Pasukan Langit

Rahasia Shura

Angin yang bertabrakan dari pertarungan pasukan kegelapan dan pasukan bela diri semakin kuat, perang di seluruh sisi dan menciptakan angin yang saling bertabrakan. Angin seperti gelombang yang menghempas, itu semua tekanan yang tercipta dari serangan dari para pendekar yang saling beradu kekuatan.

Namun, semuanya baru menyadari jika tekanan demi tekanan dalam pertarungan besar itu kalah oleh sebuah aliran energi kegelapan yang dahsyat. Energi itu mengitari seluruh peperangan dan seolah suasana menjadi mencekam.

Awalnya, semua pendekar dan juga pasukan kegelapan yang sedang berperang itu mengira itu adalah benturan dari energi di setiap sisi peperangan. Namun, mereka menyadari jika energi itu semakin besar dan angin seolah menggulung dan mengibas apapun yang ada. Angin itu bertabrakan dan sekejap bertiup marah ke utara, lalu tiba-tiba kemali lagi ke selatan dengan sangat kencang.

Kekuatan itu semakin kuat dan mengarah pada satu titik, mereka menyadari ada kekuatan besar yang akan dikeluarkan oleh salah seorang senman bela diri. Tak lain dan tak bukan, karena melihat kekuatan sedahsyat itu. Iblis Pemusnah yang tersisa menyadari bahwa itu adalah kekuatan dari Shura.

Mereka pun tersenyum, sang pemimpin pasukan kegelapan akhirnya turun tangan juga. Kekuatan kegelapan yang dikeluarkan Shura mempu membuat kekuatan kegelapan dari setiap anggota Iblis Pemusnah menyadari bahwa kekuatan itu adalah terikat dengan energi kegelapan mereka. Kekuatan mereka adalah kekuatan kegelapan, sumber kekuatannya sama sehingga mereka bisa merasakan percik energi yang menyebar tersebut.

Saat para pasukan kegelapan sudah merasa menang karena Lord Demon mulai turun ke medan perang. Dan di saat para pendekar bela diri khawatir dengan Lord Demon yang akan segera menggunakan kekuatannya. Mereka semua tak mengira apa yang dilakukan oleh Lord Demon sebenarnya. Dia membentuk sebuah pelindung energi yang sangat besar dan terbuat dari kekuatannya yang dilepaskan ke langit.

Energi kegelapan yang meledak di atas tersebut menyebar dan menciptakan seperti titik-titik yang saling bersambung. Energi itu membentuk gabungan dan perisai yang tembus pandang dan menutup areal yang cukup jauh dan menjangkau semua tempat dimana seluruh pasukan; baik itu dari pasukan bela diri dan pasukan kegelapan sedang bertempur dengan sengit.

Energi yang melengkung dan transparan yang menyelimuti pada pendekar itu bahkan menembus bumi sehingga mereka tidak akan bisa keluar dari lingkaran penghalang itu dari bawah bumi sekalipun.

Lord Demon, Shura. Dia mengurung semua orang dalam kekuatan penghalang yang dia buat. Tidak ada orang yang bisa keluar dari penghalang itu. Senyuman Lord Demon terlihat sinis, dia terbang ke atas dari tempat keretanya. Dia melayang di udara dan semua orang melihatnya. Banyak para pendekar menghentikan peperangannya untuk sejenak dan melihat ke arah Lord Demon yang melayang.

Bajunya yang seperti jubah dan aura kegelapan yang menyelimuti tubuhnya. Serta, tekanan kekuatan yang dahsyat dapat dirasakan oleh semua orang yang melihatnya. Wibawa Lord Demon bahkan membuat para pendekar seolah bergetar tubuhnya. Mereka kini baru menyadari bahwa Lord Demon memiliki tekanan kekuatan yang bahkan membuat mereka semua merasakan kedahsyatan kekuatan kegelapannya, meskipun belum beradu kekuatan dengannya.

Pasukan kegelapan mengira, Lord Demon akan membantu mereka dalam peperangan ini dan itu seharusnya pasti. Lord Demon adalah pemimpin mereka yang mendorong peperangan ini untuk menguasai seluruh benua dalam kendali pasukan kegelapan. Pasukan kegelapan akan menguasai setiap kekayaan dan kekuasaan di seluruh daratan.

Mimpi itu kini akan terwujud, dengan kekuatan Lord Demon. Maka, kemenangan itu sudah bisa dipastikan. Kekuatan yang mampu menggoncang langit.

Di pihak pasukan bela diri, mereka semua mengira bahwa peperangan ini untuk mengurung semua seniman bela diri dalam satu tempat. Mereka akan dimusnahkan sebagai langkah awal untuk menghilangkan kekuatan pasukan bela diri.

Setelah memusnahkan seluruh pasukan bela diri maka pasukan kegelapan akan mudah dan menguasai seluruh benua di dunia ini. Tanpa kekuatan dari seniman bela diri, dunai tidak memiliki pelindung sama sekali. Semua pelindung yang siap berkorban untuk keadilan sudah berkumpul di sini semua.

Jadi, itu inti dari rencana penyerbuan pasukan Lord Demon. Mereka ingin memusnahkan kekuatan pelindung dari seluruh benua. Artinya, mereka ingin bertarung habis-habisan dan menentukan siapa yang berhak menjadi pengelola bagi seluruh dunia. Apakah memang pasukan bela diri yang pantas mengatur dunia itu atau mereka pasukan kegelapan yang selama ini selalu mengincar penguasaan atas dunia ini.

Tapi tidak bagi Aji, dia menerka apa yang sedang direncanakan oleh Lord Demon. Menutup akses dari seluruh lingkup bagi semua pendekar. Apakah, Lord Demon hendak menghabisi semua orang dalam lingkup yang dibatasi tersebut? Apakah Lord Demon memang berniat menghabisi semua orang di dalam lingkarn penghalangnya?

Aji merasa feelingnya kali ini semoga saja tidak benar, tapi itu juga sungguh sulit bagi sosok seperti Shura. Ada rahasia yang tidak semua orang mengetahuinya, rahasia masa kecil Aji. Masa kecil yang di sana, ada Shura yang keduanya pernah menjalani jalan perjalanan hidup bersama. Keduanya pernah menjadi murid dari seorang guru yang sama.

Mau tak mau, Aji mengingat dengan baik. Siapa Shura sebenarnya.

Di benua Fosfit yang tak terjamah, 80 tahun yang lalu.

Seorang lelaki tua menuntun seorang anak berusia 10an tahun. Lelaki tua itu adalah kakek Mahesa. Dia bersama seorang anak yang ditinggalkan kedua orangtuanya karena banyaknya kejahatan di segala tempat. Tingkat kejahatan yang tinggi. Semua manusia penuh dengan angkara murka dan keserakahan.

Orang biasa menjadi korban, anak-anak menjadi yatim piatu. Kakek Mahesa menemukan Shura. Anak lelaki yang orangtua mereka maninggal di hadapannya dan dia pun ditinggalkan. Kakek Mahesa sudah lama tidak ikut campur urusan dunia. Dia melihat Shura dan mengadopsinya serta mengajarinya kekuatan bela diri.

Mereka terus berjalan dan mengajari Shura banyak hal. Hingga suatu hari, di sebuah desa terpencil. Sebuah desa yang hancur. Ada seorang anak kecil yang seumuran dengan Shura. Kakek Mahesa menampungnya dan mengajaknya bersama. Namanya adalah Aji Bagaskara.

Keduanya menjadi anak angkat bagi kakek Mahesa dan keduanya belajar ilmu bela diri pada kakek Mahesa. Keduanya memiliki bakat yang luar biasa dan sangat cepat dalam menyerap kekuatan dari kakek Mahesa.

Suatu hari, sebuah rahasia diungkap oleh kakek Mahesa. Dia dalam pengasingan dan tidak pernah keluar dalam dunia persilatan. Bahkan, dia seolah tak peduli dengan kejahatan dan juga peperangan dari para pasukan bela diri pembela kebenaran. Dia memiliki sebuah artefak yang dicari semua orang.

Siapapun yang mendapatkan artefak itu, maka dia akan bisa menguasai dunia. Artefak itu bernama Blood Supreme. Artefak kegelapan dan terbentuk dari kekuatan jahat yang terkumpul dalam jumlah banyak dan sangat mengerikan.

Untuk dapat menundukkan artefak Blood Supreme, maka perlu melakukan pemurnian dengan kekuatan yang besar dan dapat mengancam nyawa seseorang yang berusaha memurnikannya.

Sejak itu, kakek Mahesa selalu menyimpan artefak itu dengan baik. Energi negatif teramat kuat terpendam dalam artefak langit tersebut. Sejak itu pula, Shura dan Aji dilatih dengan sangat ketat, kakek Mahesa berharap keduanya akan menjadi penerus perjuangannya. Kakek Mahesa juga ingin keduanya nanti akan mewarisi artefak Blood Supreme bersama, mereka harus bersabar karena setiap hari, Kakek Mahesa selalu memurnikan Blood Supreme sedikit demi sedikit.

Mereka terus berpetualang, Aji dan Shura selalu membela kebenaran, mereka menolong orang yang kesusahan dan ditindas. Kakek Mahesa selalu menyertai mereka. Hingga suatu hari, saat menghadapi pasukan musuh yang menyerang sebuah desa. Mereka melawan pasukan itu bersama kakek Mahesa.

Saat itu, Shura menghilang dalam peperangan itu. Kakek Mahesa dan Aji merasa kehilangan, hingga suatu hari. Shura kembali. Namun, dia telah menjadi sedikit berbeda. Dia kadang menjadi sosok yang berbeda. Hingga suatu hari, Shura membunuh kakek Mahesa dan mengambil artefak Blood Supreme.

Aji tak percaya dan melawan Shura. Namun, Shura sudah dikuasai oleh kegelapan. Keduanya bertarung dengan sangat kuat. Hingga, Shura mengeluarkan kekuatan kegelapan yang entah dari mana dia mendapatkan kekuatan itu. Blood Supreme diserap meskipun belum sempurna.

Aji terluka dan terpental jauh. Sejak itu, mereka berpisah. Mereka berusia 17-an tahun. Sejak itu, Shura menjadi kelompok penjahat dan membentuk pasukannya sendiri. Aji berusaha untuk menghentikannya, tapi mereka lama tidak bertemu dan Shura menghilang.

Sejak itu, Shura terus menjadi bagian dan dalang dari kejahatan. Selama tujuh tahun mereka berlatih bersama. Aji mengetahui karakter Shura dengan baik, selain dia menurut pada kakek Mahesa, dia menyimpan bibit gelap yang akan membuat dunia berada dalam kebaikan berdasarkan persepsinya sendiri.

Shura memimpikan dunia yang penuh kedamaian dan tidak ada kejahatan sama sekali. Dia berpikir bahwa menghilangkan akal pikiran dan keserakahan manusia adalah kuncinya. Dia harus membuat seluruh manusia tidak memiliki keinginan untuk menjadi serakah.

Jika manusia tidak serakah dan menerima apa adanya, semua akan menjadi adil dan tidak ada lagi penentangan. Itu semua bisa dilakukan jika seluruh manusia kehilangan keinginan dunianya dan menjadi budak yang menurut pada satu pemimpin di seluruh dunia.

Dan ..., itu adalah Shura.

Shura sudah bersabar untuk puluhan tahun, bahkan hampir satu abad lamanya. Dia harus menggunakan waktu yang tersisa untuk menciptakan dunia yang diinginkannya.

Sudah saatnya, Shura mengakhiri semua penantiannya. Dia akan membentuk dunia yang diinginkannya. Dunia yang bisa lepas dari semua kejahatan. Bagi Shura, semua itu bisa dibentuk dengan membunuh semua manusia yang ada di dunia ini, dan menghidupkannya kembali dengan kekuatan Blood Supreme.

Lalu, semua manusia yang sudah dibangkitkan. Hanya akan mematuhinya semata, tidak akan ada kezaliman dan saling bermusuhan. Karena, mereka semua hanya manusia-manusia tanpa kehendak dan bergerak sesuai dengan arahan semata. Mereka akan bekerja dan makan, mereka akan saling berbagi dan tidak akan melukai manusia yang lain.

Itu semua, akan dilakukan oleh Shura. Apapun yang terjadi.

Shura mengaktifkan kekuatan dari Blood Supreme dalam dirinya. Dia menggunakan energi kegelapan dan juga energi dari kekuatan Blood Supreme. Lalu menyatukan energi kegelapan itu. Dia siap menjalankan misinya. Misi, kebaikan bagi dunia ini. Ketika dia mengeluarkan kekuatan Blood Supreme dan juga kekuatan kegelapannya. Maka, rencana hebatnya akan segera dimulai. Dan semua dimulai dari kematian seluruh para pemilik kekuatan yang ada di sekelilingnya.

HIIIIAAAAAAA!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!