Pasukan Langit
Kombo Barsha dan Alicia
Lord Demon merasa bingung dengan beberapa hal yang baru saja terjadi. Dua kartu penting yang sudah direncanakannya, seolah-olah tak ada pengaruhnya sama sekali. Awalnya, Lord Demon berharap dengan serangan kuat dari kedua fisik dari Dua Legenda, mampu membuat mental para pendekar bela diri langsung turun.
Nyatanya itu semua tidak berpengaruh, bahkan dua kekuatan saja sudah cukup menghilangkan dua kekuatan dari Dua Legenda, yang sudah dibangkitkannya dengan kekuatan besarnya.
Lord Demon mengatukan kedua tangannya, dia ingin merasakan kemana energi dari dua Legenda yang sudah dihidupkannya berada. Jika bisa dijangkau, maka dia akan membuat mereka kembali dengan kekuatan ruang dimensi. Dia mencoba merasakan energi keduanya, energi kegelapan yang ada pada Dua Legenda masih bisa dirasakan oleh Lord Demon. Tapi, mereka berada di tempat yang berbeda, seperti sebuah tempat di ruang dimensi yang berbeda.
Lord Demon tidak bisa merasakan kekuatan kedua makhluk ciptaannya itu berada di seluruh benua ini. Apakah mereka berada di Second World? Benarkah ada di antara para pendekar bela diri yang mampu menggunakan kekuatan portal teleportasi menuju Second World?
Apa yang sebenarnya terjadi. Lord Demon bahkan sampai bingung dibuatnya. Dia merasakan kalau di antara para pendekar bela diri, memang ada seorang yang memiliki kemampuan khusus dan dia selama ini yang selalu merusak rencananya sejak awal.
Rencana pengumpulan senjata masal yang bisa menghilangkan kemampuan perang dari pasukan bela diri. Hal itu terungkap begitu saja seolah ada yang sudah mengetahuinya. Para pasukan Mondu yang sudah diciptakan demikian lama, untuk menggerogoti kekuatan para pendekar bela diri pun ketahuan bahkan di semua benua. Selain itu, rencana dari Bunga Bulan yang dibuat untuk membuat pasukan bela diri saling bertempur.
Semuanya digagalkan oleh kekuatan yang misterius dan belum terungkap hingga saat ini. Kali ini, Lord Demon benar-benar merasakan bahwa ada kekuatan yang tersembunyi dari pasukan bela diri yang benar-benar kuat.
Lord Demon merasakan sendiri kali ini. Mungkin hal ini yang membuat empat dari Lima Gerbang bahkan tak menduganya. Mereka semua dimusnahkan dengan kekuatan yang sudah disiapkan untuk membunuh mereka.
Lord Demon kehilangan kontak energi dengan dua energi dari fisik Yonan dan fisik Ganada. Keduanya terpisah dimensi, meskipun keduanya bisa bertempura dan melawan dua wanita itu. Namun, mereka akan sulit kembali ke dunia ini.
”Semuanya, habisi pasukan bela diri dan bunuh mereka semua!”
Lord Demon sudah kehabisan kesabarannya. Dua kartu penting sudah tak bisa digunakan untuk saat ini, tidak ada jalan lain kecuali mengerahkan kekuatan dari Iblis Pemusnah untuk melakukan serangan secara langsung.
Lord Demon ingin mengetahui, apakah dengan ini semua pasukan bela diri bisa merasa puas dengan menghilangnya dua saint sekarang. Kejutan serangan dari Iblis Pemusnah dan pasukannya yang tak terhitung itu kemudian menyerang dengan cepat. Iblis Pemusnah melompat dengan kekuatan mereka.
Pasukan bela diri kini bersiap, mereka merasa lebih tenang karena fisik dari Yonan dan fisik Ganada sudah tidak ada. Mereka dapat bertarung dengan konsentrasi penuh melawan pasukan kegelapan.
Dua kekuatan besar bertemu, serangan kuat, serangan energi, serangan senjata, benturan energi dan senjata terdengar di semua tempat. Pertempuran besar itu membuat setiap orang merasakan sensasi yang sangat kuat bahwa mereka kini hanya memiliki dua kesempatan, menang atau kalah. Bertahan hidup atau mati.
***
Alicia berada di sebuah tempat yang umum di sebuah tempat terbuka, dengan rumput yang terlihat luas sepanjang mata memandang. Namun, di hadapannya fisik dari tubuh kakeknya, fisik Yonan sudah bersiap menyerangnya kembali.
Tempat apa ini? Alicia masih bingung, dia hanya mendapatkan gambaran dari Aji, kalau di tempat yang akan memindahkan dirinya dan juga fisik Yonan, adalah dimensi yang berbeda dengan dunia.
Bagaimana bisa Aji membuat portal dimensi, yang bahkan tidak terjamah oleh dunia. Apakah ini adalah dimensi yang disebut Second World. Dunia yang terpisah dengan dunia nyata, dimensi yang disembunyikan.
Fisik Yonan menggerakkan tongkatnya, dan serangan kekuatan energi menggulung layaknya gulungan angin yang besar dan seperti ombak. Gulungan itu berisi energi hitam dan Alicia pun bersiap dengan pedangnya yang sudah dialiri energi cahaya.
Alicia menguasai beberapa kekuatan elemen. Dia menaikkan tanah di bawahnya dan menggulung menghadang serangan ombak angin dari fisik Yonan. Kedua kekuatan itu bertemu kembali, dan ledakan energi cukup terasakan membuat bumi bergetar dan angin saling bertabrakan.
Sekejap kemudian, serangan susulan kembali dilakukan oleh fisik Yonan. Itu adalah kekuatan halilintar yang sangat kuat dan memenuhi langit di atasnya. Awan menggulung dan mendekati ke arah Alicia. Halilintar menyambar-nyambar dan mengarah kepada Alicia. Alicia memahami itu semua, dia juga menggerakkan pedangnya dan dari pedang itu angin yang sangat kencang, seperti angin menggulung menghancurkan awan yang sudah dibuat oleh fisik Yonan.
Alicia harus bisa menghalangi setiap serangan dari fisik Yonan. Kekuatannya juga sangat kuat, kali ini Alicia bahkan menyadari kekuatan kakeknya yang sebanarnya. Kata Aji, sosok yang diciptakan Lord Demon dengan Blood Supreme, memiliki kekuatan yang sama persis dengan tubuh yang sudah dibangkitkan itu semasa hidupnya.
Apakah Alicia bisa mengalahkan kekuatan seorang dari kekuatan Tiga Legenda?
Alicia tak peduli lagi, jika Aji percaya padanya maka hal itu sudah cukup untuk membuktikan kekuatannya sekarang. Apalagi, Alicia juga bertanggungjawab untuk menyelesaikan urusan keluarganya. Keluarganya dalam hal ini adalah kakeknya, dia tak boleh membuat para pendekar menderita maka disinilah Alicia akan menghentikan fisik Yonan dan membawa nama keluarganya tetap baik.
Lord Demon itu telah membuat kakeknya dibangkitkan dan harus bertarung melawan para pendekar bela diri.
Duar! Boom!
Suara ledakan yang amat kuat dan dahsyat. Itu bukan berasal dari kekuatan dari fisik Yonan. Itu berasal dari tempat lain. ini adalah tempat yang terpisah dengan dunia nyata. Apakah itu merupakan pertarungan Barsha dengan fisik Ganada?
Benar! Itu bisa terjadi, karena sebelumnya portal teleportasi juga memindahkan Barsha dan fisik Ganada. Mereka lebih dulu dipindahkan, mungkin mereka dipindahkan ke tempat yang sama dengan pertarungan Alicia dan juga fisik Yonan.
Wusshh!
Serangan datang lagi ke arah Alicia. Dia menahannya dengan menyambarkan energi halilintar dari pedangnya. Serangan dari fisik Yonan kembali ditahan oleh Alicia.
Alicia merasa harus mengganggu konsentrasi fisik Yonan, dan pergi ke arah pertempuran di tempat lain dan memastikan siapa yang berada disana. Alicia juga memahami jika berada di dunia ini, mereka tidak akan bisa pergi dari tempat dimensi ini.
Jadi, Alicia tidak khawatir pada fisik Yonan karena dia tak bisa kembali ke dunia nyata. Alicia pun mengeluarkan energi besar dan memunculkan tanda bercahaya di tubuhnya. Tanda di keningnya terlihat seperti tanda api. Dia menggunakan kekuatan api yang besar dan muncul dari tanah dan menggulung tubuh dari fisik Yonan dari bawah.
Brusshhh!
Kekuatan itu mampu membakar apapun di atasnya. Alicia paham kalau kekuatan itu tentu tidak bisa mengalahkan fisik Yonan dengan mudah. Namun, dia hanya mengalihkan sejenak. Alicia melesat terbang ke arah pertempuran yang sudah dirasakannya.
Api yang berkobar di belakangnya padam. Fisik Yonan menyelubungi tubuhnya dengan kekuatan kegelapan, dan tidak bisa ditembus dengan api. Kemudian, dia mengejar Alicia dengan kecepatan penuh.
Alicia sudah mengetahui bahwa fisik Yonan mengejarnya dari belakang. Dia terus menggunakan kekuatan anginnya untuk terbang cepat. Pertempuran yang dirasakannya semakin dekat, mungkin sekitar lima kilometer lagi. Dia mempercepat kecepatannya. Saat melewati pepohonan dan di daerah yang terbuka. Dua kekuatan terlihat sedang bertempur dengan sangat dahsyat.
Efek dari serangan keduanya itu mampu membuat bumi bergetar dan juga bukit di sebelah mereka hancur luluh seperti debu. Benar saja, semakin dekat Alicia melihat bahwa itu adalah Barsha yang sedang bertempur dengan fisik kakeknya, Ganada.
Barsha menyadari bahwa Alicia mendekat ke arahnya. Aji benar, keduanya harus bekerjasama untuk bisa mengalahkan kekuatan dari kedua fisik kakek mereka yang sudah dibangkitkan oleh Lord Demon.
Aji telah menjebak mereka berdua dalam kondisi, mereka berdua harus mengeluarkan kekuatan terbesar mereka. Mereka berdua dipaksa untuk bisa mengalahkan kedua saint Legenda yang sangat kuat. Mereka kini hanya bisa percaya pada kekuatan mereka, di tempat dimensi yang berbeda ini. Mereka tidak memiliki siapapun, mereka hanya memiliki sesama teman yang harus saling membantu.
”Barsha, apakah kamu sudah siap?”
Dari jauh, Barsha mengangguk karena Alicia sudah melayang dengan kekuatan sayap besar yang berupa energi di punggungnya. Rupanya, dia menggunakan kekuatan circle dan menyerap energi alam dengan cepat.
Barsha mengikutinya, dia menghindari serangan cepat dari fisik Ganada dan melesat dengan terbang ke arah Alicia sambil menyerap energi alam dengan membuka 8 circle dalam tubuhnya. Energi alam pun terserap banyak, dan dia bersiap untuk melakukan serangan kombo dengan Alicia.
Serangan dari kedua fisik dari Dua Legenda menyerang dari dua arah berseberangan. Barsha mengangguk ke arah Alicia. Dari keningnya muncul tanda segi empat, itu adalah tanda bahwa dia mengerahkan kekuatan tempur dengan kecepatan super tinggi dan damage yang kuat. Kedua lengan dan kakinya memancarkan cahaya ukiran halilintar.
Di sisi lain, Alicia membelakangi Barsha dia mengangkat pedangnya. Keningnya yang memunculkan tanda quadra berupa penyatuan semua elemen alam menyatu, dan membentuk tubuhnya bercahaya disertai sayap yang sangat besar di punggungnya. Sayap itu seperti berjumlah delapan yang sangat besar.
Serangan kedua fisik dari Dua Legenda semakin mendekat. Dan saat mendekati keduanya, Barsha tiba-tiba menghilang dengan kecepatan tingginya. Ghost Speed penuh!
Alicia melihat Barsha yang sudah pergi, dia berputar dan ke delapan sayap eneginya juga ikut berputar, bagaikan keindahan yang berputar memunculkan angin yang menarik apa saja yang ada di sekitarnya.
Kedua fisik dari Yonan dan Ganada yang menyerangnya, ikut tersedot dalam pusaran energi yang dibentuk dari kekuatan maksimal Alicia. Keduanya masuk dalam gulungan energi dan mendekat ke arah Alicia.
Duar!
Sayap-sayap yang berputar itu meledak, dan membentuk jaring pengikat energi yang melipat kedua fisik dua legenda dan mengurung mereka dengan energi perangkap. Alicia terbang cepat di ketinggian dan menahan keduanya dalam jaring energi yang dipertahankan kekuatannya. Kedua fisik dua legenda berusaha menjebol jaring kekuatan itu dan Alicia terus mempertahankkan dengan kekuatan penuh.
”Saatnya Barsha! Aku sudah tidak kuat menahan terlalu lama!”
Dari jauh, Barsha memahami itu. Dia menerjang dengan kecepatan tinggi dan serangan mematikan dan penghancuran siap dilakukan.
Hiaaaattt!