Legenda Tombak Halilintar
Memasuki Dungeon Sky Lord
Developer Sky Legend, salah satu Developer yang tinggal di Jepang.
Lelaki itu terlihat begitu bersemangat, dia adalah salah satu penyumbang ide hebat di dunia. Dia salah satu orang terkaya dan berpengaruh di seluruh dunia, masuk jajaran satu di antara 10 orang terkaya di dunia. Asetnya melimpah, dan tertinggi karena pendapatan 20 persen laba dari game paling fenomenal di dunia, Sky Legend.
Lelaki itu memakai kaos panjang, dia memang menyukai kaos yang tentu saja memudahkan dia bergerak. Dia tidak terlalu suka dengan formalitas, apalagi soal penampilan dan fashion yang membuatnya sulit bergerak. Dia sangat suka pada olahraga, terutama pada seni bela diri. Dia bahkan mengkoleksi senjata dari berbagai negara.
Kini, lelaki itu tengah memainkan pedang. Dia melihat pedang itu, sangat kuat dan mengayunkannya beberapa kali. Seperti di dalam game tentunya, dia pun tersenyum. Koleksi senjatanya sangat banyak, dan bahkan dia mengumpulkan beberapa bentuk pedang dan samurai. Dia juga pernah mendengar senjata kuat lainnya yang pernah menjadi legenda, karena menemani pemiliknya dan membawa perubahan pada sejarah perbaikan di dunia ini.
Lelaki berumur 40-an tahun itu bernama Daigo. Dia berada di Tokyo, dan dia adalah salah satu pengembang yang memiliki Sky Legend. Satu dari lima orang terkaya yang memiliki 20 % saham dari game yang mendunia tersebut.
Daigo juga ingin mengoleksi senjata kuat dari negara-negara lain. Dia pernah membaca beberapa senjata hebat di zaman dulu; Belati gagang emas, keris yang memiliki bentuk ukiran dan indah bentuknya, bumerang, long sword, busur panah, dan lain sebagainya.
Daigo menyarungkan pedangnya lagi. Pukul 09.00. Saatnya untuk melakukan investigasi. Dia membuka laptopnya. Dia adalah salah satu pakar informatika, yang suka mencari informasi sendiri. Namun, dia juga membutuhkan asisten tentunya. Asisten baginya adalah untuk menambah informasi lainnya yang belum dia dapatkan.
Daigo adalah tipikal pencari informasi, dia ingin mendapatkan semua informasi lebih dahulu dari siapapun. Baginya, prinsip peperangan adalah. Mereka yang mendapatkan informasi lebih dulu, maka dipastikan mereka adalah pemenangnya.
Informasi adalah segalanya, karena hal itu dapat mengukur kekuatan lawan dan juga mengantisipasinya dengan baik. Meskipun lima pengembang yang memiliki Sky Legend adalah rekan bisnis, tetap saja mereka sebenarnya bersaing dalam segala hal. Terutama, ide dan kreatifitas. Salah satu yang paling membuat mereka bersaing, adalah rasa cinta pada negaranya masing - masing.
Mereka harus menciptakan Player yang kuat dari negara mereka masing-masing. Hal ini penting bagi mereka, kemenangan dalam turnamen yang akan melibatkan seluruh negara di dunia. Menjadi kebanggaan begitu mereka mampu menorehkan sejarah kemenangan turnamen, dari negera mereka sendiri.
Mereka pengembang yang juga punya kecintaan pada negaranya, jadi mereka juga harus mendorong Player dari negaranya untuk menjadi pemenang.
”Naomi, Hirohito, Ichiro, Hinata dan Hanzo,” Daigo masih melihat para daftar nama-nama Player kuat dari Jepang. Harapannya masih pada Hanzo dan Naomi yang paling kuat di antara mereka. Hanzo yang juga sudah menyelesaikan ujian di menara dengan tingkat yang tinggi.
Meskipun begitu, sudah ada yang melampauinya di dalam ujian menara. Namun, menara bukan segalanya itu hanya ujian kecil dari semua leveling di Sky Legend. Hanzo bukan tidak bisa melewati lantai tertinggi, hanya saja dia sudah cukup lelah dan mengambil kesimpulan untuk berhenti.
Menara hanya bagian kecil dari map kecil di Sky Legend. Sejak itu, Hanzo sudah berlatih dengan sangat tekun, dan perkembangan skill dan levelnya juga mengalami signifikan kenaikan yang konsisten. Jadi, Daigo tidak perlu mengkhawatirkannya.
Daigo sempat melihat siapa yang melampaui penilaian di dalam menara, namanya Riki yang bahkan mampu mendapatkan gelar Raja Menara hingga saat ini. Itu karena belum ada yang melampaui dirinya hingga saat ini. Player itu memiliki ranking yang masih di bawah 100. Itu hanya Player biasa, mungkin dia hanya menggunakan cheat karena dia kaya, sehingga membeli item-item mahal untuk menutupi kekurangannya. Buff dengan harga tinggi.
Sudah pasti demikian! Itulah pikiran Daigo sekarang. Player Riki yang menyelesaikan menara, mungkin dia hanya sedang beruntung saja. Daigo pun melupakan nama Riki, apalagi dia Player tak dikenal dan bahkan dari negera yang cukup tertinggal, dalam hal kompetisi game. Indonesia, negara yang belum pernah masuk sekalipun dalam kualifikasi awal, untuk menjadi 40 negera top dalam turnamen yang masuk ke pertandingan puncak.
Semua hal sudah digali oleh Daigo, dia membuka semua map dan meta terbaru dalam Sky Legend. Ada perkembangan apa yang terbaru dalam Game. Sebagai pengembang, dia harus tahu lebih banyak dari siapapun. Informasi adalah hal yang utama harus didapatkannya sebagai salah satu pemegang kunci dari developer game.
Para pengembang yang lain mungkin bisa membuat gerakan tersembunyi. Namun, hal itu juga tidak sepenuhnya lepas dari pengawasan Daigo. Lelaki yang sudah menjadi salah satu Hacker tersembunyi itu, dia tahu bahwa ada Item kuat yang disembunyikan dalam Sky Legend secara diam-diam. Para Pengembang memang berkumpul untuk membuat kesepatakan tentang senjata item drop yang disembunyikan dalam Game.
Namun, ada juga oknum yang melakukannya secara tersembunyi dan tanpa pengawasan dari para Pengembang yang lain. Mereka menyembunyikan item itu dalam random item. Satu pengembang yang melakukan hal itu, dan Daigo tahu dengan baik, siapa pengembang yang melakukannya.
Daigo tahu bahwa itu adalah perbuatan dari Dae Jung, Pengembang dari Korea Selatan. Namun, dia masih berpikir dengan seksama apa tujuan sebenarnya dari Dae Jung melakukan hal itu. Daigo mengetahui hal itu dengan menggunakan detection hacker. Dia melakukan akses siluman yang tidak terlihat, memperhatikan pergerakan dari salah satu admin game dari Korea Selatan.
Daigo mendapatkan akses tentang memasukkan senjata dengan tipe Legendary yang dirancang khusus oleh Dae Jung.
Pertanyaannya adalah, Daigo paham betul siapa Dae Jung. Dia adalah Pengembang paling bersih di antara Lima Pengembang, bahkan dari dirinya sendiri. Dae Jung tidak akan melakukan hal kotor, kecuali ada sesuatu yang disembunyikan olehnya, dan itu memiliki alasan yang kuat. Hanya saja, Daigo hingga kini belum menemukan alasan tersebut.
Daigo hanya menganggap ini semua, sebagai game yang mampu mendominasi dunia. Dia tidak paham kenapa semua begitu serius. Apakah ada sesuatu yang tidak diketahui oleh Daigo, hingga saat ini Daigo masih menganggap bahwa Sky Legend adalah game. Jadi, untuk apa terlalu serius.
Hal yang paling diperhatikan oleh Daigo adalah, kemenangan Player saat kompetisi global nantinya. Itu yang menjadi prioritas Daigo, dia ingin melihat kemampuan dari Player tiap negara. Dengan itu, dia bisa memberitahu Player dari Jepang agar bersiap dengan kemampuan para Player yang akan menjadi lawan mereka.
Kebanggaan Jepang berarti kebanggaan dirinya sebagai pengembang. Hanya itu tujuan dari Daigo. Tidak lebih dari yang lain. Uang yang dihasilkannya dari bagi hasil atau benefit Pengembang itu sudah sangat mencukupi. Bahkan, Daigo menggunakan sebagian uangnya untuk perkembangan para Player Jepang yang dia lihat berpotensi. Mereka dibantu dengan latihan dan kekuatan serta item kuat.
Permainan memang permainan, tapi jika para Player diberikan manfaat lebih mereka akan berkembang dengan cepat.
Tok! Tok! Tok!
”Masuklah, Kaori!” kata Daigo, dia tahu bahwa itu adalah Kaori Masaki yang merupakan asistennya dalam melakukan banyak hal. Kaori sangat lincah dan bahkan dia juga Player, meskipun tidak sepenuhnya seperti pro player lainnya. Dia lebih banyak bekerja untuk pengumpulan data di dalam Sky Legend bagi Daigo.
Mereka berbincang cukup lama, Kaori yang rambutnya diikat dua itu menjelaskan tentang apa saya yang diketahuinya dalam beberapa jam yang lalu. Dia menceritakan perkembangan dari para Pro Player Jepang. Semua bagus dan mereka bersiap untuk turnamen, mereka semua tidak sabar untuk membantai Player dari berbagai negara manapun.
Mereka semua optimis! Mereka akan mengejar ketertinggalan 2 tahun lalu, di mana mereka menjadi juara umum ketiga.
Kali ini, semua harus berubah.
”Apakah Pak Daigo sudah membaca berita tentang tingkat kejahatan yang tinggi, di seluruh negara?” tanya Kaori mengalihkan pembicaraan.
”Iya, Kaori. Aku dengar hal itu, itu semua diakibatkan resesi. Ketahanan pangan yang menurun sedangkan jumlah penduduk yang meningkat drastis. Perebutan hal dasar yaitu energi dan pangan, tentu saja tidak bisa merata dinikmati semua orang. Sistem hutan sekarang ada di dunia ini, mereka yang lemah akan tersingkir!”
Daigo mengatakan hal itu sambil berdiri dan menghadap jendela, dia melihat pemandangan di luar gedungnya. Pemandangan yang memperlihatkan udara yang panas dan tak lagi bersahabat, kepadatan penduduk yang tak bisa dikendalikan.
Apakah Tuhan akan membuat seleksi alam? Sehingga, penduduk bumi harus dikurangi sehingga dibuat bencana dan musibah? Itulah pemikiran dari Daigo yang bisa dia simpulkan.
”Apakah anda sudah pernah mendengar penjelasan lain dari Dr. Bernard, pak Daigo?” Kaori mencoba memasukkan pemikiran lain dalam pikiran pak Daigo.
Daigo tetap melihat ke jendela, memperlihatkan alam yang tak lagi bersahabat. Bencana silih berganti dan dunia yang dilihatnya, masa depan tak lagi indah dan penuh optimistis. Dunia di masa depan seperti penuh dengan kegelapan dan ketidakpastian.
”Tentang kristal darkness kah?” tanya Daigo pelan.
”Benar Pak,” kata Kaori. Kaori meneliti dengan baik penjelasan Dr. Bernard dari Jerman. Peneliti yang menghibahkan waktunya untuk meneliti kristal darkness dan kristal Justice di dalam Sky Legend. Game yang sudah memasuki semua tempat di seluruh dunia. Game seperti sebuah candu dan menjadi tren dunia saat ini.
Tingkat kejahatan yang tinggi kata Dr. Bernard dalam penelitiannya, karena manusia banyak yang menjadi jahat karena kebiasaan jahat saat bermain Sky Legend. Mereka mendapatkan kesenangan baru ketika menjadi penjahat di dunia nyata. Mereka mencoba jahat di dalam game, dan merasa hal itu bisa dipraktekkan di dunia nyata. Mereka merasa ketagihan untuk berbuat jahat.
Daigo tidak membahas lagi tentang pernyataan Kaori barusan. Apakah memang itu ada benarnya?
Selama ini, Daigo sejak kecilnya hanya suka bermain dan baginya permainan adalah segalanya. Soal menjadi jahat di dalam game itu juga hanya permainan, tapi jika menjadi jahat di dunia nyata itu sungguh kejahatan. Apakah hal itu bisa dikaitkan? Pikir Daigo.
Semua ini memang keputusan bersama dari para Pengembang, untuk menciptakan update terbaru tentang kristal darkness dan kristal Justice. Semua Pengembang berharap akan ada perubahan yang menarik dalam Sky Legend. Mereka tidak melihat apakah ada efek dari hal itu di dunia nyata.
Ketika Player bermain game dan menjadi jahat, mereka akan merasakan bagaimana menjadi penjahat. Tentu saja, itu hanya dirasakan dalam game. Daigo hanya menyimpulkan hal itu, dan tidak berpikir jika Player akan menjadi jahat di dunia nyata. Ini semua hanya permainan.
Tapi ..., benarkah demikian? Daigo mulai ragu dengan pemikiran itu.
Dari lima Pengembang, dia adalah satu yang sejak awal meluncurkan ide kreatif tentang kristal darkness dan kristal Justice. Dia mempresentasikan dengan sangat menarik dan game akan menjadi hidup dan akan menjadi legenda game di seluruh dunia.
Dia adalah Developer dari Jerman, Edmon. Lelaki ambisius yang ingin membuat Dunia dalam genggaman Sky Legend. Sky Legend akan menjadi kekuatan baru yang mampu mengendalikan semua negara dengan permainannya. Itulah mimpi lelaki itu.
Apakah dia mempunyai sesuatu yang disembunyikan dari Pengembang yang lain?
***
[Anda memasuki Dungeon Sky Lord, Bersiaplah untuk hancur berkeping-keping]
[”Bersiaplah Riki, semuanya akan dimulai di sini!”] kata Tombak Halilintar.
”Tentu saja, aku sudah siap bahkan sebelum aku dilahirkan!” kata Riki.
”Kamu sedang ketakutan?” suara Suci atau Dark Shadow yang masuk gerbang Sky Lord. Dia berjalan sejajar dengan Riki.
”Apa maksudmu?”
”Kamu bicara sendiri, seolah-olah untuk meyakinkan dirimu sendiri. Kamu ketakutan sehingga harus bicara sendiri sebagai bentuk penguatan diri!”
Benar juga! Riki lupa kalau suara dari Tombak Halilintar hanya disetting dirinya yang bisa mendengarnya. Dark Shadow pasti tidak bisa mendengarkan suara dari Tombak Halilintar.
”Yah ..., mungkin kamu benar. Aku memang sedikit gemetar, tapi aku akan menyelesaikan Sky Lord ini! Aku janji padamu.”
”Lelaki memang selalu bermulut manis, di manapun mereka berada. Kamu bahkan ingin menyelesaikan dungeon yang hingga 6 tahun, belum pernah diselesaikan oleh top Player sekalipun. Bagaimana kamu bisa terlalu percaya diri? Sudahlah! Ayo masuk saja, jika nanti di pertengahan kita tak bisa meneruskan maka kita tinggal Log Out saja!”
Mereka berdua pun masuk.
Splash!
Sebuah portal dimasuki oleh keduanya, dan sebuah lorong besar langsung menyambut mereka. Ini adalah ....
Lorong dengan begitu luas dan besar, Patung besar yang ada di pinggir dinding yang cekung masuk ke dalam. Patung raksasa itu menempati tiap cekungan di dinding dan mereka semua memegang senjata.
Satu lagi, mereka tidak sendirian. Ratusan Player ada di sana dan mereka terkumpul dalam tim raid masing-masing. Ini artinya, mereka bersama dengan banyak Player di dalam Dungeon Sky Lord? Saka baru tahu, bahwa Dungeon Sky Lord sangat populer.
”Kenapa kamu berhenti, Riki?” tanya Dark Shadow.
Riki masih melihat ke depan, begitu banyak Player dan bahkan mereka berdua kini diperhatikan oleh banyak Player. Lalu, Para Player itu pun mengalihkan pandangan lagi. Mereka hanya berbisik, datang lagi Player untuk menjadi tumbal di Sky Lord! Riki mendengar hal itu karena kekuatan sense miliknya mampu menjangkau suara mereka meskipun pelan.
[Selamat datang di Sky Lord, Kami menunggu Player dengan jumlah minimal 1000 Player. Maka, ujian Sky Lord baru akan dimulai. Kini, Player yang masuk sudah mencapai 1.001 Player. Maka, Sky Lord akan dibuka untuk kalian. Siapapun yang berhasil hingga akhir, dia akan menyelesaikan Sky Lord, dan hadiah besar akan menanti anda]
[Resiko Player, kematian!]
Sebuah suara dan ada tulisan besar yang ada di atas para Player, tulisan besar itu mengarah pada ujung lorong. Itu artinya, Riki dan Dark Shadow adalah Player ke 1.001 yang masuk. Jadi begitu, setiap 1000 Player masuk maka ujian akan dimulai? Dan hingga kini, belum ada Player yang menyelesaikan Sky Lord.
Dungeon macam apa ini?
”Apakah kamu ingin melanjutkannya, Pria sombong?” tanya Dark Shadow tanpa ekspresi, bahkan dia masih menatap ke depan.
Riki tersenyum. Dia memang cantik, tapi sifat tak pedulinya itu sungguh luar biasa.
”Aku kira, kamu yang akan pulang dan meringkuk di kamarmu. Lalu menutupi wajahmu karena ketakutan,” kata Riki menggoda Dark Shadow.
”Benar-benar besar mulut!” Dark Shadow terlihat kesal dan maju meninggalkan Riki, para Player sudah berjalan lebih dulu dan mengamati apa yang terjadi. Serta, apa yang harus mereka lakukan untuk melangkah lebih jauh di dungeon tersebut.
[”Riki! Berhati-hatilah, kekuatan mengerikan ada dalam energi tiap patung! Mereka adalah mesin penghancur!”]
Nggiiinngg! Ngggiiinggg!
Slash! Slash! Slash!
Puluhan Player Terlogout dan kengerian pun terjadi.
”Tidak!”
”Tolooonnggg!”
Semuanya serba kacau!