Legenda Tombak Halilintar
Double Fokus, Pedang dan Jarum Halilintar
Kaskash diserang dari lima arah berbeda oleh para Player, mereka bersatu untuk memberikan serangan dari berbagai sudut. Mereka harus mencari kelemahan monster besar itu, selalu ada peluang untuk menang. Mereka tidak mau kalah begitu saja, jika mereka diam maka mereka akan dihapuskan tanpa perlawanan.
Karkash melihat arah serangan para Player, dia memutar kapaknya dengan cepat. Energi tercipta, dan para player yang sudah mendekat dihempaskan begitu kuat dengan energi serangan Karkash. Basten melihat celah dari atas, dia menyerang karena melihat celah para Karkash. Serangan Basten dihadang dengan kapak Karkash.
Brush! Klang!
Tangan kiri Karkash masih bisa menimbulkan tekanan energi, dan menghempaskan Player lainnya yang menyerang Karkash. Karkash sungguh kuat, dia masih bisa bergerak dan menghempaskan para player yang menyerangnya dari arah berbeda. Riki juga bagian dari player yang menyerang Karkash.
Karkash menggunakan tangan kiri, energi kosmik muncul di tangan kirinya. Bersiap menghempaskan para Player yang jumlahnya puluhan serta menyerang ke arahnya bersamaan.
Brush!
Serangan Para Player datang, ada energi besar yang mengelilingi tubuh Karkash. Itu adalah kekuatan defensif yang dikeluarkan oleh Ruby. Ruby selalu membantu rekan-rekannya dengan kekuatan sihirnya. Ruby yang diserang oleh beberapa Player, dia masih bisa mengeluarkan defensif kuat yang mengelilingi serta melindungi tubuh Karkash.
Kali ini, serangan balasan dari Karkash. Energi di tangan kirinya masih menyala, dan dia melemparkan energi besar itu ke arah Player. Para Player masih menekan kekuatan mereka pada dinding energi.
Boom!
Ledakan energi, menghempas sebagian besar Player yang menyerang Karkash.
[Player terlog out]
[Player terlog out]
[Player terlog out]
Riki mengayunkan tombaknya. Dia memutar dan menahan serangan energi Karkash. Di saat Player lainnya terkena serangan kuat, meskipun level mereka tinggi. Mereka terhempas, dan langsung terlog out dan hilang. Beda dengan Riki, dia membuat energi defensif dari ayunan tombaknya. Lingkaran energi pedang terbentuk, defensif itu menghadang serangan energi Karkash hanya di bagian putaran yang membentuk dinding energi di depan Riki.
Seorang Player wanita, Nisa. Dia selamat karena berada di belakang Riki, dan tidak terkena efek dari serangan kuat Karkash. Kengerian mulai terjadi, mereka banyak yang sudah terbunuh. Nisa mengucapkan terima kasih para Riki, karena terlindungi dari energi defensif yang diciptakan Riki.
”Tidak masalah, cepatlah pergi. Dia akan melakukan serangan susulan!” kata Riki, Nisa mengangguk dan mundur dengan cepat. Riki melihat Karkash yang tersenyum puas, dia bersiap dengan energi kapaknya lagi. Basten yang semula menahan kapaknya, kini sudah terhempas dan mengalami luka akibat damage yang diterimanya dari tekanan kapak Karkash.
Riki harus cepat untuk mengalahkan Karkash, dia melihat Ruby masih sibuk menghadapi Player lainnya.
Riki menerjang ke arah Karkash, dengan energi kuat. Karkash bersiap dan mengayunkan kapak besarnya ke belakang. Siap berhadapan serangan Riki, di saat para Player masih terluka dan shock. Riki menerjang dengan tombaknya.
[Skill Pusaran Badai diaktifkan]
Aliran halilintar mengelilingi sambaran tombak Riki. Dia melompat ke arah Karkash yang kuat. Karkash mengarahkan kapaknya, energi kuat dibentuk.
Boom!
Energi mereka saling berbenturan, energi pecah. Riki memutar tubuhnya, sekaligus memutar ayunan tombaknya. Ujung tombak sekarang mengarah pada Karkash. Dia melesat dengan cepat, ada celah saat Karkash baru saja mengeluarkan energi. Hal ini menjadi kesempatan emas bagi Riki, monster itu kurang dalam hal refleks cepat.
”Sekarang, Tombak Halilintar!”
[Tusukan Halilintar diaktifkan]
[God Speed diaktifkan]
Kekuatan terkuat Riki yang selalu diulang dan dilatihnya. Tusukan Halilintar adalah Skill tingkat tertinggi yang dimiliki oleh Riki. Dia terus mengasah kemampuan tusukannya, konsentrasi dan kekuatan energi yang disatukan. Dia telah mencapai level tinggi dalam kekuatan tusukannya. Riki berlari dan melesat cepat, membuat energi tusukan tombak dengan kecepatan super cepat.
Woossh!
Karkash melotot lebar, energi sekuat itu. Bagaimana dia bisa memiliki kekuatan penghancur seperti itu? Riki melesat dan kekuatan besar yang membentuk spear pedang raksasa, menuju tubuh besar Karkash. Beberapa Player melihat hal itu, kekuatan sebesar itu hanya dimiliki oleh Player dengan level yang tinggi. Player yang kuat!
Brush!
Klang!
Ada energi yang kuat yang menahan kekuatan tusukan tombak Riki. Lagi – lagi, itu adalah kekuatan dari sihir Ruby. Namun, Riki tak peduli. Dari jauh, Ruby membuat penghalang dengan kekuatan sihirnya. Riki terus menekan dengan energinya, melesat dan maju lebih dalam. Perisai mulai terdorong, Karkash merasakan tubuhnya mulai terbakar karena energi tusukan halilintar mulai menembus armornya.
Krak! Krak! Krak!
Riki terus menekan, energi berpendar. Kekuatan defensif perisai masih kuat, sihir yang memang hebat dari kekuatan Ruby.
[”Riki, kita akan kehabisan energi! Perisai itu sangat kuat!”]
Riki mengerti apa yang dikatakan oleh Tombak Halilintar. Serangan mereka hanya mampu melukai bagian luar dari Karkash. Jika saja tidak ada kekuatan sihir itu. Tubuh Karkash pasti sudah tertembus dengan kekuatan tombaknya. Ini benar-benar merepotkan!
[Kontrol Jarum Halilintar didapatkan, Player mampu mengontrol Jarum Halilintar]
Ini adalah ..., pelatihan yang sudah dilakukannya di dunia nyata. Saatnya untuk menggunakannya. Dia mencoba fokus pada item Jarum Halilintar di sekeliling ujung pedangnya. Tak bisa semua, itu berat dan sulit. Hal itu karena saat ini, Riki sedang konsentrasi menekan dengan kekuatannya. Salah satu Jarum Halilintar keluar dari orbitnya, dia melayang di atas Riki. Cukup satu, Riki masih mampu mengontrolnya dengan baik.
Matanya melihat ke arah Ruby, yang menghadang serangan para Player dan mengontrol energi penghalang sihir pada tubuh Karkash.
[Kontrol Jarum Halilintar, Skill baru dibuat. Serangan energi Jarum Halilintar]
Riki menggerakkan tangan kirinya, mendorong dengan kontrol energinya. Dan, salah satu Jarum Halilintar melesat sangat cepat. Bagai meteor dan Ruby tak menduganya, serangan itu tak bisa ditahan dan menghantam tongkat kecil yang dipegang Ruby.
Prang!
Tongkat kecil pecah, berlian item sihir pun jatuh. Konsentrasi Ruby buyar, dia lebih mengutamakan mengambil item sihirnya. Dia melupakan sihir penghalang defensif yang dibuat untuk melindungi Karkash.
Saat itu, Riki tahu bahwa dia lepas dari kekuatan penghalang. Kesempatan emas yang tak boleh dia sia-siakan. Dia pun menekan dengan kuat dan menembus tubuh Karkash yang besar dan melewatinya hingga turun ke tanah.
”Aku penguasa Gurun! Aku dikalahkan oleh Player rendahan!” teriak Orc Gurun yang tubuhnya pecah.
AAAAAAAAHHHHHHHH!
Brush! Boom!
[Karkash, Orc Gurun dikalahkan. Kapak Penghancur diberikan sebagai hadiah, item drop menjadi miliki Player yang membunuh Karkash]