Legenda Tombak Halilintar

Motor Baru!

Benar-benar menyusahkan!

Terkadang tim memang melengkapi, tapi jika mereka terlalu percaya diri, maka hal itu bisa membuat segalanya menjadi bencana. Selena yang merasa musuhnya mudah dikalahkan, kini dia di ambang kematian.

Serangan Spear hitam dalam jumlah banyak mengarah pada Selena. Saat dia terjebak dalam ketidakberdayaan, barulah dia meminta tolong dan ketakutan jika harus kalah.

”Tidak! Aku tidak mau Log out! Aku harus lulus di ujian lantai ini!” teriak Selena.

Seseorang bermain game, pada akhirnya tidak hanya sekedar omongan besarnya. Mereka harus bisa membuktikan omongannya itu dengan skillnya.

Riki harus menolong segera, dia mengayunkan tombaknya untuk menahan serangan sihir dari Dark Magician yang mengarah pada Selena.

[Pusaran Badai diaktifkan]

Serangan dari tombak Riki, mampu menghancurkan semua spear hitam yang mengarah padanya dan player Selena. Riki tidak terpengaruh oleh ilusi, dan ledakan energi menghempaskan semua spear hitam. Hanya tersisa Dark Magician.

Dark Magician terlihat kaget, karena Manusia itu bisa lepas dari jerat ilusinya. Dia harus menggunakan kekuatan summonnya lagi. Sayangnya, hal itu terlambat. Riki melesat dengan skill God Speed, dan menusukkan tombaknya dengan cepat. Tubuh Dark Magician tertembus tombak dan tubuhnya pecah. Dia telah dikalahkan.

Brush!

[Anda mengalahkan Dark Magician, lantai 15 terbuka untuk anda]

”Bagaimana kamu melakukannya?” tanya Selena yang kini penasaran. Dia telah meremehkan Player tersebut.

Riki menoleh ke belakang, ”Itu tidak penting. Setiap Player ditentukan dari skillnya, dan bukan sekedar ucapannya!”

Splash!

[Lantai 15 terbuka, Kalahkan Death Scorpion. Misi: Solo leveling, kalahkan tanpa membentuk tim]

Riki tak masalah apakah akan dipertemukan dalam tim atau sendiri untuk melawan musuh. Riki sudah menyiapkan segalanya, untuk terus menaiki lantai menara. Dan, dia harus mendapatkan level yang tinggi serta pengalaman bertarung yang meningkat.

[Anda mengalahkan Death Scorpion. Lantai 16 terbuka untuk anda]

Riki mengalahkan Death Scorpion dengan menggunakan tusukan tombak halilintarnya. Tubuh Death Scorpion tak bisa menahan serangan dahsyat dari tusukan tombak.

[Anda naik level]

”Cancel!”

[Apakah Anda ingin Log out dan menyimpan lokasi terakhir sebelum Log out”]

”Ya!”

Splash!

Riki kelaparan, dia ingin makan makanan yang dibuatkan oleh Ibunya. Riki harus mengisi semangatnya lagi, dia ingin makan masakan ibunya terlebih dahulu. Dia akan memulai lagi di lantai 16, pasti akan bertemu dengan musuh yang lebih kuat lagi.

Riki juga harus memperkuat tubuh fisiknya dengan makanan lezat dari Ibunya. Memang, tak ada yang bisa mengalahkan rasa makanan yang dimasak Ibunya. Tentang game, nanti dia akan meneruskannya.

Riki pun makan dengan lahapnya. Tengah malam setelah Riki memakan makanannya. Kini, dia harus kembali ke permainan Sky Legend. Riki harus bisa mendapatkan level tinggi lebih cepat dari siapapun, dia sudah menjadikan Permainan Sky Legend adalah bagian dari hidupnya. Jika dulu dia mengumpulkan kristal hanya untuk dijual, dan menggunakannya untuk membeli keperluan hidup dan membantu Ibunya. Hari ini tidak lagi!

Riki sudah mampu, dia juga harus menjadi kaya dan kuat dalam game. Mimpi sejak pertama bermain game adalah menjadi legenda dan berada di puncak Sky Legend.

***

Pagi yang cerah. Riki menyempatkan waktu untuk meningkatkan kemampuan fisiknya di dunia. Dia berlari seperti biasa, lebih dari 10 km. Dia melakukan olahraga fisik lainnya, menguatkan ototnya. Riki membeli sebuah rumah dengan kebun cukup luas. Harga setengah milyar sudah mencukupi untuk hidup di pinggir kota.

Riki membeli beberapa tombak sekaligus, dia terus berlatih. Ratusan kali menusuk dengan tombaknya, membuat fokus pada tusukan. Riki juga harus bisa menggunakan tombak dengan baik.

[”Kamu harus fokus pada salah satu skillmu. Hal itu akan membuatmu menjadi legenda dalam satu skill”]

Benar kata Tombak Halilintar. Tidak perlu semua skill dimiliki, satu skill yang akan membuat semuanya bisa dilakukan. Skill utama, Tusukan Halilintar. Riki belajar di dunia nyata dengan kekuatan itu.  Menusuk dengan tepat, posisi kuda-kuda dan tusukan. Berlatih di dunia nyata akan membuat serangan dalam game berlipat ganda.

”Tusukan! Tusukan! Tusukan!” Riki begitu bersemangat.

Slap! Slap! Slap!

[Kekuatan tusukan mencapai tingkat lanjut, kekuatan fisik dan indera diperkuat]

Sistem di dalam dirinya juga menunjukkan perubahan. Apakah itu normal sistem di dunia nyata? Entahlah!

Riki berangkat kuliah, semua orang di manapun berada. Mereka mengatakan soal sky Legend, di jalan manapun Riki bertemu. Sky Legend telah menjadi game nomor satu di dunia ini. User yang terdaftar bahkan sudah lebih dari satu milyar. Artinya, Sky Legend telah mengusai dunia ini.

Riki menaiki motornya, saat hendak mencapai kampus. Sebuah mobil dengan kecepatan penuh menabrak dirinya dari arah belakang.

[Refleks dilakukan, kekuatan sense bekerja. Anda sedang diincar dengan kecepatan tinggi]

Brush! Kratak! Bruk!

Motor matic Riki terhempas beberapa meter dan menabrak trotoar cor di pinggir jalan. Motor itu rusak parah. Mobil yang menabrak berhenti, beberapa orang turun termasuk ada Marcel yang keluar dari mobil. Mereka melihat motor yang hancur, mereka berpikir bahwa setidaknya, Riki akan terluka dan dia akan mendapatkan ganjaran karena berani berurusan dengan Marcel. Itu setimpal! Marcel tak peduli apapun akibat dari apa yang sudah dilakukannya itu.

Marcel setidaknya ingin membuat Riki terluka, dan tahu sedang berhadapan dengan siapa. Tiga orang rekannya ikut keluar dari mobil, mereka empat orang. Namun, mereka tidak menemukan Riki di manapun, dan hanya ada motor rusak yang menghantam pohon.

”Kemana dia, Marcel?” pemuda kekar nampak kebingungan.

Empat orang itu mencari ke sena dan ke mari. Tidak ketemu.

”Kalian sedang mencari siapa?” sebuah suara, dari atas pohon. Itu adalah ..., Riki!

Riki memiliki refleks, dan sistem yang mirip dalam game, sense miliknya bekerja baik. Saat motornya di tabrak, Riki melompat dengan cepat ke atas pohon. Tubuhnya juga sangat ringan, sehingga dia mudah melakukannya.

”Bagaimana kamu bisa di atas sana!” teriak Marcel kebingungan.

Bruk!

Riki turun dengan melompat ke tanah. Tiga orang di sisi Marcel mundur, mereka merasa hal itu sangat aneh.

”Kembalikan uang, aku akan membeli motor baru!” kata Riki sambil membuka tangan kanannya ke depan.

Marcel marah, ”Hajar dia, teman-teman!”

Riki menggelengkan kepalanya, padahal dia tidak ingin berurusan dengan mereka. Tiga orang maju, Riki menahan kekuatannya agar tidak terlihat overpower.

[Menahan kekuatan anda]

Pukulan lawan meleset, Riki dengan mudah menghindarinya. Riki berputar sambil menghindari pukulan itu. Perut penyerang terkena bogem mentah.

Bug!

Dua yang lain menyerang bersamaan, Riki melihat semua gerakan mereka menjadi lambat. Latihan memang tidak pernah membohongi hasil. Riki menendang salah satu kaki penyerang, dan berdiri kembali lalu melewati penyerang satunya. Sebuah pukulan mengenai leher bagian belakang.

Bug!

Ketiganya sudah tidak berdaya dan masih kesakitan. Pukulan Riki sangat kuat, dan Riki mendekat ke arah Marcel yang gemetaran.

”Ganti, uang Rp 20 Juta. Aku akan anggap ini selesai!” kata Riki.

Marcel masih marah dia mengepalkan tangannya, dan bersiap memukul Riki. Kali ini, dia tidak akan kalah.

Klap!

Tangan Marcel belum sampai ke Riki, tapi cengkeraman tangan Riki sudah berada di leher Marcel. Cekalan Riki sangat kuat. Pukulan Marcel pun meleset, dan dia merasa kesakitan karena lehernya dicengkeram.

”Rp 20 Juta. Sekarang!”

”Baiklah, baiklah! Akan saya berikan! Tapi aku tidak punya uang cash!”

Riki melepaskan cengkeramannya, dia meminta Hp Marcel. Menunjukkan rekening pada Riki, dan Marcel terpaksa mengirimkannya. Cash Rp 20 juta. Riki pun pergi meninggalkan Marcel.

”Jangan berbuat konyol lagi Marcel. Jika kamu memang tidak terima, kita akan bertarung di dalam game. Aku akan menunggu tantanganmu.”

”Dan ingat,” Riki berbalik menengok ke belakang, ”Aku tidak ingin memiliki musuh. Kita ini berteman bukan? Jadi, mari bertarung di Sky Legend jika kamu tidak puas!”

”Baiklah, aku akan menantangmu nanti!” Marcel masih terlihat kesal.

”Aku tunggu itu, Marcel!”

Riki pun pergi, dari arah pintu gerbang. Wanita yang memakai kerudung melihat Riki, dia adalah wanita yang ditolong tempo hari dari wanita yang menjaganya dan dua bodyguardnya. Dia merasa bahwa Pemuda bernama Riki itu, memiliki sebuah rahasia. Riki pun memasuki kampusnya, membiarkan motornya hancur. Toh! Dia akan beli motor yang baru, sepulang dari kampus.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!