Legenda Tombak Halilintar

Dua Ksatria Naga, Double Power

Serangan dari Ksatria Biru terus menyerang Riki, kecepatan serangan disertai damage yang kuat. Ksatria Biru begitu bersemangat untuk menjatuhkan Riki.

Woosh!

Dia cepat juga! Batin Biru.

Riki terus menghindari serangan tersebut. Dia harus mencari celah yang tepat untuk mengalahkan lawan kuat kali ini. Serangan dari arah lain, sepertinya ksatria Merah masuk ke pertarungan.

Klang! Klang!

Serangan dari kedua ksatria membuat Riki terdesak.

[Mantel Bajra fusion pusaran badai]

God Speed. Riki menghindar ke belakang cukup jauh. Dia mempersiapkan kekuatan lagi. Keduanya memang menyusahkan jika bertarung bersama-sama. Riki bahkan mundur di dekat dinding, yang di dekatnya terdapat banyak tabung dan layar.

Wooosh!

Serangan dari Biru datang lagi dengan cepat, tidak mau memberi kesempatan Riki untuk mempersiapkan diri. Riki bergerak lagi dan berada di sisi dekat dinding yang lain. Saat menghindari serangan itu, serangan dari arah berlawanan datang dan menerjang dengan tendangan memutar dari atas dan menghempaskan Riki. Serangan itu dari ksatria Merah yang melihat celah pada Riki.

Tanpa Tombak Halilintar, pertarungannya jadi cukup sulit. Ini adalah pertarungan dengan menggunakan tangan kosong. Jadi, Riki menggunakan dua tangannya untuk menahan tendangan memutar dari atas milik Ksatria Merah tersebut.

Brush!

HIIAAAAAAA!

Riki terdorong ke bawah, lantai di bawahnya bahkan pecah karena menahan tekanan dari tendangan Ksatria Merah.

Crak! Prak!

Riki masih di bawah tekanan Ksatria merah dan dari arah kanan, cakaran Ksatria Biru sudah datang. Kekuatan yang sudah dilapisi dengan energi naga, tekanan yang kuat mengiringi serangan dari Biru. Riki masih dalam tekanan, tak ada yang bisa dilakukan karena dia sulit lepas dari Ksatria Merah yang masih memberikan serangan energi.

[Light Speed diaktifkan, Teleportation Speed]

Splash!

Riki bertukar posisi dengan Ksatria Biru dalam waktu sekejap. Kini, Ksatria Biru yang berada terjepit serangan dari Ksatria Merah. Riki dengan posisi akan memukul Ksatria Biru. Kesempatan bagi Riki untuk menghabisi Ksatria Biru, karena dia dalam kondisi di tekan Ksatria Merah. Kekuatan memindahkan posisi memang sangat membantu Riki dalam posisi terjepit seperti ini.

Brush!

Booomm!

Bagaimana bisa!

Riki kaget, dia berpikir triknya berhasil. Namun, dia terpental ke belakang. Dia tak menduga bahwa pukulannya yang hampir mengenai Ksatria Biru, dihadang langsung oleh tendangan Ksatria Merah yang dibelokkan ke arahnya.

[Fusion kekuatan Ksatria Emas dan Ksatria Perak memiliki kemampuan sense tinggi. Mereka mampu mengenali dengan cepat melalui penggabungan serangan keduanya]

Dengan kekuatan sense, gabungan kekuatan mereka telah mencapai puncak. Dalam sekejap, meskipun sudah menggunakan perpindahan posisi. Ksatria Merah langsung mengenali dan menghadang pukulan Riki dalam waktu super cepat.

Ini benar-benar merepotkan!

Riki dipaksa mundur, dan Ksatria Merah juga terpental ke belakang. Dua Ksatria bersiap kembali dan bersebelahan, Riki pun bersiap kembali. Mereka sudah mulai memahami arah serangan lawan, sehingga mereka harus mempersiapkan strategi dalam pertempuran ini.

Pertarungan ini murni dengan menggunakan tangan kosong. Apa maksud dari pertarungan ini? Riki tidak menggunakan senjata, lawan yang dihadapi juga demikian. Mungkin, ini adalah ujian dengan kekuatan fisik. Riki pun mulai dengan kekuatan fisiknya, dia sudah berlatih selama ini di dunia nyata untuk melatih kekuatan fisiknya. Dia harus siap jika tidak memiliki senjata saat pertarungan.

”Manusia, apakah kamu menyerah tanpa menggunakan senjata? Jika kamu menyerah, kamu bisa keluar dari Dungeon ini dengan cara hidup dan kami akan membiarkanmu! Namun, jika melawan. Maka, kehancuran akan kamu dapatkan, Manusia!” kata Ksatria Merah mencoba menghancurkan mental Player Riki.

Riki memikirkan strategi selanjutnya, tanpa pedang maka skill-skill yang dipelajari dengan tombaknya juga tak bisa digunakan. Hal itu karena Skillnya berhubungan dengan Tombak Halilintar. Dia hanya punya kekuatan Jantung Naga dan Pukulan Gigantic. Pukulan yang juga dipelajari di dunia nyata, dan juga skill dengan menyerap energi raksasa dari setiap pertarungan yang sudah dilakukan.

Apakah hal itu cukup untuk mengalahkan dua keturunan Naga di depannya tersebut? Bahkan, dua Ksatria Naga itu belum mengeluarkan energi terkuat mereka.

”Ksatria Naga, kalian sudah menunggu di sini cukup lama bukan? Sudah saatnya kalian istirahat! Dan aku akan mengambil, kunci Zephyr itu!”

”Manusia sombong!” teriak Ksatria Biru, ”Buktikan saja omong kosongmu itu!”

Ksatria Biru terpancing emosi dia maju dan energinya meluap. Kecepatan dan juga serangan damage energi yang kuat. Riki juga memahami akan hal itu, sensenya menyadari bahwa kekuatan lawan bukanlah musuh biasa.

[Damage serangan Ksatria Merah dan Ksatria Biru, mereka memiliki kekuatan energi Naga dan memiliki damage penghancur yang sangat kuat]

Brush!

Saat pertemuan kedua pukulan terjadi, Riki sudah merencanakan strategi. Kecepatan Riki sudah dipersiapkan, pukulan dari Ksatria Biru itu dihindari dengan cepat. Riki mengambil jalur kiri bawah sebelum kedua pukulan bertemu. Ksatria Biru kaget, manusia itu tidak mau berhadapan secara langsung dan mengambil trik. Riki melewati pukulan Ksatria Biru, mengambil sisi bawah dan melihat celah pada sisi perut kanan Ksatria Biru.

Kesempatan pukulan, ditarik dengan kuat oleh Riki. Saatnya membalas! Riki sengaja membuat Biru kehilangan kendali dan memancing emosinya.

Brush!

Booom!

Riki kaget, pukulan kuat sudah berada di atasnya. Serangan kuat mengarah padanya. Ksatria Merah datang dan sudah menyadari kecepatannya. Triknya tak bermanfaat karena setelah melewati Biru, Merah sudah datang dengan pukulan kuat dari atas. Riki terpaksa melepaskan Ksatria Biru dan menghadang pukulan dahsyat dari Ksatria Merah.

Wooshh!

Tempat itu bergoncang, Riki terpental ke belakang dan Ksatria Merah melompat ke belakang. Keduanya mengambil sisi lain. Energi yang kuat meledak.

[Sense Ksatria Merah dan Ksatria Biru saling terhubung]

Jadi begitu rupanya! Ketika salah satu sudah menyadari bahwa dia tertipu, maka salah satunya akan menyadari hal itu. Mereka ini seperti satu jiwa dalam dua jasad. Pantas saja, trik Riki untuk memisahkan mereka dan menghancurkan salah satu dari mereka terlebih dahulu. Gagal total, serangannya terbaca oleh ksatria Merah.

”Bagaimana, Manusia. Apakah kamu sudah menyadari kekuatan kami?” Ksatria Merah mempersiapkan energi di tangannya kembali, ”Ini pilihan terakhir untukmu, kami tidak akan menawarkan pilihan lagi padamu!” Merah kembali memberikan pilihan pada Riki untuk menyerah saja dari memiliki kunci Zephyr.

”Ah! Tetap sama, Dua Ksatria Naga. Aku datang di sini untuk mengambil kunci Zephyr, jadi lupakan tawaran tidak berguna itu. Tidak perlu basa-basi dan mari bertarung!”

Woosshh!

Dua Ksatria Naga maju, mereka adalah pasukan yang dipercaya oleh Rasson. Mereka akan menjaga Zephyr dengan nyawa mereka. Riki maju, dia juga menggunakan kekuatan tangannya untuk bertarung.

[Aktifkan Pukulan Gigantic, pukulan raksasa yang diperoleh dari mengalahkan Monster]

HIIAAAAA!

Booomm!

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!