Legenda Tombak Halilintar

Semangat Para Player

Kecepatan yang tak terlihat, serangan Antgora begitu cepat dan sekaligus menghentikan permainan tiga player yang akan menyerangnya.

Woosh! Brush.

Serangan super cepat, lima player bahkan tak bisa berbuat apa-apa dan mereka segera hilang berganti menjadi data - data yang mulai menghilang.

[Player Terlogout]

[Player Terlogout]

...

Pandangan para Player di Lorong ketiga, tempat Antgora bersemayam. Mereka semua tak bisa mengedipkan matanya, mereka gemetaran. Lima orang yang maju, tim squad yang dipimpin Sony, semuanya terlog out.

Mereka bahkan tidak sempat membuka mulutnya, kekuatan serangan Antgora hanya seperti angin berhembus. Kini, para Player melihat Antgora melewati kelima Player yang terlog out. Dia bergerak pelan dan menjatuhkan dua kakinya ke tanah, bergantian. Kini, dia bersedekap lagi dengan kedua tangannya, enam tangan lainnya terbuka dan mekar ke kanan dan ke kiri. Seperti Ashura, dia adalah dewa kematian.

”Jadi, apakah kalian akan mati bersama-sama, atau satu-persatu? Pilihlah, dan aku memberi kalian waktu 10 detik!” suara yang menggema, memantul dan berakibat efek serangan. Damage pun dirasakan oleh para Player.

[Anda menerima damage magic, Mantel Bajra mengurangi damage yang diterima]

[Perisai Basilisk menahan efek damage dari tekanan Antgora]

Riki melihat ke arah Player lainnya, mereka merasakan efek serangan damage dari tekanan suara milik Antgora. Dark Shadow, dia membuka tangan kirinya ke depan, ada item yang bersinar di pergelangan tangan kirinya. Dia tak terkena efek damage, sepertinya dia memiliki artefak item yang unik untuk menghindari tekanan energi dari kekuatan serangan Antgora.

74 Player tersisa, hingga detik terakhir mereka tidak memilih apapun. Ada yang gemetaran dan menganggap semuanya akan berakhir.

”Bagaimana sekarang pendapatmu, Riki?” tanya Dark Shadow ingin memastikan. Player dalam jumlah sebanyak itu, mereka dibuat ketakutan oleh Antgora yang mengerikan. Kecepatan dan damagenya tidak bisa diukur dan dilihat. Lima Player level tinggi dibunuh hanya dengan melewatinya saja.

Namun, Riki masih bisa melihat dengan konsentrasi tinggi. Antgora, monster itu menebaskan tangan-tangan tajamnya, dan menebas semua Player yang dilewatinya dengan sangat cepat. Kecepatannya luar biasa, kecepatan skill God Speed mungkin belum bisa menyamai kecepatan Antgora.

Klap! Klap!

Riki maju ke depan, dan itu membuat Dark Shadow benar-benar terkejut. Apakah Riki mau menyerahkan nyawanya begitu saja!

”Kamu cukup berani untuk maju, dibanding yang lain. Mereka bahkan tidak bergerak karena gemetar ketakutan, jadi apa yang akan kamu lakukan?” tanya Antgora penasaran.

”Riki! apa yang kamu lakukan?” Dark Shadow mencoba mencegah Riki.

Riki menoleh sejenak ke arah Dark Shadow, ”Apa lagi selain melawan, kita datang untuk bersenang-senang bukan? Karena aku adalah Riki, seorang Legenda yang akan menorehkan namaku dalam puncak Sky Legend!”

Riki mengangkat tombaknya, ujung tombak menjulang ke atas. Sudah saatnya untuk serius bertarung. Tiga kekuatan Jarum Halilintar harus digunakan. Musuh bukanlah lawan yang bisa dikalahkan dengan trik, jadi kekuatan maksimal dan fokus adalah segalanya.

[Fusion diaktifkan]

Splash!

Armor nano menutupi tubuh Riki, setidaknya dengan armor fusion dari Tombak Halilintar, Riki tidak akan terkena damage yang terlalu besar. Dia juga memiliki Perisai Basilisk dan Mantel Bajra.

Booster orb di punggung Riki muncul, Riki sudah mempersiapkan segalanya. Tiga kekuatan dari Jarum Halilintar dipersiapkan. Semua Skill yang sudah dipelajari, semua untuk membuktikan, apakah dirinya sudah berkembang atau belum hingga saat ini. Jika tidak melawan musuh yang kuat, maka Riki tidak akan mengetahuinya.

Riki menoleh ke arah para Player lainnya yang masih terdiam melihatnya.

”Kalian semua bebas memilih, tapi jika kalian tidak melawan maka sama saja kalian membuat musuh tertawa mengejek kalian. Jadi, daripada diam menunggu kematian, lebih baik mati dengan melawan sekuat tenaga!” kata Riki yang berjalan maju kembali, layaknya seorang pemimpin perang yang sedang memompa semangat pasukannya.

Player yang mendengarkan Riki kini mulai menyadari, mereka tidak boleh diam saja. Mereka juga tahu Riki sebelumnya bertarung hebat meskipun levelnya tidak setinggi mereka semua. Saat masuk ke Sky Lord, mereka menghina Riki karena dia Player paling rendah levelnya. Kini, mereka harus mendengarkan kata-katanya. Ia juga sudah membuktikan saat melawan Karkash di lorong sebelumnya.

”Kita pasti bisa menang! Semuanya bersatu, jangan takut!” teriak Player Basten level 151 dari Prancis. Dia melihat semangat Riki yang tak kenal takut, dia pun ikut maju.

”Aku akan membantumu, teman. Jika diam saja, maka kita hanya pasrah pada kematian!” kata Basten yang kini berada di sebelah Riki. Riki pun tersenyum, bantuan akan lebih memudahkan pertempuran.

Player yang lain mulai menyadari, mereka sedang diuji mental mereka. Ini adalah permainan, mati di sini juga bagian dari keputusan mereka. Itu akan menjadi pelajaran berharga mereka di masa depan. Mereka sudah memutuskan untuk masuk ke lorong ketiga ini. Jadi, lebih baik melawan daripada diam menunggu kematian.

”Hah! Sepertinya aku harus belajar lagi agar tidak mudah takut!” Player Henry maju, dia adalah Player dari Amerika dan membawa dua belati. Dia tipikal Player Assasin, melihat semangat Riki dia ikut menjadi berani. Dia menggunakan armor kuat lengkap, dia akan bertarung dengan berani sekarang.

”Jangan tinggalkan aku, aku adalah seorang Penghancur!” Regas maju, dia juga Player dari Prancis yang memakai armor di lengan kanannya. Dia Player dengan pukulan penghancurnya.

Nana tersenyum, Player yang menembak dan membunuh Gomu. Dia mempersiapkan senapannya dan akan memberikan bantuan dari jarak jauh.

Dan, semua Player di belakang kini meyakinkan langkah mereka. Mereka maju dan digerakkan oleh semangat persatuan, mereka menjadi bersemangat untuk tidak takut. Mereka melawan kelemahan mereka dan bertekad untuk melawan sekuat tenaga.

Terakhir, Dark Shadow menyadari satu hal sekarang. Dia yang selalu leveling sendirian dan tak punya teman, selalu berjuang sendiri dan tak kenal siapapun. Kini, dia menyadari satu hal. Memiliki seorang teman lebih menyenangkan daripada apapun di dunia ini, mereka bisa saling menyemangati meskipun sebelumnya mereka semua ketakutan.

Riki ..., apakah dia adalah seseorang yang diutus Tuhan untuknya? Sejak awal dia menolong dirinya dari Bibinya di koridor kampus. Caranya untuk membangkitkan semangat semua orang, apakah ..., Dark Shadow mulai menyadari bahwa Riki spesial. Dark Shadow pun tersenyum, bukan saatnya untuk kagum. Kini, saatnya untuk bertarung bersama. Benar! Ini adalah permainan seperti yang dikatakan Riki.

Setiap permainan harus dimainkan dengan rasa senang. Bukan dengan ketakutan dan kekhawatiran. Ini permainan untuk membuat Player bersenang-senang.

Lengkap sudah, Antgora melihat mereka semua bersiap dan tak takut lagi padanya.

Para Player pun menerjang ke arah Antgora.

Wooosh!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!