Pasukan Langit

Aku Lawanmu, Kakek!

Pasukan bela diri bahkan tak percaya dengan kata-kata Gayatri barusan, dia benar-benar membuat Lord Demon marah dan bahkan menyebutnya dengan Shura. Nama asli dari Lord Demon. Lao sendiri merasa kaget adiknya begitu berani dan bahkan mempertaruhkan nyawanya sendiri, jika Lord Demon marah dan langsung menargetkan Gayatri maka hal itu akan merepotkan bagi Gayatri.

Pasukan kegelapan bahkan langsung meradang, mereka bahkan tak terima tuan mereka yang terhormat bahkan dihina demikian menyakitkan. Mereka yakin, Lord Demon akan marah dan langsung menyatakan perang saat ini juga. Mereka pun semuanya bersiap dan mengangkat senjata-senjata mereka.

Delapan Iblis Pemusnah pun merasa dihina dengan hinaan pada Shura. Mereka sudah mendapatkan luka dan kesumat marah pada pendekar bela diri dengan kematian Jonas dan Marie. Sekarang, bahkan seorang wanita dari pasukan bela diri menghina Shura. Mereka bersiap hendak melumat semua pasukan bela diri. Energi kegelapan sudah memenuhi seluruh tempat dan para pasukan bela diri pun bersiap segera.

Gayatri benar-benar membuat kemarahan besar bagi pasukan kegelapan. Pasukan bela diri bahkan harus bersiap dengan kemarahan yang besar yang akan dibalaskan Lord Demon.

Gayatri pun merasa bahwa jika mereka benar-benar marah dan langsung menyerah, hal itu akan menimbulkan kerugian besar bagi pasukan bela diri. Namun, dia percaya pada Aji dan melakukan hal ini. Apapun yang terjadi, semua sudah terlewati. Mereka harus bersiap siaga karena pada akhirnya benturan kekuatan besar ini akan terjadi juga.

”Bagus! Bagus!” Lord Demon tampak tersenyum, dan itu membuat semua orang kaget dengan reaksi dari Lord Demon setelah dihina sedemikian rupa.

”Pasukan bela diri sudah memiliki kekuatan untuk melawan pasukan kegelapan dengan terang-terangan. Kali ini, kami pasukan kegelapan akan mengambil alih dunia dan menjadikan para pendekar bela diri berada di bawah kaki kami. Tidak penting penghinaan pada kami, aku tetap akan menunggu waktu lima menit dengan baik,” kata Lord Demon.

Apa yang terjadi pada Lord Demon?

Pasukan kegelapan bahkan tak percaya bahwa Lord Demon yang biasanya bisa marah dan menghancurkan sesuatu. Namun, kali ini dia bisa begitu tenang dihina oleh pasukan bela diri bahkan oleh seorang yang tidak dikenal namanya.

Lord Demon dapat menahan dirinya dengan baik dan tidak tersulut emosinya. Hal itu membuat Gayatri menjadi lega, benar kata Aji. Dia harus menghina Lord Demon dengan baik dan saat itu sebenarnya serangan mental bagi Lord Demon sudah dilakukan. Lord Demon tidak akan tenang lagi dalam bertindak, di dalam dirinya dia menahan gejolak kemarahannya.

Lord Demon adalah tipe orang yang sangat temperamen, tapi dia mampu bertahan terhadap emosi untuk meraih kemenangan yang diinginkannya. Kata Aji, Lord Demon akan berusaha menahan dirinya dari bertindak brutal. Dia ingin terlihat sebagai raja yang bijaksana ketika akan mengusai seluruh dunia.

Ketika dihina oleh orang, dia mencoba tetap bijak. Hal itu kelemahan dari Lord Demon. Meskipun terlihat tenang dan santai, di dalam jiwanya bergejolak amarah dan keserakahan. Saat itu terjadi, dia akan bertindak dengan tidak lagi mempertimbangkan rasionalias. Saat orang kehilangan rasionalitas, dia akan bertindak dengan acak dan tidak lagi tersusun sesuai dengan apa yang sebelumnya dia rencanakan.

Apakah Aji memang mengetahui segala hal soal Lord Demon? Selama ini, Gayatri hanya menyembunyikan penasarannya pada sosok Aji. Seorang pemuda yang seperti sudah sangat bijak dalam menghadap segala permasalahan. Dia sendiri kagum dengan pemuda itu karena kekuatan dan juga kebaikan hatinya, selain itu ketenangan dan juga langkah-langkahnya seolah diperhitungkan dengan sangat baik.

Kali ini, Gayatri memahami bahwa Aji bukanlah sosok pemuda biasa. Dia seperti seorang utusan dari langit untuk membantu para pendekar bela diri, untuk menghadang penyerangan dari Lord Demon yang sangat kuat.

Gayatri sebenarnya juga gemetaran menghadapi tekanan dari Lord Demon. Namun, dia merasa yakin karena Aji memintanya melakukan hal ini, dan hanya Gayatri yang bisa membuat keadaan bisa berbalik baik bagi pasukan bela diri dan merugikan pasukan kegelapan.

Hari ini, akan menjadi hari bersejarah bagi Gayatri. Semua orang akan mengingatnya sebagai sosok yang berani melawan ucapan dari Lord Demon. Terlepas apakah peperangan ini akan dimenangkan oleh pasukan kegelapan atau pasukan bela diri.

Gayatri adalah sosok yang berani keluar dan menantang Lord Demon dengan keberanian dan kata-katanya yang menusuk. Dia mampu memutarbalikkan keadaan yang sebelumnya nampak memperlihatkan pasukan bela diri yang bisa ditindas seenaknya.

Semangat pasukan bela diri pun tiba-tiba seperti didongkrak naik. Mereka merasa bahwa Gayatri sudah membuat mereka berani untuk melawan. Jika seorang pendekar muda saja berani melawan dan tak takut pada pasukan kegelapan, kenapa mereka ketakutan dengan kekuatan Lord Demon selama ini?

Benar juga, ucapan penghinaan dari Gayatri bahwa Lord Demon seperti anak kecil yang merengek karena tak diberi permen. Sungguh, kata-kata itu menunjukkan kalau pasukan kegelapan tidak harus ditakuti sama sekali. Mereka semua seperti anak kecil yang meminta jatah untuk membelikan permen. Jadi, kenapa mereka harus takut.

Pasukan bela diri tak lagi gemetar, mereka bersemangat untuk menyongsong serangan dari pasukan kegelapan. Kematian di depan mata pun mereka merasakan tak lagi menyakitkan dan mereka seolah sedang bermain. Itu adalah ucapan dari Gayatri yang membuat mereka tak lagi takut pada kekuatan pasukan kegelapan.

Energi dari pasukan bela diri pun memancar dari tiap pendekar. Mereka sudah bersiap dengan serangan apapun dari pasukan kegelapan. Lord Demon merasakan hal itu, dia merasa bahwa pasukan bela diri tidak seperti yang direncanakannya bahwa mereka akan ketakutan sejak awal pertemuan.

Merasa sudah tak bisa lagi tenang dan waktu lima menit yang diberikannya benar-benar habis. Lord Demon mengangkat tangan kanannya. Dia sudah menahannya cukup lama hingga lima menit. Rasanya sungguh menyakitkan untuk bertahan karena dihina orang. Kali ini, dia sudah tak bisa lagi berpikir tenang.

Dia memberikan kode melalui tangan kanannya. Energi kegelapan melingkup tangan kanannya, dan kedua orang yang sudah dihidupkannya yaitu saint Ganada dan saint Yonan tampak membuka kepalanya kearah pasukan bela diri. Seolah mereka bangun dari tidur mereka.

Lord Demon ingin memberi pelajaran langsung pada pasukan bela diri. Awalnya, dia ingin menunjukkan kedua saint itu untuk membuat mereka gentar. Tapi, tidak untuk sekarang dia langsung menggerakkan keduanya.

Kedua saint dalam mode kegelapan itu semakin kuat memendam energi, dan seolah semakin melebar energi kegelapannya. Kekuatan mereka sangat kuat karena setiap orang di sekitar mereka semua, baik dari pasukan bela diri maupun dari pasukan kegelapan merasakan hawa energi yang kuat dan menyebar dari keduanya.

Tangan Lord Demon terbuka sambil memberi kode serangan. Dua sosok yang merupakan Dua Legenda itu melompat dengan kekuatan penuh mereka. Satu di antaranya memegang tongkat yang dibentuk dari energi kegelapan, dan satunya yaitu fisik dari Ganada juga memunculkan dua belati yang terbentuk dari energi kegelapan.

Fisik Yonan membentuk energi kegelapan yang berputar-putar di tongkatnya. Tongkatnya pun dihentakkan ke tanah dan bumi bergetar di depannya. Pasukan bela diri mengalami goncangan. Fisik Ganada juga melesat dengan sangat cepat dan bahkan itu adalah kecepatan super tinggi dengan energi kegelapan.

Fisik Ganada seperti halilintar yang diselimuti awan hitam dan bergerak dalam kecepatan penuh. Saat para pendekar sedang mengontrol tubuh mereka karena serangan getaran dari fisik Yonan yang kuat. Fisik Ganada bergerak bukan ke arah para pendekar dengan kecepatan tinggi tersebut. Dia menuju arah dimana Gayatri sedang di udara.

Wuush!

Serangan itu sangat cepat, saking cepatnya Gayatri yang bisa merasakan energi sudah membuka matanya lebar-lebar, karena fisik Ganada sudah berada beberapa meter di depannya dengan kekuatan penuh dan siap mencabik-cabik Gayatri.

Semua pendekar menyadari bahwa meskipun kedua penyerang itu adalah sekedar fisik dari dua Saint, tapi kekuatannya seolah memang luar biasa. Seperti dalam catatan sejarah dan juga sesuai dengan ketika mereka pernah melihat keduanya saat hidup. Kekuatan itu bahkan setara dan perbedaannya hanya pada energi yang dipakai keduanya.

Kini, fisik Ganada dan fisik Yonan menggunakan energi kegelapan sebagai sumber kekuatannya. Dan, kekuatan mereka sungguh seimbang dengan ketika mereka masih hidup sebagai pendekar dari pasukan bela diri dengan energi kebenaran dan bercahaya.

Para pendekar tidak menyadari serangan dari fisik Ganada yang bukan menyerang parap pendekar bela diri di bawah. Dia yang merupakan penjelmaan Ganada dengan kekuatan hitam itu menyerang Gayatri yang berada di udara. Apakah Gayatri bisa selamat dengan serangan yang sangat kuat itu?

Para pendekar dan Pasukan Langit lainnya bahkan tak mengira jika sasaran dari serangan fisik Ganada adalah Gayatri. Artinya, itu semua karena perintah dari Lord Demon yang menginstruksikan fisik kedua saint menarget pada Gayatri.

FisikYonan yang membuat serangan sihir getaran yang seolah memerangkap para pendekar. Fisik Ganada menyerang ke arah Gayatri. Gayatri bahkan tak punya kesempatan untuk melakukan perlawanan, dan dia sekedarnya membuat penghalang serangan dengan energi defensenya. Defense penghalang itu sekitar lima meter dan dibuat dengan cepat oleh Gayatri. Fisik Ganada terus maju dan mengayunkan kedua belati kegepan itu pada penghalang.

Prang!

Penghalang pun pecah, luar biasa. Penghalang itu dihancurkan dengan sekali serangan. Fisik Ganada terus melaju  ke arah Gayatri. Fisik Ganada kembali akan menyerang Gayatri, tapi sebuah senjata energi berbentuk gerigi yang sangat besar, mencoba memisahkan serangan fisik Ganada. Itu adalah serangan energi dari Lao. Dia melindungi adiknya.

Woosh!

Cakram energi itu berjumlah beberapa cakram energi yang menyerang fisik Ganada, dari empat sisi dan dengan cepat menyerang fisik Ganada.

Splash!

Kena! Lao merasa serangannya kena dan setidaknya berharap dapat memberi kesempatan pada Gayatri, untuk segera menghindar dan mempersiapkan kekuatannya. Namun, serangan cakram gerigi energinya itu pecah dan tak mengenai apapun. Kecepatan fisik Ganada bahkan mencapai titik seperti kecepatan saint Ganada saat masih hidup dahulu.

Sudah tak ada waktu!

Fisik Ganada bahkan sudah dua meter dan melaju ke arah Gayatri, dan berputar dengan mengayunkan kedua belatinya sambil berputar sangat cepat. Gayatri seolah sulit menghindari, karena dia memang tidak siap sejak awal. Dia mengalirkan energi pertahanan dan bersiap menghadang dengan kekauatan energi jarak dekat.

Trang!

Serangan dua belati hitam dari fisik Ganada ditahan oleh dua senjata yang sama kuatnya. Gayatri kaget dan melihat sosok wanita yang tiba-tiba sudah ada di depannya, sesosok wanita menangkis serangan dari fisik Ganada.

Itu adalah Barsha. Benar, benturan energi dari kedua belati yang saling bertemu dan energi saling mendorong, mengisyaratkan pada Gayatri untuk mundur dan mempersiapkan dirinya kembali.

Barsha melihat dan menahan serangan dari fisiknya Ganada, mata Barsha membulat dan dia sedang berhadapan dengan fisik dari kakeknya.

”Akulah lawanmu, Kakek Ganada!”

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!