Legenda Tombak Halilintar

Jaga Senjata Itu!

Riki masih belum bisa menerima kenyataan sepenuhnya, salah satu dari orang paling berpengaruh di dunia datang menemuinya secara khusus. Riki masih belum mengerti, bagaimana mereka mendapatkan data soal dirinya. Mereka benar-benar sangat paham dalam hal mengintai para player yang bermain Sky Legend.

Riki pun sudah berbincang dengan lelaki yang mengaku, sebagai salah satu dari developer game Sky Legend. Dan, pesan yang disampaikan kepada Riki hanya sederhana. Tombak Halilinntar juga mengatakan, bahwa lelaki bernama Dae Jung dari Korea Selatan itu memang berbicara jujur. Saat Riki keluar dari mobil, Dae Jung dan Ji Won melihat Riki yang keluar dari mobil.

Dan di dalam mobil, Dae Jung memberikan isyarat pada Ji Won untuk bergerak kembali.

”Jalankan mobilnya,” kata Ji Won pada lelaki di depan dan mobil pun bergerak. Mereka sudah bertemu dengan sosok yang memiliki spear dragon atau spear thunder, senjata tersembunyi yang dimasukkan oleh Dae Jung khusus di dalam Sky Legend. Hal itu tidak diketahui oleh empat Developer lainnya, bahkan untuk memalsukan hal itu. Dae Jung memasukkan spear dragon dalam item hadiah random, yang berhubungan dengan kebaikan hati seorang Player.

Dan, Riki Player dari Indonesia yang mendapatkannya. Artinya, sosok Riki yang kini memiliki spear dragon, dia memiliki kebaikan hati di dalam dirinya. Dan, dia tidak memiliki kristal darkness bahkan satu sekalipun. Dia Player yang baik, Dae Jung berharap dia membawa perubahan besar di dalam permainan Sky Legend.

Dae Jung tidak tahu, apa yang akan terjadi dalam perubahan meta terbaru dari Sky Legend. Semua sudah di luar kendali manusia. Perkembangan game ini telah melampaui ekspekstasi dan menjadi perubahan besar bagi dunia.

Dae Jung hanya berharap bahwa Sky Legend akan selalu menjadi baik, menjadi permainan yang menyenangkan bagi semua orang. Dae Jung berharap, kebaikan akan selalu menang. Meskipun itu hanya sebuah permainan Game. Antisipasi Dae Jung dalam membuat spear dragon, adalah untuk membuat kebaikan dan persahabatan bersinar. Melebihi apapun yang ada di seluruh dunia ini.

”Apakah Riki, dia akan menjadi Player besar di kemudian hari, Pak Dae Jung?” Ji Won penasaran dengan pemikiran Bosnya. Dia penasaran, apa yang dipikirkan oleh Pak Dae Jung yang selalu bersemangat itu.

Dae Jung tersenyum, ”Aku tidak tahu, Ji Won. Aku hanya melihat semangat dan kebaikan dari sosok pemuda itu. Kita sudah tahu, ada sesuatu di dalam Sky Legend. Ada bom yang ditanamkan dalam Game, yang sudah berpengaruh hingga di dunia nyata. Pencapaian yang besar, diikuti resiko yang besar! Ada yang menanamkan bom waktu, dan aku hanya bisa menanamkan seorang yang bisa memadamkan detak bom waktu tersebut.”

Dae Jung terseyum, dan Ji Won masih memikirkan makna di balik perkataan pak Dae Jung tersebut.

Mobil itu melaju, mereka jauh-jauh datang dari Korea Selatan. Mereka datang hanya untuk menemui seorang Player dengan level 115. Player dari negara Indonesia, negara yang tidak pernah lolos dari kualifikasi selama tiga kali berturut-turut. Player itu, Riki bahkan tidak pernah disorot media dan berjalan seorang diri.

Namun, Ji Won tahu satu hal. Pemuda bernama Riki itu, dia memiliki ketenangan dan semangat yang kuat dari sorot matanya.

Mereka akan menantikan, apa yang akan diperbuat Player Riki di masa depan. Apakah, harapan Dae Jung bisa membuahkan hasil seperti ekspektasinya. Senjata yang dibekali dengan tingkat legendary dan pemikiran AI program.

Mereka tidak tahu apa yang terjadi di masa depan, tapi mereka berharap yang terbaik. Dan, mereka akan selalu memantau harapan mereka. Player Riki di kemudian hari akan melakukan terobosan apa di dalam game.

Satu hal yang pasti, senjata spear dragon itu tidak mungkin hanya kebetulan di miliki pemuda bernama Riki itu. Meskipun, awalnya dia adalah Player lemah dan payah! Dia telah berkembang sejauh ini. Dia pasti menemukan sesuatu!

***

Riki berjalan setelah keluar dari mobil yang dikendarai oleh Dae Jung dan Ji Won. Riki melihat mereka menghilang dari jalan raya dengan mobil mereka. Riki menutup kepalanya dengan jaket hoodie, kampus masih ramai dan mereka merekam sosok yang akan menjadi perwakilan Indonesia untuk turnamen dunia.

Riki tidak peduli akan hal itu. Dia menuju motornya untuk pulang, saatnya untuk bertarung dan bersenang-senang lagi di dalam Sky Legend.

[”Apa kamu masih memikirkan kata-kata mereka, Riki?”] tanya Tombak Halilintar di pergelangan tangan Riki, kamuflase di gelang yang dipakai Riki.

Riki berjalan menuju arah motornya, ”Aku tidak tahu, Tombak Halilintar. Namun, aku percaya pada mereka. Mereka berharap lebih kepada kita di masa depan. Dan, aku tidak tahu apa yang terjadi di masa depan. Kita hanya akan terus bergerak untuk menjadi yang terbaik, dan aku akan mencapai Puncak di Sky Legend!”

[”Bagus Riki, tak peduli apapun. Aku suka itu!”]

Riki mencapai motornya, dia menghidupkan motornya. Saat banyak orang tengah ramai dan masih memperbincangkan sosok mahasiswa yang dipanggil Rektor. Riki melaju motornya, dia tak peduli apapun. Dia hanya ingin mencapai Puncak dengan kekuatannya.

Motor melaju. Riki masih mengingat percakapan dirinya dengan Pak Dae Jung dan Ji Won. Apakah itu berarti, mereka yang merancang senjata Tombak Halilintar? Namun, Riki yakin mereka benar. Mereka tidak menginginkan senjata itu, melainkan hanya untuk membuat perubahan besar di Sky Legend. Mereka sangat berharap senjata itu menjadi sumber kebaikan bagi semua Player di Sky Legend yang sudah mencapai puncak segalanya. Permainan ini sudah menguasai segala hal di dunia ini.

Permainan yang sudah mendunia, dan mempengaruhi kehidupan semua orang di dunia ini.

Riki teringat kata-kata pak Dae Jung.

”Riki, Aku yang mendesain Spear Dragon dan kini kamu memberinya nama Tombak Halilintar,” mata Dae Jung saat itu menatap Riki yang masih duduk tenang di hadapannya.

”Jaga Spear Dragon! Ubahlah seperti apa yang kamu inginkan dan buat Sky Legend menarik untuk dilihat semua orang!”

Harapan besar, dari orang yang menciptakan Spear Dragon. Ada sesuatu yang belum diungkapkan pak Dae Jung pada Riki. Ada sesuatu yang tersembunyi dari balik pesannya.

”Jaga Spear Dragon! Dia akan menjadi salah satu penentu dari puncak permainan Sky Legend!” ucapan Dae Jung selalu terngiang di pikiran Riki.

[”Padahal, aku tidak perlu dijaga bukan, Riki?”] kata Tombak Halilintar menimpali.

”Kamu berisik, Tombak Halilintar!”

Brooooooommm! Motor melaju kembali.

Motor terus melaju, tak ada lagi yang harus dipikirkan. Riki harus mempercepat segalanya, Dungeon terakhir dari Kaukatus menunggunya. Legenda akan dimulai kembali. Hari ini, Riki paham, bahwa pencipta dari Spear Dragon atau Tombak Halilintar adalah lelaki yang baik. Dia memiliki mimpi untuk membuat semua orang bersenang-senang, dan dia memiliki semangatnya untuk menyebarkan kebaikan.

Wuusssshhh!

[Anda telah meningkatkan pemahaman dan kecerdasan anda, berpikir akan membuat anda menjadi orang yang mampu berpikir dengan bijak!]

Suara mekanis. Sistem terlihat muncul di depannya.

Sistem di dunia nyata. Semua ini memang aneh! Riki juga tidak menceritakan bahwa dia memiliki Tombak Halilintar yang bisa keluar dari game. Riki juga tidak menceritakan bahwa dia memiliki status window di dunia nyata. Apakah semua orang bisa percaya dengan apa yang dialaminya?

Semua ini masih menjadi misteri bagi Riki, tidak semua orang akan menerimanya. Mungkin, dia akan dikatakan gila jika menceritakan hal itu.

Riki sampai di rumah, dia melihat Ibunya dan dia pun makan. Ibunya menyapa seperti biasanya. Riki sudah menjual begitu banyak kristal di shop game. Dia sudah memesan rumah yang mewah untuk ditinggali dirinya dan keluarga. Dia sudah memesan Rumah pada Property dengan lokasi yang masih hijau. Dan, tentu saja tidak jauh dari rumahnya sekarang.

”Ibu ..., aku akan pergi bermain Game. Aku sudah makan.”

”Kamu sudah shalat?” tanya Ibunya.

”Baik, saya akan shalat. Setelah itu, aku akan kembali ke Sky Legend!”

Ibunya terseyum, ”Berbuatlah yang terbaik, jangan pernah berhenti bergerak untuk berbuat kebaikan. Meskipun hanya di dalam game, dan Ibu tidak tahu apa yang kamu kerjakan. Tuhan melihatmu.”

Riki tersenyum, ”Tentu saja Ibu, aku akan selalu mendengarkanmu.”

Riki memasuki kamarnya. Dia melakukan shalat terlebih dahulu, siang itu perjalanan legendanya akan dimulai kembali.

[Selamat datang di Sky Legend]

[Memasuki Kaukatus, anda meneruskan permainan]

[Dungeon tingkat lima terakhir dari Kaukatus, Misi anda semakin dekat!]

[Bahaya! Dungeon terakhir di Kaukatus. Anda akan menerima dua pilihan, Mati atau menjadi pemenang. Tingkat bahaya Dungeon, Puncak dari Pertarungan]

[Apakah anda ingin melanjutkan? Ya dan Tidak]

”Berisik! Apa kamu pikir aku datang untuk pulang!”

[Ya]

Splash!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!