Pasukan Langit

Barsha dan Alicia Memulai Misi

Barsha menyadari bahwa saat kedua saint mulai menyerang, dia yang harus menghentikan fisik kakeknya, saint Ganada. Saat fisik dari Ganada menyerbu para pendekar, Barsha juga sudah bersiap menggunakan Ghost Speed ultimate. Tidak diduga kalau fisik Ganada yang dikendalikan oleh Lord Demon itu langsung mengarah pada Gayatri. Artinya, Gayatri adalah target utama kemarahan dari Lord Demon.

Melihat kekuatan dari fisik Ganada, Barsha langsung melesat ke arah Gayatri dan menghadang serangan dari fisik Ganada itu dan menghadang tepat di depan Gayatri.

”Akulah lawanmu, Kakek Ganada!”

Fisik Ganada tidak menjawab, di hanya mendesis seperti ular kobra. Barsha sempat sedih, kakek yang dicintainya itu menjadi kekuatan kegelapan. Namun, dia kembali ingat pesan dari Aji. Aji berpesan bahwa dalam perang nanti, Barsha harus bisa melawan kakeknya sendiri dan menghilangkan perasaan sebagai keluarga. Fisik Ganada saat ini sekedar makhluk klon ciptaan dari Lord Demon, dengan perantaraan artefak Blood Supreme. Itu semua tipuan untuk membuat pasukan bela diri menjadi lemah mentalnya.

Fisik Ganada menjadi lebih ganas dan menekan kekuatan dari Barsha. Barsha juga menekan dengan kekuatannya. Saat inilah, saat dimana Barsha harus mengeluarkan semua kekuatannya yang telah dipelajarinya.

Pelatihan neraka dan penyerapan artefak Heart Dragon, adalah jalan menuju ketinggian dalam kekuatan serangan dan kecepatan seorang assassin. Barsha tidak akan mundur lagi dan dia akan menjadi sosok yang tinggi melebihi kekuatan kakeknya di masa depan. Itu adalah tekad yang dipegang oleh Barsha dengan kuat.

Aji juga menjelaskan satu hal penting. Kedua saint yang sudah dipanggil kembali oleh Lord Demon dengan kekuatan kegelapan, adalah energi kegelapan yang disatukan untuk membentuk ulang tubuh meskipun hanya mendapatkan salah satu bagian dari tubuh orang yang meninggal tersebut. Meskipun hanya rambutnya semata dan meskipun itu hanya sehelai rambut.

Satu hal penting itu adalah, kekuatan dari orang yang dihidupkan oleh Lord Demon memiliki kekuatan yang sama persis dengan kekuatan orang itu ketika dia hidup terdahulu. Artinya, Barsha kali ini bukan melawan kakeknya sendiri, melainkan sosok yang memiliki kekuatan yang sama kuatnya dengan saint Ganada semasa hidup.

Ini akan menjadi pertarungan yang akan membuat Barsha menggunakan kekuatan penuhnya. Dia tidak bisa main-main melawan kekuatan dari makhluk yang kini dengan fisik kakeknya, tapi diselimuti dengan kegelapan energi pekat yang mengelilingi tubuhnya.

Lord Demon kaget karena ada sosok yang berani menghadang kekuatan setara, dengan saint Ganada yang kini telah dibangkitkan dengan kekuatan kegelapan. Kekuatan Ganada sendiri tentu sangat besar dan bahkan disebut sebagai Tiga Legenda. Namun, sosok perempuan datang dan menghadang serangannya yang juga memakai dua belati.

Lord Demon memberi isyarat pada fisik Ganada untuk terus menyerang. Dia pasti bisa membuat kedua wanita di depannya itu kalah dengan kekuatan seorang saint.

Fisik Ganada terus mendorong dengan energi gelapnya, energi semakin meluap dan membuat serangan dari fisik Ganada mendorong maju. Barsha terdorong ke belakang dan hampir mendekat ke arah Gayatri.

Gayatri hendak membantu dengan kekuatan energi yang hendak dibentuknya. Namun, dia mengurungkan hal itu karena teriakan Barsha.

”Gayatri! Mundur, ini adalah urusan cucu kepada kakeknya. Jangan ikut campur! Kamu bantu Pasukan Langit yang lain, Cepat!”

Gayatri tak bisa berkata apa-apa, baru kali ini dia mendengarkan Barsha serius dan marah kepadanya. Gayatri segera paham bagaimana perasaan Barsha, dia ingin menyelesaikan masalah kakeknya dengan kekuatannya sendiri. Mampu atau tidak mampu, itu adalah keputusan dari Barsha dan Gayatri tidak boleh ikut campur.

Gayatri pun mengangguk dan bersiap meninggalkan Barsha, ”Jaga diri baik-baik Ketua! Aku percaya padamu.”

Barsha menganggukkan kepalanya, energi fisik Ganada semakin mendesak Barsha dan pertahanan Barsha pecah. Barsha terdorong jauh ke belakang dan Barsha terus mendur dan mempertahankan kekuatannya. Tenaga Barsha tak cukup kuat, fisik Ganada terus mendorong dengan cepat.

Senyuman Lord Demon nampak terlihat, dia merasa bahwa seorang pendekar muda ingin melawan seorang saint. Itu adalah mustahil! Teror baru saja dimulai, para pendekar bela diri akan merasakan kengerian mulai sekarang karena berani mangabaikannya. Kali ini, Lord Demon merasa senang kembali.

Fisik Nagada terus mendorong Barsha cukup jauh, Gayatri melihat hal itu. Dia ingin membantu tapi kode tangan dari Barsha bergoyang dengan telapak tangannya. Artinya, jangan ikut campur!

Barsha semakin terdesak mundur dan terus didesak, fisik Ganada membuka kembali kedua belati gelapnya dan menyerang kembali dengan kekuaatn besar pada Barsha di udara.

Splash!

Sesuatu berkilauan terjadi. Banyak mata yang kaget dengan peristiwa singkat itu. Sebuah portal dimensi muncul di belakang Barsha. Barsha membiarkan dirinya didorong mundur dan saat itulah. Kedua orang itu menghilang dalam portal dimensi yang muncul tiba-tiba di belakang Barsha. Fisik Ganada mengikuti Barsha dengan kecepatan penuh, dan menghilang di dalam portal teleportasi yang muncul tersebut.

Portal itu pun menghilang, bersamaan dengan menghilangnya Barsha dan fisik Ganada.

Lord Demon bahkan kaget dengan kejadian tak terduga tersebut. Bagaimana bisa hal itu terjadi dengan cepat bahkan tanpa dia sadari. Kekuatan itu hanya terlihat sekilas sebelum menelan wanita dan juga fisik Ganada tersebut. Lalu, kemana mereka pargi. Lord Demon mencoba menyambungkan energi kegelapan yang tersimpan dalam tubuh fisik Ganada.

Dia mencoba berkonsentrasi dan merasakan kemana makhluk ciptaannya itu sekarang.

Di sisi lain, fisik dari Yonan mengeluarkan kekuatan dari tongkatnya dan serangan energi nampak keluar dari tongkatnya. Serangan dengan laser energi itu seperti ribuan panah energi dengan energi gelap yang mengitarinya. Serangan itu dengan cepat menyerang para pasukan bela diri di depannya. Para pendekar pun segera mempersiapkan diri mereka dan menghadang serangan kuat dari fisik Yonan tersebut.

Dulu mereka memujanya karena perjuangannya, tapi kini yang ada di hadapan mereka adalah makhluk panggilan dari Lord Demon dan tak memiliki Jiwa. Mereka akan berusaha untuk mengalahkan saint Yonan palsu tersebut.

Dasatama bersiap dengan pedangnya, dia bersiap menghalangi serangan ribuan energi gelap itu dengan pedang kuatnya. Namun, sebelum dia melakukan hal itu. Seorang wanita turun dengan sangat cepat. Wanita itu, rambut yang panjang dan ada yang terikat saling berputar dan ada yang dibiarkan lurus. Siapa yang tak kenal wanita itu, cucu dari saint Yonan dan dia turun dengan energi kuat yang bersiap menghadang serangan dari fisik Yonan.

Alicia masih melayang di hadapan pasukan bela diri, dan dia mengeluarkan energi pelindung yang sangat besar dan itu adalah sebuah tameng raksasa yang dapat menjadi shield besar. Shield itu mampu menjangkau seluruh serangan dari fisik Yonan.

Serangan itu semuanya tertahan dan meledak di setiap tameng raksasa yang dibentuk oleh Alicia. Dia berusaha menahan setiap serangan tersebut dan mempertahankan shield pelindungnya.

Benturan yang kuat itu bahkan bagai pendar-pendar halilintar yang terus menabrak dan saling berbenturan. Ledakan demi ledakan terjadi di shiel yang dibuat Alicia, para pendekar masih meperhatikannya. Satu dari Pasukan Langit saat ini mencoba untuk menghentikan serangan dari fisik dari Dua Legenda.

Pasukan Langit memang sesuai dengan namanya. Mereka adalah harapan bagi para pendekar dan kehadiran mereka sangat tepat dengan dibentuknya satuan khusus,yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan pasukan kegelapan.

Lord Demon kehilangan konsentrasinya dalam mencari energi penghubunng dengan fisik Ganada. Kali ini dia dikagetkan lagi dengan seorang wanita yang muncul kembali, dan dia adalah dari Pasukan Langit juga yang terlihat dari baju seragamnya. Dia menahan kekuatan dari fisik Yonan yang melancarkan serangan kuat.

Shield itu sangat hebat, tapi terlihat semakin terdorong mundur perlahan-lahan. Lord Demon memerintahkan fisik Yonan untuk terus melancarkan serangan lebih kuat lagi. Hal itu terlihat dari energi yang dibentuk berupa senjata itu lebih besar lagi, dan semuanya mengarah deras kearah shield yang diciptakan Alicia.

Duar!

Duar!

Ledakan lebih besar tercipta di semua sisi shield itu. Beberapa bagian terlihat retak dan Alicia masih berusaha untuk menahan, dan melindungi semua pendekar bela diri dari serangan kakeknya itu.

”Majulah kakek Yonan!” Alicia berteriak dan membungkus serangan dari fisik Yonan dan semuanya seperti ikan yang masuk dalam sebuah jaring dan terperangkah. Alicia meledakkan semuanya dan ledakan besar tak terhindarkan. Ledakan besar itu seperti sebuah ledakan cahaya yang sangat pekat. Mata yang memandang pun menjadi nanar untuk melihar kilauan cahaya yang meledak itu.

Duar! Booom!

Kekuatan ledakan itu sangat besar. Dan, Alicia mampu menahan semua serangan dari fisik Yonan demikian kuat. Artinya, Alicia memiliki kekuatan yang juga besar dan mampu mengimbangi kekuatan dari fisik Yonan dengan baik. Terang saja, seorang cucu tidak akan mengecewakan kakeknya dan memiliki kekuatan yang besar juga.

Cahaya ledakan mulai menghilang, sekilas terlihat sebuah portal teleportasi yang terakhir terlihat dan dua kekuatan baru saja masuk. Semua mata melihat lagi hal yang sama dengan kejadian sebelumnya. Kali ini, sebuah portal teleportasi bergerak dengan cepat dan bahkan langsung membungkus kedua kekuatan yang tengah bertemu, dan menghilangkan dua sosok yaitu Alicia dan fisik Yonan menghilang begitu saja.

Sebelumnya, setelah ledakan besar terjadi. Fisik Yonan langsung menyerang ke arah Alicia dengan cepat. Itu adalah serangan susulan dan saat sudah mendekati Alicia. Alicia nampak tersenyum dan dalam hatinya, rencananya berhasil. Dia harus mengalihkan dengan ledakan kekuatan agar semua menjadi buyar tak terlihat.

Rencananya berhasil, Aji sudah mengingatkannya bahwa ketika sudah siap. Akan ada portal yang akan membawa dirinya dan juga fisik dari Yonan masuk ke dimensi lain, dan di sanalah Alicia harus menyelesaikan tugasnya melawan jasad dari kakeknya sendiri.

Saat fisik Yonan mendekat, sebuah portal teleportasi muncul di belakangnya. Persis seperti yang ada sebelumnya. Portal itu bahkan tidak diam saja, portal itu maju dengan cepat dan menelan tubuh Alicia dan juga tubuh dari fisik Yonan. Mereka menghilang dalam kepekatan portal teleportasi tersebut dan membuat mereka menghilang begitu saja.

Kini, semua pendekar bela diri dan kekuatan dari pasukan kegelapan benar-benar bingung dengan apa yang terjadi. Mereka semua merasa bahwa pertempuran barusan seolah tak pernah terjadi dan tubuh mereka menghilang entah kemana.

Tak berbeda dengan Lord Demon. Dia merasa sudah dipecundangi dengan sangat rapi. Siapa yang melakukan rencana dan membuatnya bahkan tak tahu siapa dalang di balik semua ini?

Portal yang tiba-tiba muncul dan menghilangkan mereka dengan cepat, dan bahkan tak tahu mereka hilang kemana. Hal itu membuat seluruh orang disana menjadi hening karena memikirkan hal tersebut.

Gayatri yang mengetahui rahasia ini, dia melirik ke arah Aji yang juga menatapnya sambil mengangguk, ”Tugas selanjutnya!” seolah, itulah yang dipesankan Aji pada Gayatri.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!