Ringgo, Kura-Kura Menembus Batas

Ringgo Mulai Berlari

Kura-kura kecil itu bernama Ringgo, setiap hari dia keluar dari persembunyian dan berenang di danau yang cukup luas. Dia keluar bersama rombongan di area perkebunan yang memiliki aliran air dari danau dan mengalir di sepanjang aliran yang jernih hingga ke bagian bawah.

Ringgo hidup seperti biasa sebagai kura-kura kecil, bersama kura-kura yang lain dia akan keluar untuk mencari makanan dedaunan di pinggir aliran sungai atau di pinggir danau. Ringgo bertemu dengan banyak kura-kura yang lain.

Semuanya, mereka hidup untuk mencari makanan dan bahkan kadang harus berebut ketika menemukan dedaunan bayam atau eceng gondok yang hijau. Mereka yang kuat, bisa menyingkirkan kura-kura yang lemah dan memakan makanan mereka sendiri.

“Ringgo! Cepat mencari di tempat lain, ini kangkung milikku!” teriak Rega, dia melihat beberapa daun kangkung yang segar. Saat itu dia melihatnya dan Ringgo juga melihatnya. Namun, Rega tidak mau berbagi dan mengusir Ringgo.

Ringgo pun pergi menjauh, dia tidak mau ribut dengan Rega hanya karena makanan. Kenapa di dunia ini, kura-kura hanya suka berebut makanan. Bahkan, mereka bisa saja berkelahi untuk memperebutkan makanan yang mereka temukan?

Namun, ada juga kura-kura yang mau berbagi. Mereka berbagi dengan para geng atau kelompoknya masing-masing. Ya benar! Terkadang harus memiliki kelompok sendiri untuk bisa berbagi.

Dan, kasus Ringgo adalah seekor kura-kura yang tak suka berkelompok. Dia mencari makan sendiri dan tidak memiliki banyak kenalan. Dia pun melihat batu besar di pinggir air, dia menemukan sehelai daun yang agak kering dan ditinggalkan. Ringgo mengambil daun tersebut dan membawanya di atas batu. Dia sendiri di atas batu dan memakan daun tersebut.

Nyam! Nyam!

Rasanya nikmat, hal itu karena Ringgo kelaparan. Namun, Ringgo juga menyadari bahwa hidup itu tidak hanya untuk makan saja. Hidup itu lebih indah dari apapun dan tidak terbatas pada mencari makan saja. Hidup itu adalah kebebasan itu sendiri, itu adalah hal yang bisa dipelajari Ringgo dalam pikirannya.

Kenapa semua kura-kura yang ditemuinya, semua hanya bisa berebut makanan dengan menganggap bahwa makanan itu adalah segalanya dalam hidup ini?

Ah! Tidak demikian, ada sesuatu yang berbeda dari hidup ini. Begitu pikir Ringgo, dia melihat kilau matahari dari cahaya yang menembus beberapa dedaunan di atas pohon.

Andaikan Ringgo si kura-kura kecil bisa seperti matahari yang menyinari seluruh dunia!

Wooosshh! Kwak!

Suara burung di atas beterbangan, mereka bergerombol dan ada yang sendirian, mereka mengepakkan sayap mereka dan terbang menembus angin dan melanglang ke segala penjuru bumi.

Itu akan sangat indah! Ketimbang hanya berebut makanan dan berlari paling kencang untuk memperebutkan  makanan.

Apakah, kura-kura hanya ditakdirkan menjadi hewan paling lambat dan hanya hidup untuk makan? Apakah ini takdir atau kutukan?

Hingga matahari di tengah langit, siang hari datang. Dan, Ringgo masih memikirkan semua hal, dia sudah makan satu helai daun kangkung yang ditemukannya terjatuh. Mungkin jatuh saat diseret oleh kura-kura lain dan satu daun jatuh.

Bagi Ringgo, itu sudah cukup untuk mengisi perutnya. Namun, hal itu tidak mengenyangkannya seperti rekan-rekannya yang lain.

Aku tak bisa bercahaya seperti matahari.

Aku tak bisa terbang seperti burung yang memiliki sayap.

Aku hanya memiliki empat kaki dan tempurung yang kuat!

Benar!

Mata Ringgo membulat, benar dia tak boleh putus asa. Dia memiliki empat kaki dan cangkang kuat, dia bisa berlari melebihi siapapun di dunia ini yang memiliki dua kaki seperti burung. Dia bisa berlari cepat dan jika dia jatuh, dia akan menyembunyikan kepalanya di dalam tempurung. Dia tidak akan terluka parah.

Itu akan sangat mengasyikkan bagi Ringgo.

Ringgo tersenyum gembira, dia memutar tubuhnya dan berbalik. Dia turun dari batu besar dan bersiap untuk berlari.

Berlari dengan sangat cepat, agar dia bisa melampaui siapapun dengan kecepatan.

Itu benar, Ringgo pun mulai berlari!

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!