Sang Pelindung Bumi
Spartan ORC Muncul
Dinan merasakan adanya ancaman yang besar, sense miliknya bekerja dengan cepat. Mereka sudah memasuki portal dimensi, sebuah tempat yang terisi dengan goa yang besar. Di dinding goa, nampak banyak sekali kristal yang menempel.
”Banyak sekali kristalnya, ini pasti adalah portal dimensi yang memiliki kekayaan sangat besar,” kata Leo melihat kristal item itu dengan tangannya. Itu benar-benar asli.
Lao pun memerintahkan tiga orang Penambang untuk mengumpulkan sebanyak mungkin kristal yang ada di dinding goa tersebut. Tiga Hunter penambang pun segera mulai mengumpulkan item kristal, semakin banyak yang mereka kumpulkan, maka mreka akan semakin banyak mendapatkan komisi dari profit share kristal yang dijual.
Sisanya, tim yang lain maju ke depan dan bersiap menghadapi bos monster dan para monster. Tim penambang masih mengambil kristal di dinding, nanti pada akhirnya para Hunter yang menyelesaikan misi juga akan kembali dan keluar bersama mereka.
Marius pun tak keberatan dengan usulan dari Leo sang Assasin. Tim penambang ditinggal untuk mengumpulkan sebanyak mungkin kristal item. Mereka melanjutkan perjalanan dan kini tersisa sembilan orang, tim utama tujuh orang dan dua lainnya adalah Raymond dan Dinan.
Dinan masih waspada sambil menggendong tasnya, apakah sense miliknya bekerja dengan baik atau tidak. Selain itu, peringatan yang sebelumnya adalah peringatan yang menyebutkan kalau portal dimensi ditingkatkan menjadi naik. Jika demikian, rank dimensional portal menjadi rank A.
Bos monster di portal ini tidak akan bisa dihentikan oleh tim raid dimana hanya ada tiga orang yang memiliki rank Hunter dengan rank A. Sisanya, 5 orang Rank B dan satunya rank D, rank D adalah Dinan itu sendiri.
Jadi, ini akan menjadi raid yang sulit jika memang dimensional pengukurannya berubah menjadi A.
Mereka terus melangkah menyusuri Goa, belum ada tanda-tanda ada monster. Namun, mereka sudah merasakan hawa keberadaan monster yang dirasakan oleh para Hunter Rank A.
”Mereka datang ke sini dengan cepat! Siapkan formasi!” aba-aba dari Marius, dan semua waspada dan mengeluarkan senjata. Dinan memberikan mereka senjata dari pedang dan juga perisai, mereka meminta hal itu dari Dinan dan Dinan sudah terbiasa melakukannya jika ada barang yang mereka butuhkan untuk diambil.
Semuanya bersiap.
Sieeeehhhh! Sieeeehhh!
Suara desahan monster, semakin dekat dan semakin dekat. Ken seorang Tank dengan kapak besar dan perisai, dia siap melawan dan memberikan ruang bagi rekan-rekannya untuk bisa menyerang saat monster teralihkan.
Dinding goa bergetar hebat dan benar saja, barisan monster mulai menampakkan diri dengan bayangan yang besar. Itu adalah ORC, mereka adalah sekumpulan monster besar dengan armor kuat yang dipakainya.
Tapi, mereka bukan main-main. Mereka adalah Spartan ORC.
Jumlah mereka tidak hanya satu, mereka besar dan berwarna kehijauan kulitnya. Mereka berjumlah lima orang. Namun, mereka berlari dan seolah sudah mengetahui kalau ada Hunter yang datang. Mereka datang dengan membawa senjata pedang dan pemukul. Mereka berlari dan menerjang apapun yang ada di depannya.
[Kalahkah Spartan ORC, mereka adalah monster yang membunuh apapun yang ditemuinya]
”Bersiap!” teriakan dari Marius, dia manganggap bahwa musuh di depannya itu adalah bos monsternya. Tentu saja, jika ini adalah Rank dimensional dengan pengukuran Rank B, maka mereka pasti bisa mengalahkan para monsternya. Begitulah yang dipikirkan oleh Marius.
”Chelsea! Siapkan jaring api!”
”Marc! Siapkan serangan pedangmu!”
”Raymond, tembak dengan kekuatanmu, serta yang lain bersiap saat ada celah!”
Semua paham, para monster besar yang berjumlah lima itu terus berjalan dan mengarah pada para Hunter. Mereka memutar senjata mereka sambil berlari dan ingin membuat semua Hunter dikalahkan dengan cepat.
Jaring dibentuk oleh Chelsea, dia mendapatkan energi tambahan buff dari Sandra. Kekuatan Chelsea melimbah dan jaring api pun terbentuk. Para monster Spartan ORC itu menabrak begitu saja jaring api yang sudah dibentuk Chelsea. Mereka pun merasa bahwa jaring itu yang pecah mengenai mereka. Mereka merasakan luka terbakar yang ada di tubuh mereka.
Para Spartan ORC mencoba menyingkirkan api yang menempel di tubuh mereka. Namun, api-api itu semakin membesar. Api sihir membuat Spartan ORC semakin marah, mereka menggunakan senjata-senjata mereka dan menghantam apapun yang ada di sekitar mereka.
Leo maju bersama dengan Marius, mereka melawan masing-masing satu. Mereka tidak mau.
Bruuusssh!
Marius melompat tinggi dengan pedang terayun. ORC yang diserang oleh Marius menangkis sebisanya serangan dari Marius.
Booommmmm!
Energi Marius terlalu kuat sehingga membuat salah satu ORC sampai terdorong mundur. Bahkan, kakinya jadi membentuk kedalaman tertentu di dalam tanah lantai goa. Bergetar sekali lagi. Maritus salto ke belakang dan dia kembali menyerang salah satu ORC tadi dan Marius dapat melukai beberapa bagian dari ORC.
Lao menerjang dan dua Spartan ORC menjadi lawannya. Gerakannya yang cepat tak bisa dikejar atau diserang oleh ORC. Kedua ORC kesulitan hnedak mengenai Lao. Lao dengan energinya mampu menyerang dengan baik dan membuat kedua ORC kewalahan.
Satu ORC di hadang oleh Tank dan dibantu oleh Chelsea yang memberikan serangan energi dan menghantam tubuh ORC.
Satu ORC lagi berhadapan dengan Ken, Sandra serta satu Hunter lagi. Raymond sendiri menembak dengan beberapa kali membantu Hunter lainnya dengan tembakan jarak jauh yang tepat.
Hanya butuh lima belas menit, lima Spartan ORC dikalahkan oleh Hunter dalam raid tesebut. Mereka semua sudah dijatuhkan dengan kekuatan mereka. Tubuh mereka yang besar cukup sulit untuk dikalahkan karena serangan-serangan hanya mengenai kulit luarnya. Tubuh mereka memang besar dan kulitnya sangat tebal.
Pintu portal belum terlihat, artinya Bos Monster belum dikalahkan. Mereka menjadi heran, biasanya jika sebuah portal dimensional dengan pengukuran B, maka Bos monster setidaknya adalah ORC raksasa. Mereka sudah mengalahkan lima Spartan ORC, artinya mereka bukanlah bos monsternya?
”Ukur ulang power dimensional portal ini, Sandra,” kata Marius pada Sandra.
Sandra mengangkat tangan kanannya, dia menekan tombol di jam tangan yang dipakainya di tangan kanan. Tombol itu adalah pengukuran ulang untuk portal dimensional di dalam. Beberapa angka poin keluar dan kesimpulan dari pengukuran portal dimensional adalah, Portal Rank A!
Semua Hunter kaget melihatnya.
”Bukankah kita memasuki portal dengan pengukuran Rank B!” kata Ken bahkan tak bisa berkata apa-apa lagi. Bagaimana bisa mereka berani memasuki sebuah portal dengan pengukuran A jika di antara mereka tidak ada Rank S.
Dinan berjalan di sekitar dinding, dia membiarkan para Hunter masih terus berdebat apakah mereka akan meneruskan perburuan dan membunuh Bos Monster atau mereka akan menyerah dan menunggu di titik awal hingga bantuan dari Guild datang.
Dinan melihat ada sesuatu yang berbeda para Spartan ORC. Dia melihat ada luka lain yang mereka terima. Luka yang tajam, jadi itu penyebabnya Spartan ORC dikalahkan oleh para Hunter lebih mudah.
Mereka sudah terluka sebelumnya. Luka cakaran yang sangat dalam di punggung dan beberapa bagian lain. Itu adalah cakar yang sangat tajam.
[Bos Monster, Iblis Kelelawar Raksasa, Traknis. Dia sedang mengintai semua makhluk di dalam portal. Kekuatannya mampu membelah sebuah bukit]
Musuh yang kuat! Hal ini akan sangat berbahaya untuk para Hunter, tapi hal ini juga menyenangkan bagi Dinan. Penyerapan energi dengan makhluk monster yang kuat akan membuatnya jauh lebih kuat.
Dinan pun tersenyum kecil.
”Brother Dinan, apa kamu melihat sesuatu?” tanya Raymond yang kini berada dekat dengan Dinan.
”Para Hunter harus mundur. Bos monster di portal ini sangat kuat.”
Raymond mengerti, jika brother Dinan sudah mengatakan seperti itu. Artinya, monster di depan mereka pasti sangat kuat.