player, angin terasa kuat menghempas. Namun, Riki tidak punya banyak waktu selain harus cepat naik level.

”Apa yang kamu lakukan, Riki?” tanya Mina, dia adalah Mage Player yang berasal dari Filipina.

Riki tetap berjalan mendekati Orc King, dan lima Orc Spartan yang bertubuh besar-besar tersebut.

”Mundur Riki! Kamu akan terlogout jika terus maju!” teriak Hanna.

Tidak ada waktu untuk mundur. Riki mempersiapkan kekuatan pada kakinya, energi kuat dipersiapkan melompat ke arah King Orc.

[Slow Thunder diaktifkan. Anda memperlambat King Orc karena efek slow]

Riki mmutar tombaknya dan mengayunkannya ke arah King Orc, menimbulkan energi yang menyebar. Enam Orc besar yang tersisa menjadi lambat. Terakhir, dia turun dan mempersiapkan ujung tombaknya ke depan. Latihan ratusan kali dan bahkan ribuan kali, hanya untuk melakukan fokus pada tusukan. Dan, Riki menggunakan kekuatan penuh untuk menusuk dengan Tombak Halilintar.

”Tusukan Halilintar!”

Brush!

Energi berpendar saat King Orc melambat berputar. Dan, kehancuran besar tercipta bahkan dinding goa di belakang King Orc hancur. Lima Orc Spartan bahkan ikut menghilang.

[Tim anda mengalahkan King Orc dan pasukannya, lantai 13 terbuka untuk anda]

Thomas tak bisa menutupi mulutnya karena terbuka lebar. Jadi, selama bersama Player Riki. Dia menutupi kekuatannya.

”Siapa kamu sebenarnya?” hal itu yang diucapkan Thomas tanpa sadar.

Riki menoleh ke belakang, dan menghentakkan tombaknya ke tanah. Dia tersenyum dan sebentar lagi akan pergi dari sana. Energi sudah mengelilinginya.

”Aku adalah Legenda! Player Riki!”

Slash! Serpihan jiwa Riki menghilang seperti diteleportasi, empat orang di belakangnya yang menjadi tim pun demikian. Mereka semua naik ke lantai selanjutnya.

[Lantai 13 terbuka untuk anda, Battle Player. Pertarungan antar Player secara algoritma diacak dan buat mereka kalah atau menyerah untuk bisa naik lantai selanjutnya]

Sebuah arena berbentuk lingkaran, dan Riki berada di sisi pertandingan. Lawannya sudah berdiri di sana dan dia adalah seorang Assasin dengan dua belati di kedua tangannya. Lawan pertandingan sudah bersiap.

”Sebaiknya kamu menyerah saja, Player lemah!” kata Prakash, Player dari India.

[Lawan Battle Player anda, Prakash level 71. Buat dia menyerah atau paksa untuk menyerah. Membunuh lawan membuat Player mendapatkan kristal darkness]

Battle Player ternyata. Semua yang ada di dalam menara merupakan ujian yang mirip dengan semua tempat di Sky Legend. Hanya saja, semua dikumpulkan dari lantai 1 hingga lantai 100, dan setiap Player yang menaiki menara pasti akan menemukan semua model kenaikan level yang ada dalam game Sky Legend.

Itu kenapa, Tombak Halilintar meminta Riki untuk memasuki menara.

”Levelmu masih rendah, jika kamu mau menyerah di awal. Aku tidak akan membunuhmu, tapi kalau kamu tetap memaksa maka aku akan membunuhmu!” teriak Prakash

Riki tersenyum, ”Majulah, dasar besar mulut!”

”Sial!” Prakash marah dan melesat dengan dua belatinya, asasin super kuat sepertinya bahkan dihina oleh Player rendah.  Prakash bersumpah akan membunuhnya.

”Putaran Tornado!” Prakas memutar tubuhnya di udara, dan ribuan energi belati dari semua tempat mengarah pada Riki. Serangan energi kuat level pertama yang dimiliki oleh Prakash, dan ledakan besar terjadi bergantian dari setiap energi belati yang menghempas ke arah Riki.

Boom! Boom! Boom!

”Sudah berakhir, sangat mudah! Ha.. ha.. ha..!” Prakash bahkan bergoyang sebentar, dia sangat suka menari apalagi melihat film India. Sungguh bahagia ketika mampu membunuh satu Player yang berlagak.

”Tapi ...,” Prakash heran, kenapa tidak ada pemberitahuan Sistem. Seharusnya, sudah ada pemberitahuan bahwa dia berhasil menang dan menaiki lantai selanjutnya.

Prakash langsung melihat kembali di mana Player Riki yang dia serang. Asap menipis dan lelaki itu masih di sana, dan tubuhnya ditutupi dengan armor yang kuat. Dia masih memegang tombaknya dan hanya ada sedikit asap yang menyisa dari tiap sisi armornya. Riki menggerakkan tangan kanannya dan mempersiapkan penyerangan.

”Bagaimana bisa?” Prakash kaget. Namun, dia segera menyadari bahwa Player lemah itu hanya mengandalkan sebuah item armor kuat yang mampu menahan serangannya. Dia pasti Player kaya yang membeli item kuat, demi bisa menaiki level dan juga lantai menara. Jadi, Prakash tidak perlu heran lagi. Player seperti mereka memang mengganggu jalannya permainan!

Kali ini, Prakash akan memberinya pelajaran mahal. Setiap armor kuat, pasti memiliki cooldown, atau bahkan hanya bisa menahan beberapa serangan. Prakash masih memiliki dua skill kuat yang belum dikeluarkan.

”Boleh juga, Player lemah. Dari mana asal negaramu?” tanya Prakash.

”Aku Riki, dari Indonesia!”

”Bagus! Kamu memiliki keberanian yang kuat. Jadi, kamu hanya kuat karena armor yang kamu beli. Jadi, bersiaplah untuk mati kali ini!”

Prakash melayang di udara dan mempersiapkan serangannya lagi. Riki juga bersiap, serangan selanjutnya pasti sangat kuat. Riki tak boleh lengah, serangan sebelumnya cukup memberikannya damage.

[Anda menerima 100 damage energi, dikurangi dengan item Mantel Bajra. Damage efektif yang diterima 50 energi]

Mata Prakash menyala, kedua belatinya menyala, dan ada cahaya yang menyelimuti tubuhnya.

”Shadow Dance!”

[Skill Shadow Dance, Player menggunakan kecepatan penuh yang mampu mengisi semua tempat dan kecepatan maksimal. Setiap damage dari serangannya dinaikkan dua kali lipat!]

Bayangan Prakash menjadi klon jiwa banyak di semua sisi, gerakan yang cepat seperti halilintar yang menyambar dan lintasan pergerakan memenuhi semua tempat di sekitar Riki. Riki paham bahwa lawan Battle-nya bukan menjadi banyak, tapi itu efek dari kecepatan supernya. Namun, hal itu tidak bisa menipu mata Riki yang telah fokus untuk melihat semua pergerakan dari Prakash.

Serangan datang dari belakang.

Klang!

Dari atas.

Brush!

Serangan dari depan.

Klang!

Semua sisi dan serangan dengan intensitas penuh seperti ribuan orang yang menyerang Riki.

Klang! Klang! Klang!

Prakash menjadi heran, bagaimana bisa Player dengan level masih 50-an mampu mengimbangi kecepatan terkuatnya? Hal ini bukan lagi sebuah kebetulan, Player yang di hadapannya ternyata memiliki kemampuan skill yang baik.

Prakash membuat kekuatannya menjadi dua kali lipat, kali ini dia harus menang dengan cepat!

Boom!

[Skill God Speed diaktifkan]

Kecepatan harus dilawan kecepatan, Riki mengoptimalkan kekuatan skill God Speed.

Klang!

Prakash kaget karena tubuhnya yang menyerang dengan kecepatan tinggi mampu diimbangi Player Riki. Dia mencoba mengecoh dengan gerakan lain. Namun, Player Saka mampu menebak arah serangannya, dan benturan terjadi dari energi tombak dan dua belatinya.

Masih ada kesempatan bagi Prakash.

Tombak musuhnya tentu memiliki kesulitan untuk dikuasai, sedangkan dirinya menggunakan dua belati sehingga lebih efektif dengan dua belati itu. Tombak lebih berat dan itu keuntungan bagi Prakash. Satu belati ditahan dengan gagang tombak. Dan satu belati lagi di putar oleh Prakash, untuk menusuk bagian belakang leher Riki.

[Pusaran Badai diaktifkan]

Bang!

Apa yang terjadi! Prakash kaget karena dia terhempas dengan tekanan yang kuat. Apa-apaan kekuatan itu. Saat Prakast Terpental, Riki di atas dan memutar tombaknya, melompat ke arah Prakash dan bersiap menusukkan ujung tombaknya ke tubuh Prakash.

Berakhir sudah! Aku kalah dari Player level rendah! Prakash menutup matanya, dia akan terlog out sekarang.

Brush!

Prakash masih hidup, dia tidak merasakan sakit sama sekali. Dia terjatuh di tanah, punggungnya sedikit sakit. Dia membuka mata, dan Riki berdiri di atasnya dan memegang tombaknya. Ujung tombak berada di atas dadanya.

”Menyerahlah, kamu memiliki pilihan!” kata Riki.

”Kenapa kamu tidak membunuhku, kamu akan mendapatkan kristal darkness bukan?” tanya Prakash.

Riki tersenyum, ”Aku bermain Sky Legend bukan untuk menjadi penjahat. Kita sesama Player harus saling mendukung dan menolong. Jadi, menyerahlah dan teruslah berlatih untuk menjadi lebih kuat.”

Benar-benar pria sejati, Prakash pun tersenyum. Baru kali ini dia melihat seorang Player kuat dan memiliki kharisma yang hebat.

”Baiklah, Riki. Aku menyerah.”

[Pertandingan dikonfirmasi, pemenang Player Riki. Dia akan melanjutkan ke lantai selanjutnya. Prakash akan bertanding lagi dengan Player lain]

[Lantai 14 terbuka untuk Anda]

”Kita pasti akan bertemu lagi, dan aku akan bertambah kuat, player Riki!” kata Prakash.

Cahaya menyedot tubuh keduanya, ”Tentu saja, Prakash. Bersenang-senanglah dalam bermain!”

Splash!

[Lantai 14 terbuka untuk Anda, Kalahkan Dark Magician. Player digabungkan dalam tim yang terdiri dari dua orang. Anda akan diacak untuk mendapatkan rekan tim]

Pertarungan selanjutnya, pasti akan lebih menyenangkan!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!