Legenda Tombak Halilintar

Mengawal Jarum Halilintar

Persiapan Riki sebelum memasuki Sky Lord. Dua hari sebelum dijadwalkan memasuki Sky Lord, Riki sudah mempersiapkan pelatihan khusus. Dilatih dengan intens oleh Tombak Halilintar, memasuki Sky Lord bukanlah memasuki dungeon biasa.

Riki telah berlatih dengan sangat ketat, dan itu semua atas arahan Tombak Halilintar. Pelatihan demi pelatihan, tak kenal lelah. Waktu yang tersisa dua hari, pelatihan neraka menaklukkan Sky Lord dimulai.

Slap! Slap! Brak!

Riki terus fokus, menguatkan tusukan tombaknya di titik yang sudah ditandai di kayu besar. Dia mengambil kayu besar untuk dijadikan target, digantung dan diayunkan. Saat kayu itu terombang-ambing, Riki harus fokus untuk mengenai titik target yang bergoyang ke kanan dan ke kiri. Mengambil jarak dan menajamkan matanya, tusukan halilintar harus diperkuat.

Beberapa kali gagal, tapi hal itu tidak bisa menyurutkan semangat Riki. Dia menggoncang kayu yang digantung tersebut, tusukan kembali diarahkan berkali-kali, dia tidak akan pernah menyerah. Legenda, harus membuat jalan ketekunan. Mereka membuat jalan, yang tidak ada keraguan sama sekali dalam langkahnya.

Slap! Slap! Brak!

Dari sekian tusukan, beberapa mulai membuahkan hasil karena ujung tombak bisa menusuk titik dari garis. Itu artinya, dia mampu mengikuti irama ketika lawan bergerak. Fokus dalam pertarungan, apapun yang terjadi. Tombak Halilintar memandu Riki, membuat pelatihan dan juga fokus pada keadaan apapun. Satu kesalahan, akan membuka kelemahan dan menjadikan lawan menjadi lengah.

[Anda meningkatkan kemampuan serangan pada titik yang ditargetkan, kekuatan fokus anda meningkat tinggi]

Riki berharap dengan terus berlatih menggunakan tusukan tombak, maka kekuatannya akan meningkat drastis di dalam game. Kekuatannya dalam menggunakan tombak, dan gabungan kekuatan dari Tombak Halilintar yang merupakan item Legendary. Perpaduan tersebut pastinya akan menciptakan kekuatan skill yang hebat.

Tombak Halilintar sejak tadi hanya diam, dia istirahat dan sepertinya memang dia tak mau mengganggu latihan Riki. Riki membiarkannya saja, biasanya dia selalu ribut dan sering mengganggu latihan Riki. Jika dia diam, maka Riki bisa fokus berlatih dan menguatkan kekuatan fisiknya.

[Tombak Halilintar, Item tertidur dan menutup semua sistemnya sendiri. Sistem Tombak Halilintar, Shut down]

Riki pun menggelengkan kepalanya, bagaimana sebuah senjata bisa melakukan shut down pada dirinya sendiri? Dia memang aneh, bahkan sejak pertama kali menemukannya dan sign dengan user Playernya.

Jika manusia tidur maka itu wajar, tapi kalau sebuah sistem senjata tidur? Bukankah ini tidak akan dipercaya oleh Player lainnya?

Riki melanjutkan latihannya, dia menggoncang kayu besar yang digantungkannya kembali. Dia harus tepat menggunakan ujung tombak, mengalirkan energi besar dalam tusukan. Dan, dia harus bisa mengenai titik garis di kayu yang terus terayun. Fokus! Konsentrasi!

Riki kembali berlatih.

[Anda merasakan kekuatan dari divine magic, Jarum Halilintar bereaksi pada anda. Hal itu terjadi karena Tombak Halilintar dalam kondisi shut down]

Riki sekali lagi mengernyitkan dahinya. Jarum Halilintar? Apakah itu tiga item yang selalu mengelilingi ujung Tombak Halilintar?

[Anda mampu merasakan, dan bisa menggunakan kekuatan Jarum-jarum Halilintar tersebut. Gunakan fokus dan satukan kontrol energi kepada Jarum Halilintar]

Jadi begitu!

Tidak masalah untuk mengujinya. Hal itu karena, Riki ingat dia tak akan selamanya bersama dengan Tombak Halilintar. Itu hanya sebuah game, jika Riki bisa mencari alternatif kekuatan lainnya, maka hal itu akan bermanfaat suatu hari nanti.

Riki membuka tangannya, dia merasakan energi dari tiga item Jarum Halilintar, salah satunya didapatkan dari Menara yang dijaga Kamish. Kamish memberikan hadiah itu dan kini menjadi bagian dari kekuatan Tombak Halilintar.

Fokus!

Riki memejamkan matanya, dan dia merasakan tiga energi keluar dari cincin yang merupakan kamuflase dari Tombak Halilintar di dunia nyata tersebut. Riki membuka mata dan tiga Jarum Halilintar berbentuk energi, menyerupai bentuk belati. Tiga Jarum Halilintar itu melayang di udara. Riki hampir tak percaya, dia telah membuat dunia nyata menjadi sebuah game. Tiga belati Jarum halilintar itu, berputar mengelilingi tangan kanan Riki.

[Anda bisa membentuk kekuatan serangan dan defensif dengan menggunakan kekuatan Jarum Halilintar]

Luar biasa! Riki akan mencobanya dalam latihan kali ini, apakah dia bisa lebih tepat menusuk titik garis pada kayu. Kayu pun digoncangkannya lagi, dia fokus dan melihat titik yang terus bergoyang.

Dan .... Prak! Mata Riki terbelalak kaget, kayu besar yang digantung itu hancur dengan kekuatan energi ujung tombak Riki.

Luar biasa! Jarum Halilintar ini ...

***

”Awas Riki!” teriak Dark Shadow yang melihat arah serangan kapak yang berputar. Kapak tajam itu menuju Riki, setelah menghancurkan Player yang melayang di depan Riki.

Pedang diayunkan, energi menyala dan Riki menajamkan matanya.

Brush! Klang!

Dark Shadow tidak percaya melihat apa yang terjadi, para Player juga beberapa orang melihat hal itu. Bahkan, Tombak Halilintar tak bisa mengatakan apapun dan kaget, dengan apa yang dilihatnya melalui ujung tombaknya. Riki memiliki skill baru?

Tiga energi seperti belati yang merupakan jarum Halilintar, menahan serangan kapak kuat itu dengan tiga ujung Jarum Halilintar. Riki memang tidak bisa bergerak, tapi dia berkonsentrasi untuk menggunakan pikirannya dan mengontrol Jarum Halilintar. Riki pernah mencoba untuk mengontrol Tombak Halilintar dari pikirannya. Namun, dia tidak berhasil.

Ketika melakukan kontrol pada tiga Jarum Halilintar, Riki bisa mengawalnya dengan pikirannya. Maka, ketika dia terkena telekinesis, Riki menggunakan pikirannya untuk mengontrol Jarum Halilintar.

[”Bagaimana kamu bisa melakukannya, Riki! Aku bahkan kehilangan kontrolku pada tiga jarumnya?”] tanya Tombak Halilintar karena dia tak bisa mengontrol tiga itemnya.

Riki masih menggunakan kekuatannya, dia menahan serangan kapak dan membuat kapak dari Karkash tidak bisa berputar lagi. Karkash melihat hal itu, dia juga kaget. Dia pun langsung menarik kapaknya dan kembali padanya. Kaskash menangkap kapaknya kembali.

”Aku akan menjawabnya nanti! Kita kalahkan saja dulu Karkash!” Teriak Riki. Dia melayang di udara, menggunakan kekuatannya. Ruby melepaskan kekuatan sihir telekinesisnya, dia diserang dari berbagai sudut oleh para Player.

Dark Shadow merasa lega, Riki selamat. Kini, dia dan Player lainnya fokus untuk mengalahkan Gomu. Mereka mengelilingi Gomu dan menyerang secara bergantian, mencari celah dan kelemahan Gomu.

Karkash yang sudah mendapatkan kapaknya kembali, Lima Player menyerang dari semua sisi. Basten memutar pedangnya, dia tipe tank. Dia akan menahan energi Karkash dan memberi kesempatan Player lainnya untuk eksekusi.

Klang!

Pertempuran dahsyat itu kembali terjadi.

Brush!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!